TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Mengalah Untuk Menang


__ADS_3

Hari hari semakin berlalu,tiba saatnya Yuli untuk pamit karena telah memilih menikah yang artinya ia juga harus pindah dari kota tersebut,Sangat berat baginya meninggalkan kota ini yang begitu banyak kenangan ditambah hadirnya sahabat yang begitu baik,namun ia harus rela melepas itu semua sebagai konsekuensi dari pilihannya.


Mereka mengantar Yuli sampai kebandara,Satu persatu memeluk Yuli kemudian Yuli melangkah masuk keruang tunggu.


Mhyca dan temannya balik kemudian bergegas menuju kampus,setibanya dikampus Gilang,Guntur dan Galang sudah menunggu.


"Kalian darimana tumben tumbenan jam segini baru datang".Ujar Galang.


"Emang perlu lapor sama kalian kalau telat datang???"Tukas Lisa.


"Ya cemberut,kan kita khawatir kali aja kalian ada masalah"Ujar Guntur.


"Bilang aja kalian takut jika kita nggak datang,kalian nggak bisa nyontek tugas hari ini iya kan?"


Mereka bertiga nyengir layaknya maling yang ketahuan.


"Itu salah satu alasannya,tapi bener kok kita khwatir,dan lagi ini wajah kalian cemberut gitu,berarti kekhwatiran kami benar dong".Sahut Gilang.


"Huuu sotoy Lu,,,kita gini karena abis ngantar yuli kebandara".


"Emang Yuli mau kamana sih??? itu anak nggak tau apa satu kali bolos kuliah aja bisa ngulang 1 semester,wah berani juga dia.Ujar Guntur.


"Nyerocos aja tu mulut,Yuli nggak bolos,Yuli pindahan,kemarin itu hari terakhirnya disini,Abis nikahannya dia menetap di kota D." ujar Ika.


"Pantas aja,kemarin pas di cafe dia keliatan agak lesu,walau ramai dia sering bengong".


"Sudalah teman teman,kita do'akan Yuli,semoga ini pilihan yang tepat untuknya,semoga pernikahannya awet hingga akhir,kalau kita sedih sedihan terus Yuli juga nggak ikhlas perginya.


"betul,kalau Mhyca ngomong bawaannya adem ya,ini kodrat wanita sesungguhnya" Ujar Galang sembari tersenyum meledek ke arah Lisa.


"Jadi maksudmu aku bukan perempuan???.Lisa mulai kesal dan mendekati Galang lalu menarik telinganya.


"Ampun Lis,,,tidak ada yang bilang seperti itu,aku cuma,,,"


"Ngeles aja"semakin mengeratkan tarikannya.


Galang semakin kesakitan,yang lain cukup terhibur dengan aksi Galang dan Lisa.


"Makanya jadi laki laki tu mulut dijaga,kena jugakan sialnya."Gilang menimpali.


"Lisa sudah dong,kasian Galang"Ujar Elly yang serasa ikut sakit melihat Galang meringis.


"Lis udah,,,jangan galak,Guntur ada benarnya,kita perempuan berlemah lembutlah,".ujar Ika.


"Tapi kalau kita ditindas,tetap melawan jangan diam".Sahut Mhyca dan Mita sembari tertawa.


Merekapun ramai ngakak,dan sepakat untuk meunju ruangan.


Hari hari berlalu tiba waktunya acara yang digelar Aliansi grup,semua para karyawan terlihat sangat sibuk,tak lupuk pula teman teman mhyca ikut membantu,terlihat juga Gilang,Galang dan Guntur sangat antusias.


"Tau nggak brow,acara yang digelar hari ini Tamunya rata rata cewek lo"Ujar Galang dengan senyum kepicikannya.


"Terus maksudnya otak buayamu kumat lagi" Sahut Gilang.


"Tau nih,nggak ada kapoknya,ingat ya gara gara cewek kita udah sengsara,syukur syukur Lisa dan Ika mau maafin kita,Jangan aneh aneh lagi".Gilang menimpali.


"hmmm,,,bukannya kamu tu yang ngebet ngejar gadis alay itu???.


"Itu dulu ya,,sekarang NO,fokus dikuliah,bermain sama sahabat itu jauh lebih asik".


"O ya udah tapi jangan nyesal,pas aku dapat satu kalian good by".


"Eee lagak lo,,,,emang Ikan gampang kamu tangkap,mereka itu orang orang pilihan,orang orang pintar,"


"Darimana kamu tau,eleeeee paling dirayu dikit klepek klepek".


"Hmmmm"Ika tiba tiba muncul hingga mengagetkan mereka.


"O jadi kalian rencanain sesuatu??? jangan mimpi,aku kasih tau kalian,aliansi grup itu perusahaan hebat,dan kalian harus tau para tamu undangannya kali ini perwakilan dari beberapa perusahaan IT yang terkenal,mereka mampu membuat aplikasi apa saja,kamu taukan jika ketahuan kalian macam macam apa yang bisa dilakukan mereka???


Mereka biasa nggak nyentuh lawan dengan tangannya,tapi?".Belum selesai Ika menjelaskan Guntur ketakutan duluan.

__ADS_1


"Udah ka',,,ngeri gue dengarnya".


"Uhhhh tadi saja menggebu gebu"ledek Gilang.


Mereka pun tertawa melihat reaksi Galang yang ketakutan ,nyalinya sontak menciut.


Tiba waktunya,satu persatu telah hadir,Mhyca dan yang lain juga selesai meramlungkan tugasnya.


"Wah,,benar benar keren mereka,"ujar Galang.


"Lang,,,ingat ucapan ika." Sahut Gilang.


"He kita kesana saja gabung sama yang lain,"Menunjuk kerah pojok ruangan terlihat Elly Mita Ika dan Lisa.


"Kalian pasti capek,Lisa ambilin minum buat mereka".ujar Lisa.


"Kami nggak haus ka',,,kami dari cuci mat".


mulut Galang dibekap oleh Gilang.


"Nggak maksudnya kami sangat haus".Menatap mata Galang dengan tajam,seolah memberi isyarat.


"hmmm,,habisss".Guntur sintak menghabiskan satu gelas minum dingin berusaha mengalihkan Ika.


"Awas aja kamu Galang,gara gara kamu yang ceplos,aku harus neleng air dingin,perutku kembung gara gara kamu".Gumang Guntur dalam hati.


"Eh,Mhyca kemana kok gak ada disini???" seolah penasaran.


"Kalian lupa?Mhyca itu bos disini,jadi tempatnya nggak disini,dia berada didekat meja CEO," ujar Ika.


"Ihhh serem,kalau aku sih kabur aja pura apa kek biar nggak dekat sama orang sadis tak berperasaan".


"Iya aku juga takut gimana kalau Mhyca diapa apain kasihan Gadis peri diganguin sama penyihir jahat "sahut elly dengan wajah sedih.


"Kalian bicara sembarangan,mana mungkin orang hebat mau merusak relotasinya dengan berbuat kasar didepan umum" Ujar Ika.


"Tapi ini benar lo gaes,,,aku dengar dengar dari beberapa orang CEO nya Aliansi grup,sangat kaku dan tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya,dia tidak perna ngomong kalau tidak penting dan juga sangat benci jika ada perempuan yang mendekat atau berusaha menyentuh tangannya.Sahut Mita.


"Liat aja,kalau sampai tu orang macam macam,aku tarik dia turun,biar aja banyak pengawalnya ssya tidak takut" Sahut Lisa.


"Kali ini alu nggak bakal marah Lang,aku bisa lebih ganas dari harimau jika melihat orang orang terdekatku tersakiti".


"Akupun tidak ragu denganmu Lisa,tapi sebaiknya kita berfikir positif saja,semoga kerja keras kita memuaskan klien."Ujar Ika.


Ditempat lain Mhyca dan para tamu sudah menunggu kedatangan CEO,tak berapa lama 2 buah mobil tiba diparkiran mobil pertama keluar 2 orang pengawal,mobil kedua sebuah mobil mewah warna hitam mengkilap,nampak seorang Lelaki turun dari mobil,kemudian membuka pintu tengah mobil,nampak seorang laki laki tubuh menjulang dengan setelan jas hitam terlihat begitu sempurna,kemudian berjalan kearah meja yang telah disiapkan untuk CEO.


Mhyca yang melihat kedatangan Sky tak mampu berucap apa apa,hanya sesekali menatap mata Sky"Kakak ternyata Kamu pemilik aliansi?,aku sudah grogi dari tadi membyangkan seorang CEO sangar akan berdampingan dengan beberapa jam,sekarang aku sangat legah,Kamu terlihat sempurna"ujarnya dalam hati.


Ika dan yang lainnya pun seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya,nampak laki laki yang rupawan berjalan kearah Mhyca dengan tatapan tajamnya.


"SKY" ujar ika.


MC pun menyambut kedatangan CEO dengan sambutan meriah,ditambah sorakan para tamu undangan.


Sky pun tepat berada di dekat Mhyca,nampak Sky membisikkan ditelinga Mhyca"Rubbit,aku sudah memegang separuh dunia,apa aku sudah terlihat hebat?".


Mhyca sontak tersenyum kecil dibibirnya seolah mengingat perkataannya dahulu"BEAR jika kamu benar kuat maka genggamlah dunia walau separuh,biarkan kehebatanmu diakui dunia,STOPlah menangis ditempat.


"jadi kakak masih ingat" mhyca menyahut dengan suara dikecilkan.


"Waktu itu kamu memang sangat kecil tapi motivasimu membuat perubahan yang sangat besar untukku,tak satupun kaliamat yang kau ucapkan kulewatkan begitu saja."jawab Sky disertai senyum kecil.


Anton semakin heran dengan sikap Sky yang tidak segang berdekatan dengan seorang perempuan,"jangankan untuk menyentuh tangannya mendekatpun dia berusaha jaga jarak dengan wanita,Tuan muda benar benar sangat menyukai Mhyca." ujar Anton.


Acara pun berlansung,dengan beberapa perwakilan menunjukkan karya terbaik mereka kemudian membahas tentang proyek selanjutnya,dan berakhir dengan suguhan makanan dan minuman diseryai lantunan musik.


Sky dan Mhyca meninggalkan Aula kemudian menuju balkon" kenapa kakak tidak bergabung dengan mereka?"


"Cukup ada kamu disini, aku tidak butuh yang lain"


"Itu salah,mereka ikut andil atas keberhasilanmu saat ini".

__ADS_1


"Tapi kamu toko utamanya,mereka hanya pendukung" Sky mulai melancarkan serangan gombalnya sembari mengusap ujung kepala Mhyca.



"serah kakak,tapi perlu diingat kerja sama tim akan berhasil jika kalian saling menghargai,jadi jangan anggap remeh mereka".


"Siap bos".


"Ehhh,tapi sebenarnya aku kesel sih,kenapa kaka nggak bilang CEO Aliansi itu Kamu".


"Kamu nggak nanya sih"


"hhhhehehe,benar juga"


"eh kakak nggak mau nyari pasangan?umurmu sudah cukup matang buat berkeluarga,"Ujar Mhyca.


Sky terdiam"Jika kamu mau rubbit saat ini pun aku siap,namun jika kamu tidak mau akupun akan begini hingga selamanya"Ujarnya dalam hati.


"kenapa kakak diam???apa kakak nggak punya teman cewek???Eh aku temanku aja,Ika! ia baik,pintar pokoknya cocoklah buat dijadiin istri." Ujar mhyca.


Lagi lagi terdiam"andai kau tau Rabbit,,aku hanya mau dirimu,sekeras apapun usahamu untuk mencarikan aku pasangan,hati ini tidak akan pernah menerima,hati ini hanya menunggu hatimu"


"Woeee"hyca melambaikan tangan pas didepan wajah Sky.


"Maaf"


"kakak kenapa sih,tiap bahas soal cewek pasti reaksinya diam".


"ya makanya jangan bahas yang begitu"


"jangan bilang kakak tidak normal"


"Sembarang kalau ngomong,mau bukti? ayo kepenghulu sekarang,kita nikah"


"kakak apa apaan sih,kok jadi Mhyca".


Sky sontak menarik tangan Mhyca mbuatnya hilang keseimbangan,de gan sigap Sky menagkap tubuh Mhyca dan menariknya kedalam pelukannya,matanya terus memamdangi wajah Mhyca,semakin dalam semakin teduh perasaan yang dirasakan Sky,membuat kepalanya menunduk semakin dekat dengan bibir mungil Mhyca,tiba tiba terdengar suara telpon,mereka tersadar,kemudian bergegas menerima telpon.


"Halo"


"Halo sayang"


"Kak Wira ada apa?"


"Nelponin pacar ya pasti kangen"


"Mhyca juga kak,cepatlah selesaikan urusanmu"


"O ya acaranya bagaimna?


"sukses,berkat CEO nya"


Wira terdiam sejenak mengingat,seolah mengetahui sesuatu.


"Sky,,,"


"betul sekali"


"kamu kedengarannya senang sekali"


"iya karena yang kubayangkan sangat beda,kurasa akan membosankan bekerja sama dengan perusahaan yang hebat,tapi ini malah sangat menyenangkan"


Raut wajah Wira berubah,sedikit cemburu,sementara Sky yang melihat Mhyca sangat kesal namun berusaha menahan amarahnya."Kamu jangan gegabah Sky,tarik nafas,saat ini Wira boleh memiliki hati Mhyca tapi seiring dengan waktu kita liat apakah Mhyca masih akan menunggumu atau Mhyca sudah bergeser menuju hatiku,bagaimana pun kau tidak bersamanya Wira,aku yang setiap saat ada bersamanya,Saat ini aku mengalah untuk menang pada akhirnya"Ujarnya dalam hati.


Mhyca pun sudah selesai,kemudian mereka bergegas kembali ke Aula.


Mereka menemui teman teman Mhyca untu mengucapkan terimkasih karena berkat bantuannya acara yang digelar sangat sukses.


Ekspresi wajah Gilang,Galang,Guntur sangat ketakutan ketika Mhyc dan Sky menghampiri.


Belum sempat berbicara,mereka bertiga sontak membungkukkan badan"Maaf kami,kami tidak macam macam,sumpah!!!

__ADS_1


BERSAMBUNG!!!!!


(Bantu like,vote and favoritnya,terimakasih)


__ADS_2