TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 86 menghadiri pesta 2


__ADS_3

acara terus berlanjut dengan sangat meriah. rizki yang melihat anisa duduk di bagian pojok dia pun menghampiri anisa dan duduk di sampingnya.


sementara dr. sarah terus melihat ke arah rizki. namun dirinya cukup penasaran melihat kedekatan anisa dan rizki tampaknya bukan suami istri pikir dr. sarah


karena penasaran dr. sarah pun memilih untuk duduk bergabung dengan mereka.niatnya untuk memperjelas hubungan rizki dengan anisa.


"Hai! sapa dr sarah. "bolehkah aku ikut duduk disini? tanya dr sarah dan anisa pun mempersilahkan. dr sarah pun memperkenalkan diri pada anisa dan anisa pun menyambutnya dengan baik.


" dia seorang dokter. ucap rizki


"anda tahu saya seorang dokter? tanya dr sarah.


" ya... maaf aku membuka dompet anda. di sana aku menemukan nama dan juga tertulis profesi anda.


"anda? bolehkah kita panggilan nama saja. panggil saja aku sarah ucapnya.


rizki pun hanya tersenyum menanggapi perkataan dr sarah. baginya dr sarah atau pun panggil sarah sama saja.


"wow....jadi anda adalah seorang dokter? tanya anisa


"iya. aku seorang dr kulit. kapan-kapan berkunjunglah di tempatku ucap dr sarah sambil memberikan kartu pada anisa.


rizki sedikit risih dengan kehadiran dr sarah yang duduk di sampingnya. dr sarah terus mengajak rizki berbincang dan anisa hanya sesekali tersenyum.


"sudah berapa lama kalian menikah? ujar dr sarah ingin tahu.


" maaf aku dan kak rizki adalah ucapan anisa terpotong oleh rizki

__ADS_1


"adik kakak potong rizki.


dr sarah pun hanya berkata O ria dalam hati begitu bahagia mendengar jika rizki dan anisa ternyata hanya adik kakak.


" bolehkah kita saling tukar nomor ponsel? ujar dr sarah pada rizki.


rizki awalnya tidak mau memberikan nomor ponselnya namun karena desakan anisa akhirnya rizki mengalah. pesta terus berlanjut dan saatnya para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.


...****************...


perjalanan pulang anisa lebih banyak diam dan sesekali melihat rizki.


"sepertinya dr sarah menyimpan rasa untukmu. ucap anisa memecahkan keheningan.


" dari mana kau tahu?


" aku tidak peduli. ujar rizki


"kenapa? dr sarah cantik dan kelihatannya orangnya ramah dan baik. ucap anisa.


" kenapa kalau dia cantik. gak penting bagi saya. ujar rizki


"memang susah kalau orang datar diajak bicara. lirih anisa


" apa kamu bilang?


"tidak. aku tidak bilang apa-apa. aku hanya bilang jika aku rindu makan bakso setan.

__ADS_1


" emang ada bakso setan? tanya rizki penasaran


anisa pun terdiam dan mendengar ucapan rizki. kata yang dilontarkan rizki sama persis dulu rayhan saat pertama mendengar kata bakso setan.


"stop! ucap anisa dan rizki pun langsung menghentikan mobilnya secara mendadak. anisa pun turun dari mobil dan berlari menuju pantai yang tidak jauh dari mobilnya berhenti.


rizki yang melihat anisa menangis dan berlari membuat dirinya heran dan akhirnya rizki pun menyusul anisa.


"maaf jika ada bahasa aku yang menyingung mu aku hanya bertanya karena memang aku baru dengar nama bakso seperti itu. ucap rizki karena dia pikir bahasanya menyinggung anisa.


" bukan salahmu. ucap anisa.


"lalu kenapa kau menangis? tanya rizki


" aku hanya mengingatnya. dan aku merindukannya. tangis anisa pecah.


rizki pun terdiam sekejap tak ada kata yang keluar darinya.


"aku tidak percaya jika dia pergi secepat itu. aku dan hafidz masih membutuhkan dirinya. tapi dia pergi meninggalkan kami.apa salahku! ucap anisa dalam tangisnya.


tidak tahan mendengar tangisan anisa rizki pun memeluk dengan erat anisa untuk memberinya ketenangan.


"menangis lah jika itu membuatmu tenang. tapi menangisi dan larut dalam kesedihan orang yang sudah tidak ada akan membuatmu manusia yang mudah berputus asa. aku merasakan apa yang kamu alami. dan aku mengerti apa yang kamu rasakan sekarang ini. tapi bukan berarti kamu terus larut seperti ini. ujar rizki.


dan anisa pun terdiam dalam pelukan rizki. entah mengapa ucapan rizki membuatnya sedikit tenang dan anisa pun sadar dan segera melepaskan pelukan rizki.


"terimakasih. ujar anisa dan menghapus air matanya.

__ADS_1


rizki pun mengangguk dan keduanya pun duduk di tepi pantai terdiam. karena sudah merasa tenang rizki pun mengajak anisa untuk pulang.


__ADS_2