TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 74 sebagai pahlawan 2


__ADS_3

setelah permasalahan ponakan mereka selesai akhirnya mereka pun keluar dari ruang kantor.


"hei tuan urusan kita belum selesai ucap perempuan itu menghentikan langkah rizki.


sementara hafidz dan gadis kecil itu heran melihat orang dewasa di hadapan mereka


" baiklah ayo kita selesaikan urusan ini. siapa takut. ucap rizki


dan keduanya pun masuk ke ruang CCTV. satpam yang bertugas pun bertanya pada kedua orang tua siswa tersebut.


"kami kemari mau mengecek sesuatu. jadi tolong buka rekaman CCTV bagian parkiran sekolah ini yang kejadian beberapa menit yang lalu ucap rizki pada satpam itu.


" paman kalau paman salah bilang saja salah. masak paman tidak mau mengalah dengan seorang gadis. bisik hafidz pada pamannya.


"mau jadi pahlawan iya? bisik rizki pada hafidz ponakannya itu.


hingga akhirnya terlihatlah kejadian di parkiran. dan keduanya pun tidak ada yang bersuara.


" siapa yang mau disalah kan jika seperti ini....ha-ha-ha. tawa hafidz pecah.


rizki pun berbalik dan melototi ponakannya itu yang terus tertawa Terbahak-bahak hingga tak sadar diri pak satpam pun ikut terbahak.


"bibi jadi siapa yang salah? tanya gadis yang memiliki tubuh terlihat kecil itu yang duduk dikelas 1 SMP.


" tahu siapa yang salah. yang jelasnya dia yang salah.!! ucap perempuan itu melihat rizki.

__ADS_1


"hei nona jangan menuduh ku seperti itu. enak aja mau menang.


"paman mengalah saja. sahut hafidz yang melihat kedua orang didepannya itu tidak ada yang mau mengalah.


" enak aja. gak! jutek rizki lagi


"aku juga ogah. sahut wanita itu.


satpam yang melihat keduanya tidak ada yang mengalah akhirnya angkat bicara.


" baiklah begini saja tuan berikan uang kepada nona sekian dan nona berikan juga uang sekian ke tuan ini adil kan? jelas pak satpam itu sambil tertawa.


"aku setuju dengan pak satpam. itu baru adil sela hafidz.


akhirnya rizki pun memberikan uang dengan jumlah yang sama dengan uang lima puluh ribu sepuluh lembar.


" nih. uang ganti rugi anda. ucap rizki.


dan perempuan itu pun menerima uang tersebut dari tangan rizki.


"bibi itu namanya tukaran uang. hehehe... cekikan gadis kecil itu.


rizki dan perempuan itu pun terdiam mendengar perkataan gadis kecil itu.


" nah. bapak ibu jika urusan sudah selesai silahkan kembali. karena ruangan ini akan saya segera tutup. ucap pak satpam itu.

__ADS_1


rizki pun keluar dari ruangan itu dan pergi berlalu tanpa mengucapkan satu kata pun.


sementara hafidz pun menyusul dan berbalik ke gadis bertubuh kecil itu dan gadis kecil itu pun melambaikan tangannya.


"sungguh melelahkan hari ini. itu karena ulah mu. tapi paman bangga sama kamu membela sebuah kebenaran.


" ya iyalah paman. ayah dan ibu selalu mengajarkan aku tentang berbuat baik pada siapa pun itu.


"ci ela.... bocah. bangga.


" ya iyalah paman. anak ayah ibu dan ponakan paman. bangga hafidz pada dirinya sendiri.


rizki pun tersenyum. dan saat hendak membuka pintu mobilnya rizki kembali melihat mobil perempuan itu.


"apakah mobil ini milik perempuan tadi? tanya hafidz.


" iya. ucap rizki membenarkan.


"pantas saja perempuan itu marah. mobilnya sebaru ini. ucap hafidz membenarkan.


" kau bocah. jadi kamu membelanya iya?


"iya sih. perempuan itu memang ribet paman. Ibu saja kalau mau ke pesta ayah pasti lama menunggu baru Ibu selesai dandannya. ribet kan? ucap hafidz membayangkan ibunya


rizki pun tertawa mendengar ocehan ponakannya itu dan mereka pun meninggalkan sekolah tersebut.

__ADS_1


__ADS_2