TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Kesibukan Baru


__ADS_3

Hembusan angin membelai lembut rambut Laki laki itu,kicau burung pun seakan menyiulkan irama merdunya membuatnya hanyut dalam sebuah peristiwa lalu semakin jauh semakin jelas terlihat wajah dua orang anak kecil yang sedang berlarian tertawa bersama namun tiba tiba salah satu menghilang semakin gelap tatapannya pun semakin kosong,"Rabbit....Jangan pergi".Suara lirih terdengar dari mulutnya,sontak membuatnya tersadar dari buaian kenangan masa lalu.


Sontak Mhyca menghentikan tangisannya ketika mendengar suara samar samar lewat ditelinganya.


"Rubbit???"Melihat disekeliling namun tak seorangpun yang dijumpainya.


Kemudian Mhyca berjalan langkah demi langkah diayunkan,dilihatnya dari jauh seorang laki laki yang bergegas meninggalkan taman,namun wajahnya tak dapat dilihat karena tak sekalipun dia menoleh kembali.


Tiba tiba hp Mhyca berbunyi,nama Yuli muncul dilayar.


"Halo Yul,,,"


"Halo,,,Kamu dimana sih?"


"ya ampun aku lupa!!! tadi aku buru buru lari ketaman,Jadi kalian masih diparkiran?".


"Kamu kok main kabur gitu??Aku dan yang lain dari tadi cemas nungguin kamu??Tapi kamu baik baik saja kan?"


"Iya aku tidak apa apa,,,".


" Ya udah,kamu jangan kemana mana,kita nyusul kesana".


"Ehhh nggak usah,ini juga udah mau balik,kita ketemu dikosan aja".


"yakin nggak apa apa??? kamu nggak mau dijemput??".


"Iya ini udah mau pulang".Mhyca melambaikan tangan memanggil sebuah taxi.


Mobil pun melaju,Yuli dan yang lain ikut pulang.


Beberapa saat mereka tiba,Yuli dan yang lain terus menemani Mhyca.


Tak terasa hari semakin sore,senja pun bergegas meninggalkan siang,bersiap menjemput malam.Mhyca yang seharian dirudung sedih mulai semangat kembali,Tiba tiba muncul sebuah pesan singkat"Kamu buka kotak terakhir yang aku kirim".Pesan dari Kak Wira gumangnya.


Mhyca baru ingat kotak itu dikirim Wira 2hari yang lalu,namun belum dibuka,karena belum ada perintah dari Wira.


Mhyca meraih kotak tersebut dan membukanya,nampak 2buah kunci satu map Hijauh dan sebuah surat.Semakin heran "apa maksud dari semua ini?"tanyanya dalam hati.


Pelan pelan membuka Surat dan membacanya.


"Setelah kau baca ini aku sudah jauh,segala urusanku di kota ini kuserahkan kepadamu,Map itu berisi surat perjanjian bahwa kau menggantikan posisiku di Cafe. Kunci itu bawalah kealamat ini(*****) ad dokumun kepemilikan rumah beserta mobil atas namamu.Jangan protes anggap saja itu upah atas Kesediaanmu Memimpin di Cafe.Habiskanlah lebih bnayak waktumu disana,lakukan apa yang ingin kau lakukan,,,Ingat apapun yang kulakukan tujuannya agar kau bahagia.LOVE you Sayang,Wira!!!".


Seakan tidak percaya dengan apa yang telah dibacanya"Mana mungkin aku menjalankan amanahnya,aku tidak mengerti soal begini,,,bagaimana ini???".Perasaannya pun semakin bingun.


"O iya telpon Yuli."Ujarnya.

__ADS_1


Kemdianeraoh Hp lalu menaciri nomor Yuli.


Tak berapa lama yuli menjawabnya.


"Halo"


"Halo,,,Kamu bisa kesini???"


Yuli yang masih khwatir soal Mhyca sontak kaget"Kamu kenapa???aduh jangan nangis lagi,iya tunggu aku,aku ijin dulu sama bibi,pokoknya jangan macem macem" sahut yuli semakin panik.


Mhyca hanya tertawa mendengar kekhawatiran temannya,"Apa sih,,aku nggak apa apa yul,cuma ada hal lain,aku butuh bantuanmu."


"Huuuu syukur,aku kira kamu histeris lagi,,,ya udah kamu tunggu,tapi aku nginap disana,soalnya ini udah malam kalau balik lagi pas udah larut kan bahaya."


"Nggak boleh!!!hhhhh,ya jelas boleh, kamu nginap aja pake bilang segala,keek laporan wajib kerumah pak RT" mhyca menngoda Yuli.


"Kan aku Warga yang patuh jadi wajib lapor hahhhh"menimpali tawa Mhyca.


Yuli pun merasa legah karena akbirnya Mhyca bisa bercanda seperti biasanya.


Beberapa saat kemudian Yuli tiba di kosan,Mhyca Ika dan yang lain sudah berkumpul di kamar.


"Kamu mau ngomong apa sih Mhy???"


Yang lain pun sudah penuh dengan tanya.


Sontak mereka kaget seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya."Nah kaget semua,,,Saya pun begitu,itulah kenapa aku memanggil kalian,menurut kalian apa yang harus saya lakukan???."


"Wah enaknya,,,ya udah kamu ambil aja to bukan kamu yang minta kan." Ujar Mita.


"Iya,, mobil,rumah,cafe,semua jadi milikmu,hidupmu. sungguh sempurna.Kapan ya pangeranku datang dengan membawa kunci istana" ujar Elly tersenyum.


"Kalian itu,,dipikir dulu sebelum ngambil keputusan.Mimpimu selalu ketinggian,pas jatuh sakitnya mendalam."Sahut Ika.


"Lama lama ngeselin ya kalian,Jangan liat materinya,kamu mau punya materi tapi ditinggal Cinta??? Ujar Lisa dengan kesal.


"Ya udah jangan ribut,.Mhyca manggil kita kesini buat bantu dia mikirin tindakan apa yang tepat untuk masalah ini."Selah Yuli


"Iya tolong dong pikir baik baik."ujar Mhyca.


Elly dan Mita minta maaf.


"Coba pikir deh,itu cafe lagi hits nya banyak pengunjung selalu berdatangan.Apa lagi anak remaja sangat menyukai tempat itu terus misalnya gak ada atasan gimana nasibnya nanti.Kan sayang kalau harus tutup".Ujar Ika.


"Benar juga sih,,terus mobil sama rumahnya mau diapain?". Mhyca masih bingun.

__ADS_1


"ya otomatis kamu gunakan,tidak mungkin juga kamu tinggal disini,kamu akan susah handel waktumu,kamu harus bagi waktu kuliah dan bekerja.jarak cafe dari kampus dan dari Rumah ini sangat berdekatan."ujar Yuli.


"Kamu ambil aja,,!!!Tapi balikin lagi nanti pas Wira sudah balik,kan cuma setahun,disurat itu juga tertulis lakukan yang mau kamu lakukan."


"Setuju,,,baik teman teman terimakasih,kalian mamang bisa diandalkan." Mhyca merangkul sahabatnya.


"Satu lagi karena kalian yang nyaranin buat make fasilitas ini,berarti kalian ikut andil,kalian harus bantu saya kelolah cafe,Dan kalian harus ikut tinggal bersama saya,tidak ada tawar menawar".


"Kok jadi kita???" Jawab Lisa.


"ya kalau nggak mau gak apa apa,Aku juga tinggal buang ini semua."


"Ye ngancam,,baik baik kita mau" Ujar Yuli.


"Bagaimana yang lain?".Mycha kembali bertanya.


"Iya de,,,kita ngikut aja".Sahut Lisa dan yang lain.


Mereka pun sepakat untuk menggunakan fasilitas tersebut,karena malam semakin larut Ika,Lisa dan yang lain balik kekamar masing masing,Sementara Yuli dan Mhyca bersiap siap tidur.


Mereka pun terlelap dalam buaian mimpi.


****


Malam berganti pagi mereka pun cepat bergegas karena harus menyiapkan semua barang barang yang harus diangkutnya kerumah baru.


"Dikamar ini saksi bisu atas segala ceritaku,tangis bahagiaku banyak kuukir disini" Gumang Mhyca dalam hati.


Ika dan Lisa merasa berat meninggalkan tempat tersebut,namun karena terlanjur janji merekapun harus rela meninggalkan tempat tersebut.


Elly dan Mita bahagia karena akan pindah ketemat baru,baginya ini luar biasa,Rumah baru tetangga baru,orang orang baru...pasti seru" ujarnya.


***


Sebelum kerumah baru Mhyca jalan duluan menaiki sepeda motor menuju sebuah tempat,nampak Mhyca memasuki toko suvenir dan memilih dua buah gantungan kunci bertema kelinci dan beruang."Ini yang ke 15 kalinya".gumangnya sembari menatap dua benda mungil tersebut.


Setelah membayar dikasir Mhyca bergegas buru buru karena takut Ika dan yang lain lama menunggu,karena terburu buru dan jalan tanpa melihat kiri kanan dia menabrak seorang laki laki hingga membuatnya terjatuh"brukkkk".


"Ah ,,,,sakit".Ujar Mhyca.


Laki laki itu pun membungkuk membantu Mhyca untuk berdiri."Terimakasih,,maaf tadi saya buru buru,,,saya permisi". Mhyca meminta maaf dan berlalu tanpa melihat wajah yang telah ditabraknya.


"Siapa anak ini beraninya dia".guamang lelaki tersebut.


Bersambung,,,😍😍😍😍

__ADS_1


(Terimakasih yang telah mampir,bantu like,vote,and favorite biar author semangat nulisnya)


__ADS_2