
Semua mata tertuju pada Sky,sorakan MC semakin menambah riuh ruangan,Sky dipanggil lansung untuk menyampaikan sambutannya.
"OK karena sang bintang,toko utama kita sudah datang,maka mari sambut SKY Hilton CEO muda dari Aliansi Grup" teriak MC.
Para tamu serontak bertepuk tangan,walau tamu undangannya tidak sampai ratusan namun suasana sangat meriah,pesona Sky mampu menghidupkan suasana.
Wira terkejut mendengarkan ucapan MC"Apa??? jadi Sky adalah anak Tuan Hilton pemilik Aliansi Grup." wajahnya menegang.
Sky menuju tempat yang telah disiapkan ia mulai menyapa para tamu"Terimakasih untuk semua yang telah hadir,Untuk colega yang telah lama bergabung terimakasih atas partisipasi kalian,berkat kerja keras kalian Aliansi Grup semakin kuat di Manca Global dan untuk Colega yang baru bergabung,Selamat bergabung,persiapkan diri dan mental,target kita bersama kerja kerja kerja,karena yang dapat hasil adalah yang bekerja."
Ucapan Sky mendapat tepuk tangan yang meriah dari tamu.
Sky bergegas meninggalkan tempat,kemudian mendatangi satu persatu coleganya,Evelin terlihat mendekati namun dihadang oleh Anton.
"Maaf Nona,Tuan muda sangat tidak suka orang yang lancang".
Evelin sontak berjalan mundur,yang mulanya sangat percaya diri kini wajahnya nampak memerah karena malu mendengar ucapan Anton.
"Dasar babu sialan,,,!!!kamu berani mempermalukanku,kamu pikir sudah hebat bisa dekat dengan SKY,tunggu kamu saat aku taklukin bosmu aku akan menyadarkanmu bahwa jongos posisinya dimana" Umpatnya semakin kesal dalam hati.
Wira hanya terdiam,mengingat ingat kejadian beberapa hari yang lalu"Aku tidak yakin dengan ini,Sky akan membatalkan semua kontrak yang sudah disepakati,ah bodoh"Ia menyesali terdiam seribu bahasa,disaat yang lain sedang bersenang senang menikmati jamuan.
Acara berakhir,Sky memutuskan kembali ke Hotel,setelah tiba dihotel,ia menyuruh Anton membawa berkas kontrak kerja sama Aliansi Grup dengan Zain Grup yang dikelolah Wira bersama Evelin,setelah memeriksa berkas Sky tersenyum."Anton kamu lanjutkan kerja sama dengan Zain Grup,kalau bisa berikan mereka pekerjaan yang lebih banyak".
Anton semakin heran dengan maksud Sky"Maaf Tuan Muda,bukannya secara tidak lansung anda membatu perusahaannya semakin maju,untuk apa membantunya,lebih baik kita serahkan kepada colega lama kita".
"Anton kamu lakukan saja!Saya bosmu,soal baik buruknya kamu akan tau nanti .Keuntungan apa yang kuperoleh dari kerja sama ini".
Anton tidak berani lagi membantah,ia menundukkan kepala"Baik Tuan Muda".
"Besok kita tunda kepulangan,atur jadwal pertemuan dengan Wira".
"Baik Tuan muda"
"Sekarang kamu boleh pergi,saya juga cukup lelah hari ini,jangan bangunkan saya sebelum jam 9 besok".
"Baik,saya permisi Tuan Muda".Anton meninggalkan Sky.
Setelah beberapa saat ia selesai bersih bersih dan ganti pakaian,ia baru ingat seharian tidak pernah mengabari Mhyca.
Namun karena sudah larut malam ia memutuskan untuk mengirim pesan"Selamat Malam Rubbit,,,maaf seharian aku sibuk,tidak mengabarimu,semoga harimu menyenangkan" dengan emoji senyum.
*****
kediaman Mhyca
Mentari kembali menyapa dengan pancara sinarnya begitu terang menembus jendela,Mhyca yang biasa sudah rapi terlihat tertidur diatas sajadah,karena setelah menunaikan shalat subuh ia bersikir,dan dan berdo'a mohon petunjuk atas prahara dihatinya,Wira dan Sky dua pilihan yang tak bisa ia tentukan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 WIT,Mhyca pun bergegas banagun menuju kamar mandi,setelah selesai dan terlihat rapi ia mencari HP yang diletakkan diatas meja,terlihat ada pesan dari Sky,lalu membacanya.
__ADS_1
"Kakak,,,aku fikir masih marah,aku bersyukur kamu jauh lebih baik".Ucapnya dengan suara kecil.
*****
Di hotel Sky sudah terlihat rapi bersiap menemui Wira.Anton sudah menunggu di depan kamar Sky,kemudian Sky keluar menuju tempat yang telah disiapkan Anton,Beberapa saatereka telah sampai,sudah terlihat Wira dan Evelin,namun mereka tidak menyadari kedatangan Sky.
"Sebenarnya aku masih ragu dengan ucapan pak Anton,sangat tidak mungkin dia memberi kita kepercayaan yang sangat besar" ucap Wira dengan wajah tak bersemangat.
"Kok jadi pesimis???harusnya kita bahagia,kita tidak perlu capek capek buat ngambil hatinya,dengan mudah kita dapat proyek ini,kamu tau Wira jika kita berhasil perusahaan kita akan semakin berkembang dengan pesat".Sabut Evelin dengam senyum lebar diwajahnya,tangannya meraih tangan Wira.
"Kamu tidak tau apa apa"
"Apa yang tidak saya tau Wira???semua orang menginginkan kerja sama dengan Aliansi Grup,lalu kenapa kamu begini,apa kamu takut tidak mampu menyelesaikan pekerjaan ini"Evelin semakin penasaran.
"Kami sempat berselisih beberapa hati yang lalu,waktu aku menemui Mhyca,dia sahabat kecil Mhyca,dan aku hampir memukulnya,itu sebabnya aku tidak yakin,aku fikir ini cuma jebakan."
"Kamu kok berani main pukul orang sih,gara Mhyca kamu bisa berbuat kasar,pengaruhnya sangat buruk" Ujar Evin kesal.
"Maaf nona Evelin,jika tak tahu apa apa jangan menghujat seseorang dengan mudah" Sky sangat kesal dengan ucapan Evelin yang menghina Mhyca.
Wira dan Evelin kaget melihat Sky yang sudah berdiri dihadapan mereka.
"Maaf pak,,,tak seharusnya saya bicara begitu".
"Lain kali jangan membicarakan orang dari belakang,bahaya jika saja orang kau bicarakan tersinggung akibatnya bisa fatal".Ujar Sky dengan tatapan mencekam.
"Kalian harus paham,Jika mau bergabung dengan Aliansi Grup kalian harus fokus,kerja yang profesional,karena saya sangat benci kegagalan,Jangan bawa bawa masalah pribadi dalam pekerjaan".
"Apa ucapan Sky bisa dipercaya?kalau benar berarti ini murni kerja sama,tidak ada alasan balas dendam" Geming Wira dalam hati.
"Kami tau pak,percayalah kepada kami,kami akan bekerja maksimal " ujar Evin berusaha meyakinkan.
"Saya siap menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu dengan hasil yang memuaskan,bekerja keras adalah hal biasa bagiku" Tambah Wira meyakinkan.
"Baiklah,,saya pegang janji kalian,tapi ingat saat proyek berlansung tidak ada kata mundur,saya bisa menuntut jika pekerjaan tidak selesai dan kalian lari dari tanggung jawab."
"Kami bukan pengecut,sesulit apapun perkerjaan kami akan bertanggung jawab".
"Anto ambil surat kontrak baru,untuk proyek baru di beberapa daerah,biarkan Zain grup yang bertanggung jawab."
Anton segera maju dan menyedorkan kertas ke hadapan Wira,kemudian Wira menandatangani kontrak tersebut,dan disusul Evelin.
"Baiklah,karena sudah selesai saya akan pergi"
Sky dan Anton meninggalkan mereka,Evelin sangat senamg dengan kontrak yang telah ia tandatangani"Kita harus siapkam tenaga ekstra,tidak banyak waktu untuk bersantai,semoga 2 tahun ini kita bisa mewujudkan semuanya,perusahaan kita akan berkembang dengan pesat" ujar Evelin sembari memeluk Wira.
"Jangan peluk aku,,,ini tempat umum," ujar Wira
"Maaf,,aku refleks,karena senang "
__ADS_1
"Baiklah mari kita pulang,hari ini kita istrahat,besok kita mulai bekerja lebih keras".
******
Sky telah sampai di kota A,karena merasa dengan perjalanan ia lansung beristrahat,tertidur begitu lelap,pas jam 00.00 HP nya berbunyi.Ia terbangun melihat angka yang terpampang di layar ."11 oct,Rubbit,tunggu kejutanku" ujarnya dalam hati ,ia kembali tidur.
****
Keesokan harinya seperti biasa ia sudah terbangun,meski hari libur,namun ada yang aneh karena suasana dirumah yang cukup luas itu berasa tak berpenghuni,tak ada suara orang lain.
Mhyca mencari teman temannya namun tak mendapati mereka,ia berjalan menuju ruang tamu,dan menemjkan secarik kertas" Kami antar Lisa mengantar Lisa kerumahnya,maaf tidak menunggumu karena tiba tiba,"
"Ah tidak asik,,masa' seharian liburan hanya sendiri dirumah ini,mau kerumah kakak nggak mungkin,dia masih diluar kota,padahal hari ini ulang tahunku,kenapa gak ada yang peduli???Kak Wira juga dari kemarin tidak ada kabar"Mhyca terlihat sangat sedih .
Sementara ditempat Lain Ika dan yang lain sibuk membeli kue dan beberapa perlengkapan ulang tahun,terlihat juga Galang,Guntur dan Gilang.
"Kasihan juga Mhyca dirumah seharian sendiri"
ujar Galang.
"Harusnya kita ajak aja" Ujar Elly
"Nggak jadi surprise dong kalau dia ikut,Elly makanya kurangi makan udang,ketularankan lu,otak mu ditaroh di dengkul" Ujar Mita.
"Eh iya,,,,tapi jangan bilangin Elly bodoh dong". wajahnya cemberut.
"Kamu tidak bodoh Elly,cuma sedikit lemot hahahha" ujar Guntur.
Yang lain ikut menertawai Elly.
"E,,,ada pesan dari kakak bos,jam 5 sore dia sampai dirumah Mhyca,kita cepat pulang,apa semua sudah selesai???"ujar Galang.
"Sudah" sahut mereka serontak.
****
Dirumah Mhyca mulai bosan,seharian tak ada orang yang bisa diajak bicara,dia hanya bermalas malasan berbaring terlentang pada sofa panjang berwarna putih diruang Tv.Tiba tiba ada pesan masuk dari Ika.
"Kamu siap siap kami jemput 20 menit,,,kamu ikut kita teman kami adain acara tiba tiba,dandan cantik,dresscodenya putih"
"Kalian hanya peduli pesta diluar,tapi kalau aku tidak ikut pasti akan sangat membosankan sendiri disini,aku ikut mereka saja,Ulang tahunku ngenes banget Tuhan.
Tak berlama lama ia pun bergegas,berpakaian rapi" Akhirnya ,,,,,seharian sendiri kayak orang bisu,aku mau bersenang senang sebentar" ujarnya.
Selama dia dikamar teman temannya masuk diam diam,menuju taman belakang dekat kolam kecil.
Guntur bergegas mematikan saklar lampu.
Mhyca yang menunggu di ruang tamu sontak berlari keluar menuju pintu depan,dengan ragu ragu ia membuka pintu dikihatnya benda putih diteras rumahnya
__ADS_1