
hari esoknya setelah mengurus administrasi rayhan keluar dari rumah sakit rizki hendak pergi dan pamit pada rayhan
"terimakasih segalanya yang telah kau lakukan untukku.
" kak kita saudara. apapun yang kau hadapi akan menjadi urusanku. bukan kah jika aku di posisimu kau juga akan melakukan hal yang sama?
"ya aku akan melakukan hal yang sama. dan jika seandainya suatu hari nanti aku pergi apa kau juga akan menjaga keluarga kecilku?
" hei emangnya kau mau kemana. jangan katakan kau mau merepotkan aku lagi. cukup hafidz yang merepotkan aku setiap hari dia meminta aku yang menjemputnya di sekolah nya.
"ya... rencananya satu minggu ke depan ada perjalanan bisnis keluar negri. dan itu sangat menguntungkan perusahaan. kuharap kau bisa ku andalkan menjaga keluarga kecilku. apalagi sekarang anisa dalam keadaan hamil aku tidak mau terjadi apa-apa dengan mereka.
" hei!!! anisa bukan anak kecil yang harus aku jaga. aku yakin dia bisa menjaga dirinya sendiri.
"iya. tapi aku tidak mau dia sampai bekerja terlalu melelahkan dirinya. dan itu tugasmu saat nanti aku pergi.
" baik lah pak komandan. perintah akan di laksanakan. dan aku harus ke kantor karena hari ini aku ada rapat. semua administrasi sudah aku urus juga supir sudah aku perintahkan datang menjemputmu.
"ok. baiklah.
rizki pergi menuju kantor. saat di pintu anisa datang dan mengucapkan terimakasih pada rizki.
" bersiaplah supir sudah menuju kemari ucap rizki dan berlalu.
...****************...
di kantor rizki baru duduk dan tiba-tiba ponsel miliknya berdering.
"kau ada di mana ? sahut Ibu mika dibalik telpon.
" aku baru sampai di kantor. ada apa mama meneleponku ? tanya tizki
"kau ke sekolah hafidz sekarang. mama tidak tahu apa yang terjadi. wali kelas hafidz menelpon meminta wali murid datang. kuharap kau tidak membantah
__ADS_1
" ma hari ini aku rapat. bagaimana bisa aku ke sana. mama saja ya ke sana.
"tidak bisa. minta sekertaris rudi menggantikan rapat mu. titik. dan ibu mika pun memutuskan telpon nya.
...****************...
di sekolah hafidz sudah berada di kantor dengan seorang anak gadis berkacamata dan seorang anak laki-laki seumuran dengan hafidz sedang diceramahi oleh gurunya.
sementara di parkiran sekolah saat rizki membuka pintu mobilnya secara bersamaan seorang wanita juga membuka pintu mobilnya hingga akhirnya pintu mobil keduanya tergores parah....
"ha.....pintu mobilku ...... no...... teriak wanita itu. dan dia pun menghampiri rizki yang sedang berdiri melihat mobilnya juga tergores. " hei kamu harus bertanggung jawab. apa kau tahu mobil ini mobil baru . pokoknya kamu harus ganti rugi.
"hei nona. apa kamu tidak lihat mobilku juga tergores akibat ulah mu . tunjuk rizki . dan aku tidak peduli mobil baru atau mobil lama yang jelasnya mobilku juga tergores. tegas rizki tidak mau disalahkan.
" iya. tapi kamu yang duluan. ucap wanita itu
"ha saya? hei nona justru kamu yang duluan. ucap rizki tidak mau kalah.
satpam yang melihat kedua orang tua wali itu bertengkar akhirnya mendekati mereka
" hei pak kami bukan suami istri. ucap bersamaan rizki dan wanita itu.
"lalu? tanya satpam heran
" begini pak dia, tunjuk wanita itu pada rizki. " merusak pintu mobilku.
"hei nona apa tidak salah. justru anda yang duluan bela rizki tidak mau disalahkan.
satpam pun semakin bingung dan mengarahkan kedua orang tersebut menuju ruang CCTV. tapi karena keduanya mendapat telpon akhirnya permasalahan keduanya mereka tunda.
" urusan kita belum selesai. ucap wanita itu pada rizki.
"ok. ucap rizki dan berlalu
__ADS_1
keduanya pun menuju kantor dan saat di pintu kantor. rizki tiba-tiba berhenti dan tak sengaja wanita itu menabrak punggung rizki cukup keras
"aw....rintis wanita itu kesakitan. hei tuan jika mau berhenti jangan di pintu. kalau mau masuk ya masuk saja. sakit kan jadinya. kesal perempuan itu sambil memegang keningnya yang kesakitan
" ya maaf. ketus rizki.
rizki pun masuk ke dalam kantor dan juga wanita itu dan sama-sama menghampiri anak wali keduanya.
rizki yang melihat kondisi ponakannya berantakan sangat geram
"o.... astaga ini bocah.
" paman bukan aku yang salah.
"lalu kau mau menyalahkan gadis kecil itu? tanya rizki dia belum melihat jika di belakangnya juga ada anak laki-laki yang seumuran hafidz juga sama berantakannya dengan ponakannya.
" hei tuan jangan salahkan keponakanku. ketus perempuan itu tidak Terima keponakan cantiknya disalahkan.
"bibi dengarkan dulu kami. kenapa kalian yang bertengkar disini. ucap gadis kecil itu
sementara kepala sekolah yang menyaksikan mereka hanya geleng- geleng kepala.
" maaf bapak ibu sebaiknya bapak ibu duduk dulu dan mendengarkan penjelasan mereka. ucap kepala sekolah itu.
"paman akun hanya menolong perempuan itu. tunjuk hafidz " karena aku tidak tega dia di buli dengan dia tunjuk hafidz lagi kearah anak laki-laki yang seumuran dengannya namun beda kelas.
" o... terus kamu disini jadi pahlawan begitu. dan kamu memukul temanmu! tanya rizki lagi
" iya karena dia salah. bela hafidz tidak mau disalahkan.
"bibi dia memang menolongku. dan apa yang dia katakan itu benar. bela gadis kecil itu.
dan akhirnya permasalahan anak itu selesai dan anak itu pun diminta oleh kepala sekolah mereka untuk saling minta maaf.
__ADS_1
terus dukung author.....
selalu beri like dan komentar yang membangun motivasi author ya.....🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏