
Hari ini usia kandunganku sudah 7 bulan. Kami begitu antusias menyambut kehadiran baby dalam perutku. Si kembar sudah tau kalau mereka mau punya adek. Mereka sangat antusias. Fandi, Zavi dan Zae sedang mendekor kamar untuk baby. Sementara Zayn sedang di rumah mommy Erin karena beliau sakit. Setelah selesai menghias kamar adek mereka, si kembar tidur di kamar mereka. Lisa dan Sari menemani mereka. Tiba-tiba aku ingin makan eskrim di cafe yg tak jauh dari rumahku. Fandi menawarkan diri menemaniku, awalnya aku menolak tapi dia terus memaksa akhirnya aku pergi dengan Fandi dan Ruri, salah satu ART kami agar tidak menimbulkan fitnah.
Sampai di cafe, aku memesan eskrim kesukaanku. Di saat aku sedang asyik menikmati eskrim ku, aku melihat seorang wanita bergelayut manja di lengan Zayn dan anehnya Zayn hanya diam saja. Sesekali dia tersenyum menanggapi celotehan wanita itu.
Sendok yg ku pegang lepas dari tanganku. Fandi yg melihatku lalu merubah pandangannya ke arah aku melihat. Dia terkejut melihat Zayn. Aku berdiri lalu mendekati Zayn dan wanita itu.
" Jadi ini yg kamu bilang pergi menjenguk mommy Erin yg lagi sakit. Apa sekarang RS sudah pindah ke cafe?"
Zayn kaget melihat aku yg tiba-tiba ada di belakangnya.
" Honey aku bisa jelasin semuanya. Ini ga seperti yg kamu lihat" katanya mulai panik.
__ADS_1
" Aku ga butuh penjelasan kamu, Zayn. Aku sudah cukup melihat dan mendengar semuanya dari awal sampai akhir. Aku ga nyangka ternyata seorang Zayn yg bilangnya sangat mencintaiku ternyata bisa selingkuh juga."
Aku berlari meninggalkan Zayn dan wanita itu.
" Aku kira kamu suami yg baik untuk Clara, hingga aku ikhlas melepaskan Clara untuk kamu. Tapi ternyata aku salah ternyata kamu tak lebih dari seorang pecundang. Mulai saat ini aku akan merebut kembali Clara dan si kembar dari kamu. Silahkan kamu bersenang-senang dengan wanita ini, biar aku yg membahagiakan Clara dan anak2 ku."
Fandi mengejar ku. Saat aku berlari tiba-tiba aku merasakan sesuatu mengalir di pahaku.
' Ya Allah ketubanku pecah.'
__ADS_1
Setelah aku sadar, suster membantuku memberikan ASI pada bayi ku. Setelah menyusui mereka, suster kembali membawa mereka ke inkubator. Laki-laki yg menolongku mendekatiku.
" ini ponsel anda nyonya. Dari tadi ponsel anda bunyi,tapi saya tidak berani mengangkat karena itu privasi anda.
" Terimakasih tuan......"
" Argano. Panggil saja Arga atau Gano. Saya kebetulan lewat dan melihat anda kesakitan makanya saya bawa anda kesini.'
" Sekali lagi terimakasih tuan Arga, anda sudah menolong saya dan anak saya. Maaf kalau saya
merepotkan anda."
__ADS_1
" Jangan terlalu formal. panggil saja Arga biar lebih akrab. nama kamu siapa? Apa ada anggota keluarga yg bisa saya hubungi?"
" saya Clara. Nanti saya hubungi suami saya. sekali lagi terimakasih atas bantuannya, Arga."