TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Part 68


__ADS_3

Malam harinya ketika aku sedang menunggu mas Fandi pulang, jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi mas Fandi belum pulang juga. Aku takut mas Fandi kenapa-kenapa. Sampai jam 1 pagi mas Fandi baru pulang kerja, saat itu aku baru selesai menjalankan kewajiban sepertiga malam. Aku melihat mas Fandi menuju kamar mandi sambil membawa baju ganti. Setelah 15 menit mas Fandi keluar dari kamar mandi dan duduk di tempat tidur. Aku mencium tangannya.


" Tumben pulang jam segini,mas."


" Lagi banyak kerjaan." jawabnya ketus.


Aku yg menyadari perubahan mas Fandi segera mendekatinya.


" Mas, kamu sholat dulu biar lebih tenang dan ga emosi kayak gini. Setelah itu baru kita bicara lagi."


Mas Fandi segera berdiri lalu ke kamar mandi untuk wudhu. Setelah itu dia sholat.


Setelah selesai sholat aku membantu mas Fandi meletakkan perlengkapan sholatnya, lalu kami duduk di sofa yg ada di kamar.


" Mas, sekarang bisa cerita kenapa hari ini mas pulang larut dan kenapa kamu ketus banget sama aku. Kalau aku ada salah, tolong tegur aku. Aku ga mau kita berantem karena masalah yg ga jelas."


" Kenapa kamu ga cerita kalau sering ketemu Zayn. Apa kamu sengaja mau bernostalgia sama mantan kamu."


" Ceritanya ada yg cemburu nich. Kalau lagi marah manggilnya ketus gitu ya. Biasanya manggil ' yank' hilang juga tu panggilan yank."

__ADS_1


godaku sambil menjawil hidung mas Fandi.


" Aku serius yank. Kamu kan tau dari dulu aku cemburu sama Zayn, apalagi mendengar kabar dari bodyguard yg biasa ngawasin kamu, terus ngirim foto kamu dan Zayn beberapa kali ketemuan. Lama-lama aku kurung kamu d rumah. Biar ga bisa ketemu cowok lain."


" Ralat ya mas, kami ga ketemuan tapi ga sengaja ketemu. Aku ga cerita karena takut masalahnya jadi panjang. Lagipula aku tau kok suami tercintaku ini bucinnya ga ketulungan."


" Itu karena aku cinta banget sama kamu,yank. Aku ga mau Zayn merebut kamu lagi dariku. Cukup kemarin aku kehilangan momen kehamilan abang dan kakak. Aku ga mau anak-anak aku dekat dengan laki-laki lain."


" Kamu percaya kan mas, semua yg ada di dunia ini sudah ada yang mengatur. Begitu juga dengan jodoh. Insyaallah kamu adalah jodoh yg dikirimkan Allah untukku. Buktinya 2 kali aku nikah berakhir perceraian. Dan akhirnya aku nikah sama kamu. Kamu ga usah khawatir, yank. Aku cintanya cuma sama kamu kok."


" Istriku udah bisa gombal ya. Belajar dari mana sich." goda mas Fandi.


" Aku bucinnya cuma sama kamu, yank."


" Iya. Sayang udah makan belum?. Mau d buatin teh anget atau kopi?"


" Kopi aja yank. Sekalian mau begadang. Udah lama gak dapat jatah."


" Apaan sih yank."

__ADS_1


Aku memukul lengan mas Fandi sambil tersenyum malu-malu karena godaan mas Fandi. Aku segera pergi ke dapur membuatkan kopi dan cemilan untuk mas Fandi.


Di kamar kami duduk di sofa sambil ngobrol. Aku bersandar di bahu mas Fandi.


" Yank, Alva dan Vira kan sudah sekolah, kalau kita bikin dedek lagi kamu siap ga?"


" Mas Fandi mau punya anak lagi?"


" Iya yank. Kalau kamu ga keberatan. Aku ga sabar lihat perut kamu buncit, bikin gemes. Aku pengen ngerasain momen kami ngidam, morning sick, periksa kandungan setiap bulan. Manjain kamu, terus menemani kamu saat lahiran. Aku udah melewatkan momen itu saat anak-anak kita lahir. Sekarang aku pengen ngerasain momen itu lewat baby kita nanti."


" Ya udah besok kita konsultasi dengan dokter kandungan."


" Ngapain harus konsultasi, sekarang aja kita bisa bikin."


Adegan selanjutnya di skip aja ya.


Maaf lama ga update karena banyak kesibukan dan sakit sehingga mempengaruhi mood.


Semoga suka dengan lanjutannya dan ditunggu komentarnya. terimakasih 🙏

__ADS_1


__ADS_2