TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 76 Saran Rizki


__ADS_3

waktu terus berlalu hari dimana rayhan sulit megambil sebuah keputusan. bagaimana tidak istri tercinta saat sekarang sedang hamil dan masa-masa membutuhkan dirinya. dia tidak mau dianggap egois namun disisi lain dia juga harus memutuskan demi perusahaan.


hingga akhirnya rayhan memutuskan menemui rizki di kantornya. Dalam kehidupan tentu kita akan sering berhadapan dengan berbagai pilihan. Beberapa diantaranya mungkin adalah pilihan yang berat karena menentukan masa depan kita. Namun, ternyata gak semua orang berani mengambil keputusan atas pilihan yang tersedia untuk dirinya sendiri


"Hai bro tumben lho kekantor gue. ada apa nih? tanya rizki yang kaget melihat kakaknya itu mengunjungi kantornya.


" lho gue. bahasa apaan tuh. assalamu'alaikum ucap rayhan pada adiknya sambil tersenyum.


"waalaikum Salam. balas rizki kemudian mempersilahkan kakaknya duduk.


" mau minum? kopi barangkali? tawar rizki.


"no.... ucap rayhan. saya kemari mau meminta pendapatmu. lanjut rayhan


" pendapat? tanya rizki.


" ya ucap rayhan. kemudian terdiam sejenak dan melanjutkan ucapannya. Menghadapi anisa yang sedang hamil membutuhkan kesiapan dan kesabaran tersendiri. Pasalnya kadar hormon yang naik-turun dalam tubuh akan membuat suasana hati anisa berbeda dari biasanya.ucap rayhan.

__ADS_1


"terus. tanya rizki yang masih bingung maksud rayhan


" aku tidak tahu keputusan apa yang harus kuambil. perjalanan bisnisku besok lusa jika aku tidak berangkat maka perusahaan akan kehilangan saham beberapa persen. namun disisi lain aku menghawatirkan anisa apalagi


sekarang ini Anisa perlu didampingi dan butuh perhatian lebih karena biasanya awal kehamilan merupakan masa-masa terberat jika wanita mengalami masa-masa seperti mual dan muntah. terang rayhan.


"apakah anisa sudah kamu beritahu sebelumnya masalah ini? tanya rayhan.


" ya. sebelumnya aku pernah memberitahukan masalah ini. namun belum ada jawaban.


"maksudnya?tanya rizki lagi


"aku yakin anisa akan mengerti. dan anisa bukan wanita lemah. ucap rizki


" ia. tapi aku sangat khawatir.


"aku paham. kau begitu sangat perhatian dengan istrimu. aku salut denganmu ucap rizki. kemudian terdiam " mengapa tidak kamu bawa saja anak dan istrimu sekaligus liburan.

__ADS_1


"sepertinya tidak mungkin. melihat kondisinya sekarang.


" saran saya baiknya kak rayhan konsultasikan hal ini pada anisa. ucap rizki.


"ya kamu benar aku harus mengkonsultasikan hal ini pada anisa. ucap rayhan


"aku yakin anisa akan mengerti. apa lagi ini juga sangat penting untuk perusahaan. tenanglah anisa akan baik-baik saja dia wanita yang kuat. ucap rizki lagi meyakinkan kakaknya.


"sekuat bagaimana pun wanita itu yang namanya mengandung dan Melahirkan itu berat, sakit, biar kaum ibu saja. Bersyukurlah kaum bapak yang tidak diberi tugas Tuhan untuk melahirkan. Kita yang menyaksikan saja ngilu, apalagi yang menjalaninya. Perjuangan kaum ibu luar biasa, nyawa adalah taruhannya. " terang rayhan yang mengingat bagaimana perjuangan istrinya saat melahirkan anak pertamanya. kemudian rayhan kembali melanjutkan perkataannya "satu hal yang ku minta jika aku pergi aku menitipkan keluarga kecilku. bantu aku menjaganya saat matinya aku pergi.


" tenanglah. mereka adalah keluargaku ku juga kau saudarku satu-satunya anakmu juga sudah Kuanggap anakku sendiri.


hingga akhirnya mereka pun terus melanjutkan obrolannya tak hanya itu keduanya pun saling menanyakan perkembangan bisnis mereka masing-masing.


terus berikan dukungan kalian dengan cara


beri like tanda suka

__ADS_1


komentar adalah merupakan motivasi


dan memberi vote adalaha merupakan kasih sayang.


__ADS_2