TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 112 extra part 15


__ADS_3

pulang dari restoran naira begitu kecewa karena lowongan pekerjaan yang dilihat nya ternyata sudah ada yang isi


"sudah jangan kecewa masih ada banyak pekerjaan yang menunggumu ucap hafidz.


" iya, tapi kapan? aku sudah membutuhkan uang, ada masih banyak perlengkapan sekolahku belum terpenuhi. ucap naira sedih


kini keduanya sudah masuk dalam rumah dan naira langsung masuk ke kamarnya dalam keadaan sedih mengingat tasnya dijambret.dan hafidz tampak menelpon seseorang dan setelah itu dia kembali menelpon entah siapa yang dia hubungi.


satu jam kemudian seseorang datang dan memberikan paper bag kepada hafidz setelahnya itu hafidz masuk dan menutup pintu kembali.


setelah mandi dan ganti baju naira belajar dengan serius dan terdengar seseorang mengetuk pintu kamarnya dan melihat hafidz di sana berdiri dengan ditangannya sebuah baper bag entah apa isinya.


"apa ini? tanya naira menerima paper bag itu dan kemudian membukanya, alangkah terkejutnya sebuah ponsel keluaran terbaru. " kak aku tidak bisa menerima ini, ini terlalu mahal. ucap naira menolak


hafidz sudah menduga jika naira tidak bisa menerima pemberian orang secara percuma. untuk itu hafidz sudah merencanakan sesuatu.


"siapa bilang itu gratis. " ucap hafidz


"lalu? tanya naira


" kau mau kerja kan? tanya hafidz lagi


"iya aku mau ucap naira kegirangan.

__ADS_1


" begini kau akan menjadi asisten pribadi ku. itu artinya semua baju-bajuku dan lainnya kau harus mengaturnya. kecuali memasak bibi ina yang akan mengurusnya kau cukup mengatur semua keperluanku. bagaimana? dan aku akan memberimu gaji **** perbulannya. ucap hafidz


"baiklah aku merima dengan senang hati penawaran mu. terimakasih ucap naira . dan memeluk hafidz secara tidak sadar. " maaf aku terlalu senang. ujar naira.


Naura menatap hafidz sejenak entah apa dalam pikirannya.


"aku penasaran pangeran katak yang ada di depanku ini sebenarnya sibuk apa sih? kok aku lihat dia terkadang tidak masuk sekolah dan apa pekerjaan sampingannya begitu menyibukkan ya? batin naira.


" kenapa kau melihat ku seperti itu. apa kamu tidak percaya aku bisa memberikan gaji setiap bulan untukmu? tenanglah aku meminta ibu anisa mentransfer gaji mu. ucap hafidz dan pergi


"hei kau curang kau mengatakan jika kau yang akan memberiku gaji bukan tante anisa!"teriak naira kesal.


" tenang saja! "aku hanya bercanda. teriak hafidz dari lantai atas.dan bibi ina yang mendengar perdebatan keduanya hanya geleng-geleng kepala.


...****************...


di rumah utama pak sulaiman anisa dan rizki datang berkunjung menjenguk putrinya yang sekarang tinggal bersama neneknya atas permintaan ibu mika anak dari anisa dan rizki.


"bagai aman kabar kalian? mama dan papa sekarang semakin tua, entahlah apakah suatu saat nanti kami masih bisa melihat cucu-cucu kami menikah.


" jangan berkata seperti itu pa.... hidup seseorang sudah ada yang tentukan. ucap rizki. o... iya mana assyifa kami ingin melihatnya.


"dia belum pulang. mamamu sekarang masih di sekolahnya.

__ADS_1


" bagaimana perkembangan di sekolah TK assyifa pa? tanya rizki lagi dan anisa sekarang di dapur membantu bibi nani menyiapkan makan siang.


"dia sering menanyakan kalian. dia semakin pintar dan menggemaskan. papa sangat bersyukur akhirnya kamu memiliki juga keturunan, dulu papa pikir kamu laki-laki mandul. ucap pak sulaiman yang mengenang bagaimana perjalanan cinta putranya itu ditambah lagi saat harus kehilangan putra pertamanya. ada begitu banyak duka saat itu jika dia mengenang kembali masa itu, air mata pak sulaiman tidak dapat dia bendung.


"pa.... jangan di ingat lagi, itu masa lalu. asal papa tahu sekarang, perusaan almarhum kak rayhan ada begitu banyak perkembangan berkat kerja keras anak semata wayangnya itu. aku bangga dengan anak itu bahkan sekarang perusahaan kak rayhan mengalami begitu banyak kemajuan.


"alhamdulillah papa senang mendengarnya. ucap sulaiman.


tidak lama kemudian terdengar suara memberi salam dan rizki berbalik melihat putrinya tumbuh menjadi putri yang begitu menggemaskan.


" ayah...........!! "teriak nya.


" putri ayah ternyata sudah besar. ucap rizki dan mengecup kening putrinya itu.


"syifa peluk ibu nak, ibu kangen denganmu sayang. ucap anisa meletakkan minuman yang di bawahnya itu di atas meja. putrinya pun memeluk dengan erat dan anisa menghujani kecupan pada putrinya itu.


" ibu kak hafidz mana? asyifa mau memberikan ini buat kak hafidz.ucap Asyifa sambil memperlihatkan gambarnya pada anisa dan rizki, di sana terlihat gambar seorang ibu dan ayah serta dua anak saling bergandengan tangan. dan di atas gambar tertulis keluarga bahagiaku.........


" tulisan itu dibantu oleh gurunya, dan mereka tadi ada kelas menggambar tentang keluarga." jelas ibu Mika


keluarga itu pun duduk dan menyantap makan siang bersama.dan tidak lama kemudian dari sekolah hafidz mampir dan ikut bergabung makan siang bersama keluarganya. setelah makan siang hafidz bermain dengan adiknya itu. kasih sayang yang tidak pernah rizki dan anisa bedakan diantara keduanya.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2