TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 156 extra part 60


__ADS_3

Dari hotel hafidz mengajak istrinya menuju rumah kediaman sulaiman kakek seorang hafidz. naira begitu takjub melihat rumah yang begitu besar dan memiliki halaman yang begitu luas. pertama kalinya naira menginjakkan kakinya di rumah kakek mertua. Hafidz membukakan pintu untuk istrinya.


"Mas ini rumah kakek sulaiman? Naira seakan tidak percaya.


" Iya, ayo! "kita masuk ibu, ayah, kakek dan nenek dari tadi menunggu kita. Hafidz membantu istrinya turun dari mobil.


Naira dan hafidz disambut penuh dengan kehangatan, kakek sulaiman menitikkan air mata bahagia. dia mengingat rayhan ayah hafidz dimana rayhan datang pertama kalinya membawa anisa saat itu.


"papa....sambutlah cucu dan mantumu. ucap rizki membubarkan lamunan papa sulaiman. Rizki paham apa yang membuat ayahnya menangis. rizki juga sebenarnya mengingat hal itu dia tidak bisa membohongi dirinya bahwa ia juga teringat dengan almarhum rayhan kakaknya.


" ayolah nak... masuklah! ini juga rumahmu. hafidz bawa istrimu masuk nak. perintah ibu mika nenek hafidz.


"selamat datang kakak cantik, kenalkan aku syifa adik kak hafidz. asyifa mengenalkan dirinya pada naira dan itu merupakan pertemuan pertamanya dengan naira.


Naira menoleh kearah hafidz seakan bertanya kenapa bisa dia tidak tahu jika hafidz ternyata memiliki adik perempuan. dan naira sudah bisa menebak jika assyifa adalah adik tiri hafidz itu artinya assyifa merupakan anak dari ayah rizki dan ibu anisa.


"Hai... assalamu'alaikum, kamu juga cantik. aku kak Naira satya. panggil saja kak Naira.

__ADS_1


" Baiklah kak Naira. kak Naira tinggal bareng dengan kita kan kek, nek?


"Anisa tersenyum dan menjelaskan jika kak hafidz dan kak Naira hanya bermalam satu malam dan besok akan berkunjung ke suatu tempat. untuk tinggal bareng dengan kita tanyakan sama kak hafidz. jelas anisa pada putrinya.


"Ah.... besok assyifa ikut kan ibu, ayah, kek, nek? kebetulan assyifa kan sudah libur semester.


" ia semuanya ikut bahkan besok pak satpam semua, bibi ina, dan bibi nani, semua ikut.


"bukannya bibi ina di rumah kak hafidz kek? assyifa kembali bertanya.


" siapa bilang? yang di sana siapa? tunjuk hafidz kearah dapur melihat bibi ina dan bibi nani kembali berkumpul.


" sejak dari tadi sayang. gemas rizki pada putrinya itu.


setelahnya mereka makan siang bersama mereka kembali bercengkrama di ruang keluarga. anisa membisikkan sesuatu pada putrinya assyifa.


"Kak Naira ayo! "aku antar istirahat ke kamarnya. ada suprise buat kak Naira di kamar.

__ADS_1


" Bawalah istrimu istirahat. perintah nenek mika pada cucunya. sebelum naira pergi nenek mika mengecup kening naira. " kau adalah cucuku, seperti apapun kondisimu sekarang jangan selalu merasa tidak pantas, semua orang memiliki kekurangan, jadilah dirimu sendiri. nenek yakin kau wanita hebat.


naira memeluk nenek paruh baya itu dan meneteskan air mata, tersentuh dengan kata-kata nenek mertuanya, anisa ikut terharu begitu juga bibi ina dan bibi nani. mereka ikut merasakan apa yang dirasakan naira sekarang. semua berubah dalam waktu sekejap.


sampai di depan pintu kamar assyifa membukakan pintu kamar itu


"surprise........... terlihat dekorasi kamar serba hijau. naira memeluk assyifa. " ayo kak aku bantu masuk. naira duduk di tepi ranjang dan hafidz menyusul masuk."sini kak tongkatnya aku simpan di sini ya. dan ini buat kakak dari kakek dan nenek.


anisa dan rizki juga menyusul naira ke kamarnya. penasaran apa yang assyifa lakukan.


"ayo kak buka. perintah assyifa, kakak naira sama kak hafidz pasti suka. assyifa menggerak- gerakkan naik turun kedua alisnya membuat hafidz tidak bisa menahan tawanya melihat adiknya itu terlihat lucu dan begitu pun anisa dan rizki.


naira membuka bungkus pemberian assyifa saat pembungkus kado terbuka naira kembali membuka kotak itu. seketika naira menitikkan air mata melihat kaki palsu untuknya.


hafidz memeluk istrinya."maafkan aku sayang andaikan saat itu aku tidak membawamu ikut bersama mungkin kaki kamu masih ada. anisa juga ikut menangis. dan assyifa terdiam. bingung.


"Tidak mas, aku tidak menyesali hal itu. aku bahagia menerima ini. sangat bahagia. jelas naira pafa hafidz yang sudah salah paham. " itu sudah ketentuan untukku mas.

__ADS_1


Bahagia menjadi salah satu hal yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Kebahagiaan sendiri merupakan sebuah hal yang akan membuat tubuh lebih sehat, dan hidup lebih berarti


🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2