
Mhyca yang memang dasarnya penurut,menuruti perintah laki laki yang sedang memeluknya,semakin dalam semakin erat,terasa hangat,engtah kenapa dekapan laki laki tersebut membuat Mhyca merasa nyaman dan aman.
Sky melepaskan satu tangannya kemudian meraih sebuah sumpritan dengan boneka kelincin bergantungan diujungnya,kemudian meniupkannya,sontak Mhyca berbalik badan seolah mengingat memori lalunya.
Ditatapnya seorang pemuda yang begitu sempurna nyaris tidak ada celah,mata Mhyca berkaca kaca,"Bear".Mhyca tak mampu melanjutkan ucapannya seolah tak percaya dengan kehadiran Sky dihadapannya.
"Rubbit,kumohon jangan pergi lagi,aku takut".
Sky memegang erat tangan Mhyca.
Sementara disudut lain,Anton yang mendengar ucapan Sky seolah tak percaya"Tak sekalipun Tuan Muda gempar meskipun bahaya paling mengancam sekalipun,,,tapi kenapa dihadapan gadis kecil itu Dia mengungkapkan rasa takutnya,hingga tubuhnya sedikit bergetar," gumangnya dalam hati.
"berkali kali saya ketaman itu,tapi tak ada jejak atau petunjuk tentang kakak".
Kemudian Mhyca mengeluarkan sumpritan yang sama dengan gantungan beruang diujungnya.
"Aku masih menyimpannya".
"firasatku tak pernah salah,,,kau akan selalu mengingatku,saya sempat menyerah,namun tiap kali sumpritan ini berbunyi semangatku kembali,maafkan aku dulu karena tak menuruti maumu.Ucap Sky sembari menunduk memohon ampun.
Mhyca meraih pundak Sky"Kakak jangan begitu,mana mungkin aku lupa masa kecil yang indah itu,aku nyaman berada didekatmu,aku sangat merasa aman,mana mungkin seorang adik bisa melupakan kasih tulus seorang kakak."
"Lupakanlah yang lalu,,kita mulai lagi kalau dulu kamu yang terhebat,gantian sekarang aku yang terhebat,dan aku akan melindungimu,aku janji".
"Enak aja,Mhyca masih sama seperti dulu,kuat dan tidak cengen."
"Hmmm,,bener tidak cengen,terus waktu itu ngapain nangis nangis dibawah pohon waktu ditaman?" sembari menarik ujung hidung Mhyca.
"Jadi waktu itu kamu ada ditaman,kenapa tidak memanggilku,padahal waktu itu aku terpuruk." jawabnya tersipu malu.
"jika saja aku tau tak mungkin aku membiarkanmu meneteskan air mata".
Percakapan mereka semakin panjang mengilas balik semua masa kecil mereka sembari bermain ditemani kelinci...
Tiba tiba seorang pelayan memanggil mereka,"Tuan,Nona anda ditunggu di ruang makan".
"Baik bi" ujar mereka.
Mereka sudah mulai jamuan makan malamnya,
Mhyca dan Sky begitu sangat bahagia nampak dari raut wajahnya.
"Kamu sudah minta maaf sama ica???"Tanya Hilton kepada Sky.
"paman,, kakak nggak pernah buat salah kepada Mhyca" sahut Mhyca.
__ADS_1
"Mereka kan selalu akur,kenapa harus minta maaf?"ujar Frans ayah Mhyca.
"Loh,gini bukannya dulu kalian pergi karena sebel sama nih anak,karena dia tidak mau mencari kelinci Mhyca yang hilang ditaman,Sky meninggalkan ica sendiri ditaman,berselang 30 menit dia baru menyadari bahwa ica belum balik,dia panik dan kembali nyari ica,pas ketemu ica tau tau lutut dan tangannya ica udah robek .Meski ica waktu itu kuat,tak sekalipun menangis tapi Sky sangat cemas dan merasa bersalah,satu hari berlalu Sky merengek pengen jenguk ica pas tgl 20 november ulang tahunnya,Tapi kalian sudah tidak ada,Sky berlari ketaman namun Icha tak ada,begitu sangat menyesalnya selama 15tahun ini dia lebih tertutup,tak ada teman dekatnya,jangankan perempuan,laki laki pun ia membatasi keakrapannya.Ujar Hilton menjelaskan masa masa terpuruk Sky.
"Ya ampun nak,,,,itu bukan salah kamu,kami pergi secara tiba tiba karena ayahnya frans mendadak pergi karena serangan jantung,karena buru buru salah satu tasku tercecer yang berisi kartu nama Dedymu,,itulah kenapa kita tidak bisa menghubungi kalian."Ujar Marisa.
"Kami tidak pernah benci kamu nak,kami hanya kehilangan kontak kalian aku berusaha nyari nyari hampir tiap tahun kami kerumah lama,kali aja ada petunjuk tapi hasilnya nol,Mhyca sampai sedih."ujar frans.
"Syukur karena satu minggu yang lalu saya ketemu tukan kebunmu,jadi lansung saja saya minta nomor telponmu dan benar setelah 15tahun berlalu kita bisa bercanda lagi" ujar Hilton menimpali pernyataan frans.
"jadi itu bukan karena aku???" persaan bersalah Sky berganti dengan senyum,senyum yang tak pernah ia rasakan selama 15tahun silang.
"O ya Jadi Sky sudah menggantikanmu jadi CEO???"
"Iya,,karena sekarang saya sudah tak sekuat dulu,saatnya Sky maju,dia lebih kreatif dalam segala hal"
"Kalau begitu kalian berdua sama sama sibuk,ya wajarlah masa ini sudah waktunya serius beda dulu yang kalian tau hanya bermain."Ujar Marisa
"Memangnya ica udah kerja juga".
"Lebih tepatnya menggantikan temannya mengelola cafe karena ada kerjaan lain yang mengharuskan dia tinggal di kota D."
Sky terdiam"Rubbit mengelolah cafe???" gumangnya dalam hati.
"wah hebat kamu nak,,,kerja boleh tapi pendidikan diprioritaskan ya Ica."
"Cafe nya dimana???emang bisa jalanin dua duanya???" tanya Sky.
"Awalnya ragu,tapi karena kasihan sama karyawan disana jika tak ada yang mengelolah sampai dimana bakal bubar,mereka gak kerja artinya gak ada penghasilan."Ujar Mhyca.
"Muliah sekali,,persis orang tuamu,selalu memikirkan orang lain."
"Nanti kapan kapan paman bisa kesana alamatnya dijalan(***) Rainbow cafe" ujar Mhyca.
Sky yang mendengar ucapan Mhyca sontak membuatnya kaget" Jadi kamu pimpinan Rainbow Cafe".
"Iya kak sementara,,,emang kakak tau?"
"Sebaiknya jangan kasih tau,nanti bakal ngasih kejutan".ujar Sky dalam hati.
"Nggak,cuma banyak yang sering nyebut cafe itu"
"O,,,nanti kapan kapan kakak kesana"
"itu sudah pasti,,,"
__ADS_1
Mereka melanjutkan makan,setelah selesai mereka berpamitan pulang,Mhyca diantar Sky,papa dan mamanya lansung kembali kerumah mereka.
*****
Mhyca telah sampai,dan bergegas masuk,terlihat teman temannya menunggu diteras rumah tersebut.
Sky menarik tangan Mhyca"Eee tidak sopan main kabur,kamu nggak mau nawarin aku masuk?"
"Kakak pulang aja,didalam banyak gadis gadis,atau kakak mau kenal ama mereka???
"Nggak usah,cukup kamu gadis kecilku,aku tidak mau kenal gadis lain" Ujar Sky tersenyum.
"Ya udah balik,"
"Eeh salim dulu,ini bocah gak tau hormat sama yang lebih tua".
"baik kakak"Mhyca mencium tangan Sky,kemudian berlalu masuk.
Diteras temannya satu persatu mendekat.
"Itu keren banget mhy,sempurna,gak ada lagi kurangnya" ujar Yuli.
"Awas mata mu Yul,kak izzamnya gimana???
"baru kali ini aku liat laki laki sesempurna itu" ujar Ika.
yang lain pada bengon,karena untuk pertama kalinyA mendengar Ika sedang memuji seorang Laki laki.
"Ika mau??Aku bisa comblangin"
"Eh siapa yang mau,mengagumi belum tentu mau kan???Emang dia siapa sih???
"Abang aku"
"abang darimana setauku lu gak ada saudara"
"Abang beda ayah beda ibu,hahahhahh"Sahut mhyca sembari tertawa.
"yang serius dong Mhy,,,"
"teman masa kecilku,hilang 15tahun,baru ketemu lagi hari ini".
"hagggggg" mereka sontak menganga,,,!
Bersambung!!!!
__ADS_1
(Lanjut???Like vote n favoritin dulu,biar author semangat. terimakasih yang sudah baca please tinggalkan jejak.Kalain luar biasa)