TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 95 pertunangan anisa dan alan


__ADS_3

satu minggu telah dan dan malam pun tiba dimana alan dan anisa akan melangsungkan sebuah pertunangan di sebuah gedung yang sudah disulap semewah mungkin oleh alan.


ini bukan hal pertama kali duan insan akan tetapi entah mengapa tetap saja ada rasa degdegan. semua para tamu undangan telah hadir. bahkan kedua orang tua anisa jauh hari sebelum acara pertunangan itu telah hadir dari !kampung.


tak percaya jika malam ini anisa betul-betul akan melalukan sebuah janji pernikahan untuk menuju sebuah bahtera rumah tangga bersama alan.


alan tampak begitu bahagia dan semua keluarga telah hadir di sana menunggu calon tunangannya.


Tiba-tiba seseorang datang dan memberikan ponsel pada alan entah siapa yang menghubunginya dan entah apa yang mereka bicarakan tampak begitu serius.


sementara di sebuah ruangan anisa masih duduk setia memandangi dirinya


"nak anisa semua sudah menunggu diluar ayolah ucap Ibu mika dan emak anisa yang berdiri melihat anisa masih duduk di sana


serli pun berbalik dan menganggukkan kepala seakan meminta pada kedua orang tua tersebut menunggu sedikit lagi.


"anisa apa kau yakin dengan ini? tanya serli melihat anisa terus memandangi dirinya di pantulan cermin.


namun anisa yang ditanya diam seribu bahasa.


" apakah keputusan ku sudah benar? tanya balik anisa


"jika kau sudah yakin maka maka itu yang akan kamu tempuh tapi jika kau tidak yakin jangan coba untuk melangkah hingga akan meninggalkan sakit hati pada hati yang lainnya.


" Bismillah aku sudah yakin. ucap anisa

__ADS_1


Meski rasa sakit dan kecewa tak terbendung, ikhlas menjadi cara terbaik yang bisa dilakukan rizki saat ini.


kedatangan anisa memasuki aula yang didampingi oleh sahabatnya serli dan anak semata wayangnya hafidz disambut meriah para tamu undangan yang hadir di sana.


ibu mika tak bisa membendung air matanya jika malam ini anisa akan melakukan sebuah janji menuju sebuah pernikahan bersama alan. ada rasa tidak ingin jika hal itu terjadi.


kini serli dan hafidz pun mengantar anisa sampai di atas panggung tepat di samping alan yang sudah berdiri dengan gagahnya.


pembawa acara pun memulai bahwa acara pergi nahan anisa dan alan akan segera dimulai.


jauh di sana rizki tak habis percaya jika malam ini akan benar terjadi.


"kenapa kamu hanya diam. jika kau mencintainya cegah pertunangan mereka. ucap serli pada rizki yang sekarang sudah ada di samping rizki


"dasar manusia tidak peka.... kesal serli melihat rizki hanya diam.


kini posisi alan sudah saling berhadapan. saat alan mengatakan apakah anisa siap menikah dengannya entah mengapa bibir anisa seakan tidak bisa berkata dan dari jauh pandangan anisa ter tujuh kearah rizki. rizki yang ditatap oleh anisa memalingkan wajahnya tidak mampu melihat anisa di sana.


semua tamu undangan ikut tegang dan MC pun kembali meminta alan mengulangi kata-katanya. hinga ketiga kalinya alan menatap anisa dan berujar


"anisa apakah malam ini kamu siap akan menuju sebuah pernikahan bersamaku?


anisa pun menatap alan dan dengan pelan menganggukkan kepalanya


alan pun mengeluarkan sebuah cincin emas putih. saat alan akan menyematkan cincin tersebut terdengar suara.

__ADS_1


" stop! " pertunangan ini harusnya tidak terjadi. sahut dr. sarah yang baru memasuki gedung tersebut semua orang yang hadir di sana heran dan kaget tak percaya. dan para tamu undangan pun berbisik entah apa yang mereka bisikkan, dr. sarah terus berjalan dan berhenti tepat di samping rizki.


"apa maksud mu nak sarah? sahut mami Titin ibu dari alan.


" jika pertunangan ini terjadi akan ada dua insan yang akan tersakiti. dan kebahagiaan itu harusnya berpihak pada keduanya.


semua orang yang hadir di sana masih tidak mengerti ucapan wanita cantik itu yang memiliki kulit putih bersih.


dr sarah pun menggenggam tangan rizki dan menariknya naik keatas panggung .


"apa yang kamu lakukan? ucap rizki masih bingung dengan tingkah dr. sarah


kini dr sarah dan rizki sudah berada di atas panggung. dan dr sarah pun meraih tangan kanan anisa dan saling menautkan dengan tangan rizki dan kini tangan anisa dan rizki salain terpaut


" satukanlah cinta kalian. jangan pernah melepaskan satu sama lain. kalian berdua berhak untuk bahagia meraih masa depan yang lebih cerah, tak ada yang bisa mengalahkan, meruntuhkan cinta kalian. jujurlah dengan perasaan kalian masing-masing. ujar dr. sarah dan menangis. alan pun memeluknya dan mengangguk kearah rizki.


rizki menatap anisa begitu dalam dan begitupun anisa dan rizki pun mengungkapkan semua perasaannya yang selama ini dia bendung.


"aku tidak tahu apakah ini cinta atau apa tapi yang aku rasakan sekarang saat kau jauh dari aku merindukanmu. ada rasa untuk melindungi mu aku takut kehilangan dirimu. " rizki pun berlutut dan berkata "bersediakah engkau menjadikan aku sebagai pengganti yang pernah pergi?


anisa pun menatap rizki dan menangis sambil mengangguk dan berkata " aku bersedia.


mendengar itu rizki pun berdiri dan menyematkan cincin di jari anisa sementara hafidz melihat paman dan ibunya bersatu dia pun menangis dalam pelukan omanya. begitu juga ibu mika dan kedua orang tua anisa seta tamu undangan ikut terharu.


yups........kita nyebrang ....... ke pernikahan rizki...... selamat untuk mu rizki akhirnya takdir cintamu berakhir dengan seorang wanita yang pernah membuatmu jatuh cinta pada pangan pertama. 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2