TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 116 extra part 19


__ADS_3

kini naira sudah berada di restoran. dia mencari sosok yang dikenal nya, saat naira berbalik naira begitu kaget bahwa yang dilihatnya tadi betul adanya.


"kak hafidz? jadi kak hafidz ini selain sekolah dia kerja? a.... apa mungkin dia yang melanjutkan bisnis almarhum om rayhan? batin naira. kalau iya sih gak heran kan? ah.... kenapa aku bego gini sih......


naira segera bersembunyi di bawah meja saat hafidz berbalik kearah mejanya. namun saat naira berdiri pelayan restoran itu tidak sengaja menyenggol bahu naira dan minuman yang dibawah pelayan itu tumpah mengenai baju naira


"maaf nona aku tidak sengaja. pelayan restoran itu melihat baju naira basah dan untungnya naira memakai pakaian dalam


dari belakang tiba-tiba tubuh naira sudah tertutup oleh jas seseorang.


" kenapa kau ada di sini, dan lihat kau belum pulang? hafidz melihat naira masih dengan seragamnya.


naira hanya tersenyum kecut tidak tahu harus jawab apa dia merasa malu karena ketahuan.


"duluan lah aku masih ada urusan dan kirim itu di email saya, tatapan hafidz pada sekretarisnya yang terlihat juga masih muda.


sementara naira masih terlihat bengong berdiri di tempatnya dia melihat sekelilingnya, tampak semua pengunjung restoran melihat dirinya.


" ayo! "ikut aku. "hafidz berjalan dan naira pun mengikuti hafidz menuju parkiran


" kau naik mobil? naira kagum melihat mobil hafidz yang begitu mewah menurutnya. "tumben naik mobil tanya naira lagi dan masuk kedalam mobil itu.


sepanjang perjalanan naira terus melihat samping dan di belakangnya.


" kau kenapa? apa yang kamu cari?melihat naira entah seperti mencari sesuatu menurutnya.


"gak. aku hanya memeriksa isi mobilmu. jadi orang sukses mah bebas. naira memonyongkan bibirnya

__ADS_1


" hafidz mengulang senyum dan berucap."makanya belajarlah dengan baik kelak nanti kamu bisa meraih dengan apa yang menjadi impianmu.dan jangan berputus harapan. hafidz terdiam dan


kembali berucap" tadi dari mana kenapa kamu bisa ada di restoran?


naira pun menjelaskan secara rinci sampai dia ada di restoran itu dan seketika hafidz pun tertawa karena merasa lucu.


"jadi kamu menguntit ku? lucu. "


"iya, maaf aku hanya penasaran. naira jujur dengan apa yang dilakukannya


mobil yang dikendarai hafidz terus melaju menyusuri jalan yang begitu ramai. sampai disebuah mall hafidz meminta naira turun.


" lho kok di sini? aku tidak mau turun dan lihatlah pakaianku. aku malu jelas naira namun hafidz terus menariknya sampai akhirnya naira pun turun dari mobil dan mengikuti langkah hafidz masuk ke mall.


hafidz singgah disebuah tempat menjual pakaian wanita dan meminta karyawan di sana membantu naira memilihkan pakaian .


"kak aku tidak mau. ini mahal. " keluh naira.


pelayan toko itu pun mengajak naira untuk memilih dan tentu naira memilih pakaian yang menurutnya cocok untuk dirinya.


" itu tidak bagus. ucap hafidz dan berdiri memilihkan pakaian untuk naira. hafidz memilih pakaian yang menurutnya cukup sederhana.



saat naira keluar dari fitting room itu hafidz tidak bisa berkedip, naira terlihat begitu anggun dengan pakaian itu.


"kak kenapa melihatku seperti itu? apakah ini tidak cocok? kalau begitu aku yang lain. ucap naira

__ADS_1


" tidak. "


"maksud kakak tidak cocok!


" cantik. " ucap hafidz lagi.


"cantik?


" sudah ayo! kita jalan ucap hafidz dan menuju kasir untuk menyelesaikan pembayaran


"kak kenapa banyak sekali baju. ini pemborosan dan juga mahal.


" bisa diam tidak. kata hafidz dan naira pun terdiam.


saat melewati sebuah cermin naira melihat dirinya di pantulan cermin itu


"inikah diriku? jadi aku juga cantik jika, berpakaian seperti ini? batin naira mengingat penampilan raisa siswa baru itu.


" kenapa? kau tidak percaya diri dengan penampilanmu? tanya hafidz yang melihat naira berdiri di depan cermin yang ada di mall itu.


"sedikit , aku hanya bertanya ini bukan diriku. ucap naira lagi sambil terus berjalan menuju pusat permainan.


" ada saatnya perubahan itu terjadi dalam diri seseorang ucap hafidz sambil bermain balap motor dan naira hanya duduk di kursi yang ada di sana .


lanjut naira dan hafidz bermain dance sambil tertawa riang dan berakhir di permainan prizes yaitu Jenis permainan berhadiah seperti mesin capit boneka. Jika mendapatkan 2 boneka bisa berkesempatan ditukar lagi lho jadi boneka yang lebih besar. Tentunya dengan mengikuti games bersyarat.


naira begitu girang saat hafidz berhasil mendapatkan boneka doraemon yang begitu lucu.

__ADS_1


"ini buatmu. ucap hafidz. ayo kita pulang.ajak hafidz dan saat akan pulang hafidz singgah di tempat penjual es krim.


dan keduanya pun menikmati es krim yang begitu dingin menusuk tenggorokan. ada rasa bahagia terpancar di wajah keduanya. perjalanan sore itu adalah sebuah momen tak terlupakan.


__ADS_2