TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 84 Lagi-lagi rizki menolong anisa


__ADS_3

hari ini anisa akan berangkat ke butik karena sudah beberapa bulan ini serli tidak masuk bahkan saat kabar tentang rayhan pun serli tidak pernah mengabari dirinya. entah kemana jejaknya. pikir anisa.


namun saat akan berangkat seorang tamu mengantarkan sebuah undang untuk keluarga pak sulaiman.


"apa itu? tanya rizki yang juga baru turun dari dan bersiap menuju kantor.


" undangan pernikahan teman mama katanya ucap anisa." kalau dilihat dari tanggalnya sih acaranya sebentar malam. ujar anisa lagi. dan memberikan undangan tersebut pada rizki.


"terus mama kapan pulang? apakah ada kabar? tanya rizki sambil melihat undangan tersebut.


" mungkin sebentar malam. ujar anisa


"kamu sendiri mau kemana? aku akan ke butik sekaligus mengantar hafidz ke sekolah.


" tidak usah kak. aku bisa sendiri aku akan naik taxi online saja.


"tidak aku yang akan mengantarmu. ucap rizki dengan tampang datarnya.


tak lama kemudian hafidz datang dengan seragam sekolahnya dan siap untuk berangkat. melihat paman dan ibunya diam hafidz pun dipenuhi pertanyaan.


" paman dan ibu kenapa? bertengkar lagi? heran hafidz melihat kedua orang tua itu tidak pernah akur.


"tahu pamanmu tanyakan langsung padanya.


" sudah lah ayo berangkat . aku menunggu di mobil.


"jadi paman akan mengantar hafidz? baguslah uang jajan ku tidak keluar lagi untuk ongkos ojek online.


...****************...


sampai di butik anisa hendak turun.


" aku akan menjemputmu lebih awal jadi bersiaplah

__ADS_1


"kak tidak usah jemput aku. aku bisa pulang sendiri. tolak anisa


"kita akan ke pesta sebentar malam. kau harus ikut menemaniku.


"kenapa harus ikut. aku malas ke pesta.


" tidak ada kata malas kau harus ikut sebentar malam.


"kalau aku tidak mau apa yang akan kamu lakukan.


" aku akan memaksamu. kau sudah tahun kan?


"aku tahu. kau tukang paksa. kesal anisa. " sudah sana go! usir anisa karena rizki belum juga beranjak pergi anisa pun masuk kedalam butik.


melihat anisa sudah masuk ke butik dan memastikan sudah aman rizki pun melakukan mobilnya. namun saat di perjalanan rizki melihat ponsel anisa ketinggalan akhirnya dia pun memutar balik mobilnya.


di butik anisa melayani begitu banyak pembeli hingga dirinya kewalahan dan tidak sadar seseorang perempuan yang mencurigakan masuk di ruang kasir tersebut. sementara pembeli yang satunya sengaja mengalihkan perhatian anisa agar teman satunya yang sedang beraksi tidak ketahuan.


namun saat sedang beraksi bertepatan rizki masuk dan rizki melihat perempuan mencurigakan di ruang kasir rizki pun mendekat di bagian kasir berpura-pura sebagai pembeli yang sedang bertanya.


" perempuan itupun gugup menjawab sementara tas anisa sudah dalam genggamannya.


"maaf apakah anda karyawan disini tanya rizki dengan curiga karena melihat tas anisa sudah digenggaman perempuan.


namun belum sempat perempuan itu pergi rizki sudah mencekal tangannya. anisa kaget melihat rizki menggenggam tangan perempuan itu.


" kak rizki apa yang terjadi dan sejak kapan kak rizki di sini.


"sejak tadi. apakah itu tasmu? tanya rizki pada anisa sambil menunjuk tas yang dipegang perempuan itu.


" iya ini tas ku dan anda siapa? tanya anisa dan merebut tanya.


"dia pencuri jawab rizki.

__ADS_1


" tuan nyonya lepaskan aku. jangan laporkan aku ke polisi. aku mohon. aku melakukan ini demi anak saya jawab perempuan itu.


sementara teman perempuan itu sudah ketakutan dan hendak kabur dan lagi-lagi rizki mengetahui dan begitu teman perempuan itu hendak kabur dengan sengaja rizki mengambil kursi pas ditengah jalan dan perempuan itupun jatuh anisa yang tidak tahu membantu perempuan itu berdiri. dan rizki segera meminta anisa untuk tidak melepaskan perempuan itu. anisa pun menurut.


"ini temanmu kan. jawab! bentak rizki.


" iya dia temanku jawab perempuan itu dengan jujur.


"pembeli yang lainnya pun ikut membantu anisa menangani pencuri tersebut.


taka lama kemudian pihak kepolisian pun datang dan segera rizki memperlihatkan rekaman CCTV.


" wah jika suami anda sedikit terlambat maka habislah semua uang dikuras pencuri tadi. ucap pembeli disitu.


rizki dan anisa hanya tersenyum mendengar berbagai ocehan pembeli itu.


"terimakasih kak. ucap anisa


" ya.. lain kali jangan gegabah. harus selalu waspada. ucap rizki dan menyerahkan ponsel anisa yang ketinggalan.


"sekali lagi terimakasih kak. ucap anisa.


" ok. jadi siapkan dirimu sebentar malam ke pesta sebagai ucapan Terimakasih mu. ucap rizki hendak pergi.


"baiklah ucap anisa "tukang paksa. lirih anisa lagi namun masih terdengar oleh rizki.


rizki mendengar itu hanya tersenyum dan pergi menuju kantornya.


aku sudah berjanji akan selalu menjaga keluarga kecilmu dan lihatlah istrimu dan apakah kau tahu ini tangung jawab yang sangat besar untukku batin rizki mengingat rayhan kakaknya.


kasihan dirimu rizki😞😞😞😞......... kapan kau akan menemuka kebahagiaanmu....


selain beri dukungan buat author.....

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2