TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 154 extra part 58


__ADS_3

Kabar bahagia hafidz dan naira terdengar begitu cepat oleh para kerabat dan sahabat. mereka ikut berbahagia mendengar kabar itu.


Satu persatu tamu undangan hadir di sebuah pesta yang begitu sangat mewah yang diadakan di sebuah hotel.


Naira tidak menyangka jika hafidz menyiapkan pesta yang begitu mewah untuk nya. warna yang bernuansa serba putih menambah kesan yang begitu tampak mewah pesta itu.


"Mengapa pestanya harus semewah ini mas?


" Karena cintaku untukmu juga begitu mewah, tulus hatimu seputih bersih lembaran kertas dan sebening embun pagi.menatap, memandang mu membuat hati begitu sejuk. untuk itu, aku minta teruslah tersenyum di hadapan suamimu.


Hafidz yang terus menatap istrinya dan tersenyum. Para tamu undangan mulai hadir satu persatu dan duduk ditempat yang sudah tersedia.


Naira tampak begitu tidak percaya diri dengan keadaan fisiknya yang sekarang. hafidz menoleh. " sayang tenanglah. cukup dirimu duduk manis disini biar aku yang menyambut mereka.


Ayu dan Yuli datang bersamaan. dia begitu kagum melihat naira tampak begitu anggun dengan gau putih yang memanjang menjuntai menutupi seluruh tubuhnya dan dipadukan dengan balutan hijab yang senada.


"Aku tidak percaya beberapa tahun tidak bertemu dengannya dan sekarang begitu banyak berubah dalam dirinya. dia tampak begitu cantik dan bersinar. sungguh naira tomboi sekarang menjadi seorang putri. dan kekurangannya tertutupi dengan wajahnya yang begitu memukau. yuli.


" Kemarin aku tidak percaya jika hal itu benar. karena kecelakaan itu merenggut kesempurnaannya. Ayu.

__ADS_1


"Allah pasti punya rencana lain dibalik tragedi itu. Yuli


" Pastinya. Ayu


Hafidz di atas singgasananya bagaikan seorang pangeran berdiri begitu gagah menerima ucapan doa dari para tamu undangan termasuk dari para koleganya. sementara naira duduk manis sambil ikut melakukan sungkeman sebagai tanda menerima ucapan selamat dari para tamu yang ada.


Para tamu undangan seakan tidak melihat letak kekurangan pada naira. mereka seakan terhipnotis dengan kecantikan istri dari seorang hafidz.


"Selamat bro, selamat untuk kalian berdua semoga selalu selamanya bahagia dunia akhirat. ujar rendi dan diikuti ayu sebagai isterinya.


" Naira....!! aku rindu...... InsyaAllah lain kali dan ada waktu aku main di tempatmu. ayu dan naira saling melepas rindu.


"Iya naira kami sangat merindukanmu kapan-kapan ada waktu kita kumpul bareng. yuli dan pasangannya turut memberikan ucapan selamat untuk kedua mempelai itu.


Waktu terus bergulir tamu undangan mulai agak berkurang. terlihat sepasang calon pengantin hadir... ya... dia adalah wawan dan raisa.


Raisa tampak sudah mengenakan hijab membuat dia begitu tampak jauh berbeda. hafidz yang sempat tidak mengenali raisa.


"Selamat untukmu. jadi, apakah kamu masih mau memberikan istrimu untukku. aku tidak keberatan jika harus memiliki dua orang istri.canda wawan. semenit raisa hanya tertawa dan memilih berbincang dengan naira.

__ADS_1


" Kau tahu naira. aku termotivasi mengenakan ini saat aku melihatmu berhijab.


"Itu artinya sebuah hidayah untukmu. senyum naira pada raisa. dan raisa melihat ketulusan naira.


" Naira maafkan aku selama ini. mau kan kita sahabat?


"Tentu.senyum naira kembali menghiasi wajahnya. " dan kak wawan aku juga berterimakasih dengan sangat selama ini. aku tidak tahu harus membalasnya dengan apa?


"Cukup kau ajari calon istriku mengaji. ucap wawan melihat raisa yang sudah tersenyum.


" Aku sangat berutang budi padamu bro. selama ini aku sudah salah paham. dan terimakasih juga dariku selama ini menjaga naira ku dengan baik. hafidz menepuk bahu wawan dan pada akhirnya saling berpelukan layaknya seorang adik dan kakak.


Malam semakin larut para tamu undangan telah kembali. seketika suasana pesta di hotel itu tampak sunyi. hanya terdengar musik yang mengisi ruangan itu. yang tersisa di sana para sanak keluarga kedua mempelai. dan tampak penyedia Katrin membereskan alat Katrin nya.


"Naira menatap seluruh ruangan dan menghembuskan napasnya. " mas aku tidak percaya jika kau sekarang adalah suamiku. aku ingat dimana dulu awal kita bertemu hingga akhirnya kita satu rumah dan berpisah sehingga kita menjalin hubungan jarak jauh dan selang beberapa waktu kau datang meminang aku , dan hari tak terduga tragedi itu kembali memisahkan kita dengan waktu yang cukup lama dan....... ucapan naira disambung oleh hafidz


"Dan pada akhirnya kita bersatu dan malam ini merupakan saksi bisu cinta kita. hafidz mengecup kening istrinya.


Sebagai kedua orang tua dari kedua mempelai begitu bahagia melihat keduanya kembali dalam satu ikatan janji suci.

__ADS_1


Hafidz pun kembali mengangkat tubuh naira menuju kamar pengantin mereka.


😍😍😍😍😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2