TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Part 28


__ADS_3

"Mulai sekarang dibiasakan panggilan yg mesra ya,sayang. Ga sopan tau, yang. manggil suami pake nama doang."


Zayn mulai merajuk. Aku tersenyum karena melihat bibirnya monyong kalau lagi ngambek. Ku pegang pipinya dengan tangan kananku sementara tangan kiriku memegang baby Zae.


" Iya suamiku. Maaf ya. Mulai sekarang aku janji akan memanggilmu lebih mesra lagi. Jangan ngambek dong. Kan udah jadi daddy."


Zayn langsung menggenggam tanganku dan menciumnya.


" Iya sayang. Aku udah maafin kamu. Baby Zae udah selesai n****nya?."


" Iya. Ini baru dilepas. Mungkin dia sudah kenyang."


" Sini baby Zae bobok dulu sama kak Zavi ya. Daddy mau manjain mommy dulu."


Aku menyerahkan baby Zae pada Zayn.


Setelah meletakkan Zae di box baby, Zayn duduk di dekatku memelukku dengan erat.

__ADS_1


" Hari ini kamu cantik banget, sayang. Aku jadi ga sabar buat MP kita."


" Sabar ya, daddy. Nunggu 40 hari lagi.'


Aku tersenyum sambil memainkan kancing bajunya.


" Mommy jangan mulai godain daddy ya. Ntar kalau daddy pengen gimana?"


" Ya gampang,tinggal solo karir. 😀😀😀"


" Kamu ya. Awas kalau sudah selesai masa nifas kamu, ga akan aku biarkan istirahat."


" Ampun daddy. Iya dech ga godain daddy lagi."


" Tapi janji ya, setelah nifasnya selesai, kita MP."


" Iya daddy. Sekarang bantuin aku beresin baju yang akan d bawa pulang. Kata dokter kami sudah boleh pulang setelah makan siang."

__ADS_1


" Sayang, Kita langsung pergi ke luar kota ya. Setelah baby kuat untuk perjalanan jauh, kita pindah ke luar negeri. Kamu mau kan mendampingi aku dalam keadaan apapun?"


" Iya daddy. Aku akan selalu mendampingimu dalam keadaan apapun. Tapi gimana dengan perusahaan kamu, kalau kamu tinggalkan?"


" Kamu tenang aja sayang. Ada orang kepercayaan aku yang handle. Aku akan handle usaha yg aku bangun sendiri tanpa mommy ketahui. Dari kuliah aku udah punya beberapa cafe. Insyaallah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan kita. Kamu ga papa kan hidup sederhana sama aku?"


Aku memegang tangan Zayn.


" Daddy, aku sudah terbiasa hidup sederhana. Aku cuma takut kamu yg terbiasa hidup penuh kemewahan, harus hidup sederhana, emang kamu sanggup?" ledekku.


" Sayang, kamu jangan meremehkan suamimu yg ganteng ini ya. Dulu waktu daddy ninggalin mommy demi perempuan lain, kami hidup sederhana di rumah nenek. Sampai akhirnya Alex sahabatku sejak SD memberikan pinjaman modal untuk memulai usaha. Akhirnya aku membangun cafe bersama Fahri. Alhamdulillah usaha kami berkembang hingga sekarang memiliki beberapa cabang. Kami berhasil mengembalikan modal yg kami pinjam dari Alex. Beberapa tahun kemudian opa dari daddy memberikan salah satu perusahaannya pada mommy. Mommy berhasil mengembangkan perusahaan itu,lalu mommy memintaku mengambil alih perusahaan setelah aku selesai kuliah d London."


" Maafkan aku, sayang. Aku ga tau cerita hidupmu ternyata lebih rumit dari cerita hidupku."


Aku mencium pipi suamiku dan menghapus air mata yg tak sengaja mengalir di pipinya. Kisah hidup Zayn ternyata tak seindah yg ku lihat.


" It's ok sayang. Makanya dulu saat aku melihat kamu mau bunuh diri,aku jadi ingat mommy saat awal2 daddy meninggalkan mommy. beliau sempat beberapa kali mencoba bunuh diri. Alhamdulillah setelah terapi rutin akhirnya mommy bisa hidup normal seperti biasa."

__ADS_1


" Maafkan aku karena membuat km menyakiti mommy."


" He sayang. Look at me. Kamu ga salah kok. Ini pilihanku untuk hidup dengan orang yg aku cintai. Tetaplah bersamaku sampai maut memisahkan kita."


__ADS_2