
Hari hari berlalu Mhyca tetap diantar jemput oleh Wira dengan alasan kaki Mhyca yang masih sakit.Disatu sisi Mhyca sangat tidak enak hati karena merepotkan seseorang yang bukan siapa siapa,namun disisi lain Wira yang begitu menikmati aktivitas barunya sebgai driver antar jemput
princes Mhyca begitu pikirnya.
Dikampus hari itu kebetulan dosen terakhir tidak masuk,sehingga Mhyca akan cepat pulang,tanpa memberi tahu Wira,Mhyca berencana pulang sendiri.
Dijalan tidak jauh dari kampus terlihat lisa dan beberapa teman laki laki nya menhadang .
"permisi"sahut Mhyca sembari melempar senyum.
"mau lewat???oh boleh silahkan"jawab Lisa dengan senyum picik.
Mhyca berlalu namun beberapa langkah kemudian dihadang oleh teman lisa,"Stop,,!mau kemana buru buru,kita kenalan dulu cantik.mereka satu persatu menarik tangan Mhyca.
Mhyca yang di keroyok tidak bisa melawan hampir saja dilecehkan tiba tiba muncul Wira dan memhantam satu persatu dari mereka.
"******* kalian,,,berani kau sentuh Mhyca kalian habis,,,!"
Lisa yang melihat kejadian tersebut sontak sembunyi dibalik mobil yang ada diparkiran.
"sial gagal,,,"gumang lisa.
orang suruhan lisa lari terbirik birik,,tanpa menoleh kebelakang.
Mhyca reflek memeluk Wira"aku takut"
"apa yang mereka perbuat?bagian mana yang mereka sentuh?apa kau terluka?"
tanya Wira begitu dengan nada khawatir,melepas pelukan Mhyca,berlanjut memeriksa keadaan Mhyca dari atas kebawah.
"aku gak terluka,tapi aku takut,mereka mulai mau pegang pegang".mhyca menjawan dengan bibir" gemetar,air matanya pun ikut mengalir,karena ketakutan.
"jangan takut,ada aku"Wira meraih tangan Mhyca menyandarkan kepala Mhyca kedalam dada Wira,Mhyca pun merasa lebih aman didekapan Wira.
"kamu kenapa nekat pulang sendiri,aku kan udah bilang telpon aku kalau kelas udah kelar".
ucap wira sembari mengusap kepala Mhyca.
"aku gak mau repotin kamu Kk wira,aku harus mandiri".masih dalam keadaan terseduh mhyca menjawab wira.
"aku tidak pernah merasa direpotkan,jadi pengawalmu itu sudah masuk dalam agenda harianku selama berada di kota ini".ucap wira sambil menyekah air mata Mhyca.
"maafkan aku"
"baik,tapi kamu janji akan selalu menurut,apapun yang kulakukan itu tujuannya agar kamu bahagia,agar kamu nyaman,jangan pernah jadikan beban".
"Aku janji"
"ya udah senyum dulu" wira menngoda mhyca.
__ADS_1
Mhyca melepas senyum paksa namun tetap saja senyum itu bagaikan suntikan obat kuat buat Wira.
"uhhh gemes aku liatnya"gumang wira.
"ayo kita pulang"
Wira pun membuka pintu mobil,disusul mhyca yang masuk duluan,kemudian mobil melaju dengan pelan.
"oya,,,besok kamu liburkan"tanya wira ke mhyca.
"iya,emang ada apa???"
"rahasia,besok saja kamu tau"
"mau tau sekarang"rengek Mhyca.
"gak jadi surprise kalau ngomong sekarang".Wira menjawab sambil menarik hidung Mhyca.
"ah sakit"mhyca memanyungkan bibir.
"abisnya kamu lucu,kan gemes"pikiran Wira fokus akan kejutan yang akan diberikannya ke Mhyca besok.
Mhyca pun terdiam,hanya menikmati perjalanan "ok mhyca kau cukup ikuti alurnya,,kalaupun kk wira belum mengungkapkan cintanya,tapi dengan begini sudah sangat membuatmu nyaman" gumang mhyca dalam hati.
Mobil wira pun melaju,beberapa saat mereka sampai dikostan Mhyca.
Mhyca pun melangkah masuk,dengan perasaan sedikit takut karena berfikir Lisa akan mengganggunya lagi.
dengan ragu mhyca melangkah menuju sumber suara.
"kamu kenapa,kok kayak takut gitu,kita ini masih manusia,bukan hantu yang harus ditakuti".ujar mita.
"nggak apa apa aku kira siapa ternyata kalian.kalian kenapa??"
"eh boleh minjam catatanmu yang kemarin,soalnya ada beberapa yang belum aku mengerti,kamukan yang paling pintar dikelas".ujar elly.
Mhyca mengeluarkan satu buku ringkasan beberapa mata kuliah dan menyedorkan kepada elly"ini,kamu boleh pinjam,besok kan libur,jadi aku gak pake, "
"wah benar benar baik ya,, terimakasih mhyca"ujar mereka.
"sama sama, oy aku duluan ya, "
"ok silahkan"
Mhyca berlalu menuju kamar,meletakkan barang barang,kemudian menuju kamar mandi setelah itu rebahan,"tintong "nada wa muncul satu pesan di hp ,sontak mhyca buka pesan itu.
"jangan lupa besok,cek kotak merah di meja belajarmu!.dengan emoji love,mhyca begitu bahagia,buru buru terbangun kembali dan mendapati sebuah kotak merah diatas meja belajarnya.
"apa ini?" gumangnya hati.
__ADS_1
sontak terkejut,dengan penampakan dresh putih yang mewah dilengkapi accesorries yang mewah pula.
seperti biasa ada kartu" Hadiah kecil untuk mu yang paling Istimewah,Wira".
Suasana hati mhyca sekarang gak bisa di gambarkan lagi,begitu bahagia,serasa melayang layang ke awan.
"Oh good, betul Cinta itu nikmat,cinta itu luar biasa" ucapnya dengan Suara sedikit keras.
Dibalik pintu terlihat lisa yang sedang kesal"Senang senang aja lu sekarang,nanti juga bakal nangis darah"ujarnya.
Waktu pun berlalu,tiba saatnya. Mhyca akan berangkat,namun seketika cemberut"masa aku pake beginian naik motor,ah ganti baju aja de"
ketika hendak ganti gaun tiba tiba bunyi hp"kamu turun cepat,masuk mobil putih yang didepan" .
Mhyca pun bergegas.
Dibawah terlihat ika,lisa,elly dan mita yang sudah berpakaian rapi terkagum kagum dengan penamlilan Mhyca,yang biasanya terlihat natural,dan sekarang nampak begitu cantik dan anggun bak princes.
Mereka mau menghampiri namun keburu mhyca buru buru dan tidak melihat kehadiran mereka berempat.
Lisa kesal"biasa aja kita kita juga cantik"menyengirkan dahi.
Ika mengiyakan lisa karena takut mengubah mood lisa karena mereka pun akan menghadiri sebuah pembukaan Cafe.
Mereka pu ikutan keluar menaiki mobil Lisa.Merekapun bercerita" tau gak ini cafe katanya sangat besar dan mewah,terus ownernya itu pemuda ganteng dan masih Single".ujar elly
"semogah dia jodokhku" ujar mita
"ngarep kamu" ujar ika
mereka pun bersorak tertawa bersama.
Ditempat lain yuli,izzam,dan diki menanti kedatangan Mhyca.karena dari awal merekalah yang menyusun semua party kejutan untuk Mhyca,
Wira hanya terima beres.
para tamu sudah berdatangan,terlihat jugaĺ
Lisa dan teman temannya,,
dan Wira yang sudah standby ditempat yang sudah disiapkan Diki.
tak lama mobil yang ditumpangi Mhyca datang,kemudian seorang pelayan membukakan pintu,Mhyca pun masuk sesuai arahan pelayan yang menjemput.
Tiba ditempat yang disiapakan tiba tiba lampu padam,Mhyca pun kaget karena memang Mhyca takut gelap,tak berapa kemudian lampu hias yang menghiasi taman di cafe yang begitu luas menyala serontak,dan terlihat dihadapan Mhyca sosok laki laki tampan dengan setelan jas putih nampak kekar terlihat rapi yang telah ramai di sebut sebut para tamu di cafe tersebut.ya itu Wira
dengan sebuah buket bunga mawar putih yang segar senada gaum indah yang digunakan mhyca disedorkan Wira kepada Mhyca.
para gadis gadis muda pun serontak merasakan patah hati,karena pujaan mereka telah berlabuh kepada gadis desa yang menjelma bak princes malam itu.
__ADS_1
"Mhyca,aku telah kehabisan kata buat memuji semua yang ada padamu,namun biarkanlah aku,jadikanlah aku tempatmu bersandar,Aku siap ada saat kau butuh,cukup pejamkan mata mu sebut namaku,tidak ada alasan bagiku untuk tidak datang menemuimu,Mhyca jadilah PACARKu,!