TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 123 extra part 26


__ADS_3

rutinitas naira sebagai asisten pribadi hafidz tetap berjalan. sampai naira mengundurkan diri pada waktunya nanti. bedanya sekarang naira tidak lagi menyiapkan perlengkapan sekolah hafidz tapi melainkan pakaian kantor hafidz, yang kini sudah siap dan tergantung rapi di ruang ganti bahkan sudah naira semprot dengan parfum.


sebelum si empu kamar keluar dari kamar mandi naira bergegas, namun saat akan melangkah karena depan kamar mandi cukup licin naira hampir jatuh dan untungnya tangan hafidz menopang tubuhnya. hingga wajah naira basa karena sisa air dari rambut hafidz.


"kau tidak apa-apa? "


"sedikit apa-apa. naira mengalihkan perhatiannya karena hafidz hanya memakai handuk dan naira segera meninggalkan kamar itu sambil meme gang dadanya yang jantungnya hampir copot.


" tidakkah naira rasa kan jantungku berdenyut sekencang ini? naira naira apa se polos itu? "pergi begitu saja." tapi a... itu memang lebih baik jika tidak aku bisa khilaf di buatnya.


...****************...


di depan pintu gerbang sekolah, ayu berdiri menunggu naira sedari tadi dengan raut wajah penuh kejutan dan pertanyaan mengingat isi chating nya dengan rendi semalam yang membenarkan bahwa naira satu atap dengan hafidz dan bla.. bla.....


dari kejauhan naira terlihat turun dari mobil seperti mobil hafidz, dan ayu menghampiri naira.


"naira?

__ADS_1


naira yang melihat ayu tiba-tiba sudah di depannya sungguh merasa kaget dan hafidz terlihat biasa-biasa saja. nira berbalik kearah hafidz dan hafidz hanya mengangkat kedua bahunya dan pamit.


" tidak Usah kaget seperti itu aku sudah tahu semuanya tentang dirimu sampai siapa orang tuamu.


naira hanya memasang wajah bingung mendengar ocehan ayu. dan ayu menjelaskan semuanya tanpa tersisa pada naira,


"apa? jadi kamu anak dari tante santi? oh astaga..... dunia ini sungguh sempit ya.. kok bisa?.... naira dan santi saling berpelukan. sadar akan hal itu ayu melepas kan pelukannya.


" tunggu, apa hubungan kamu dengan kak hafidz? apa kalian pacaran? "jawab! "


"ih.... nanya kok gitu? tidak ada. gak Ada aku hanya menumpang dirumahnya.... iya sih.... aku juga berperan sebagai asisten pribadi nya itu karena aku butuh uang dan kak hafidz tawarkan aku pekerjaan itu dan Alhamdulillah dari kerjaan itu sampai sekarang aku memiliki uang untuk menghidupi kebutuhanku dan nih.... sambil menunjukkan SMS Bekingnya pada ayu.


" apaan, mahar apa? canda kelewatan, mana Ada. kak hafidz itu tipe ceweknya bukan sepertiku. sembarang aja kalau ngomong. naira melototi ayu


yuli mendengar percakapan keduanya ikut histeris......


"apa? jadi orang tua kalian sahabat. ya allah kok kebetulan seperti ini. dan kau tunjuk yuli pada naira... kau satu atap dengan kak hafidz?kok bisa??" ayu hanya mengangguk membenarkan hal itu. naira hanya terdiam no komen.

__ADS_1


ayu kembali berbalik pada naira dan masih tidak percaya jika naira dan hafidz tidak Ada hubungan apa-apa. mengingat omongan rendi jika hafidz begitu perhatian dengan naira.


"apa mungkin kak hafidz memiliki perasaan itu pada naira dan naira tidak menyadari nya? a.... semoga saja. batin ayu.


kini mereka sudah masuk dikelas dan ayu menitip tasnya pada naira dan yuli izin menuju toilet. saat naira dan yuli sudah dikelas menunggu guru masuk, ponsel ayu berdering dan terlihat dilayar panggilan dari beb ku rendi.


"what? lirih naira dan mengarahkan ponsel milik ayu kearah yuli.


.


" jadi mereka sudah jadian? bisik yuli pada naira dan naira balik berbisik mungkin iya."


saat ayu kembali dari toilet dan masuk kelas dia melihat naira dan ayu menatapnya seakan butuh penjelasan


"siapa beb rendi? kalian sudah jadian? sejak kapan? girang yuli dan naira berbisik.


ayu pun menjelaskan bahwa dia dan rendi sudah lama jadian, satu hari sepulang dari tempat kemping saat itu. dia menerima rendi , bagi ayu rendi orang nya baik dan cukup romantis dan perhatian juga bikin ayu nyaman disisinya. dan rendi tidak seperti cowok lain yang di kit begitu dan begini repot. rendi orang nya cukup dewasa dan pengertian.

__ADS_1


ketiga sahabat itu pun saling mensupport dan berjanji apapun terjadi dan di mana pun berada akan selalu menjaga persahabatan mereka.


__ADS_2