TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Part 36


__ADS_3

Setelah pembicaraan itu mereka mempersiapkan pernikahan Arka dan Rosa meskipun sederhana. Ijab Kabul dilakukan di ruang VIP tempat bu Anggi dirawat. Arka dengan lancar mengucapkan ijab kabul.


" Bagaimana para saksi?" tanya pak penghulu


" Sah." jawab semua orang yg ada disana.


Setelah pembacaan doa, Arka dan Rosa saling bertukar cincin kemudian menandatangani berkas dari KUA. Tak lama setelah itu terdengar suara nyaring dari alat pendeteksi jantung. Bu Anggi d nyatakan meninggal dunia oleh dokter yg selama ini merawatnya.


Duka sekaligus bahagia kini dirasakan oleh Rosa. Dia bahagia karena berhasil menikah dengan Arka tapi dia juga bersedih mama tercintanya meninggalkan dia untuk selamanya.


" Sayang, kamu harus kuat ya. Mama Siska yakin mama Anggi sudah bahagia disana. Kamu harus mendoakan beliau ya dan tetap jaga kesehatan karena sekarang ada satu nyawa yg harus kamu jaga." nasehat mama Siska.


" Iya ma. terimakasih karena mama Siska selalu ada buat aku. Aku beruntung memiliki mertua sebaik mama."


Mereka berpelukan sambil mengusap air mata yg menetes di pipi mereka.


Setelah 40 hari kepergian bu Anggi, Rosa dan Arka tinggal d rumah mama Siska. Arka sibuk dengan urusan kuliah dan beberapa cabang cafe yg ada d luar kota sehingga dia jarang pulang ke rumah. Sementara Rosa mulai merasa bosan dan merasa terabaikan. Tak ada kehangatan yg d berikan Arka padanya, padahal mereka pengantin baru. Rosa memutuskan untuk shopping dan have fun dengan teman-temannya tanpa memikirkan statusnya sebagai seorang istri. Rosa bahkan tidak pernah menyiapkan kebutuhan Arka. Semua Arka lakukan sendiri. Padahal dulu Rosa sangat mencintai Arka, tapi kenyataannya setelah menikah dia cuek aja, maklum anak manja.


Hari ini Arka ada janji ketemu sahabatnya, Doni.

__ADS_1


" Hai bro. Sorry lama nunggu. Ada sedikit kerjaan di kantor."


" Santai aja bro. Gue juga baru datang. Lo mau pesan apa?" Arka memanggil pelayan cafe yg kebetulan lewat.


" Maaf pak, anda mau pesan apa?"


Doni yg melihat Arka hanya diam saja sambil menatap pelayan cafe yg ada di depannya langsung berinisiatif memesan makanan dan minuman untuk mereka. Setelah mencatat pesanan, pelayan tersebut pergi meninggalkan mereka.


" Ngapain lo bro dari tadi melongo ngeliatin pelayan cafe itu." Katanya sambil menepuk pundak Arka.


Arka yg kaget seakan tersadar dari lamunannya.


" Bisa jadi bro. Buktinya lo sampai ga denger waktu gue panggil2. Emang lo ga ngerasain hal yg sama ke Rosa?"


" Lo kan tau gue terpaksa menikahi Rosa karena keinginan nyokap gue, tanpa ada cinta."


" Sabar ya bro. Gue yakin suatu saat lo pasti bertemu cinta sejati lo."


" Aamiin 🤲🤲🤲."

__ADS_1


Sedang asyik ngobrol, seorang pelayan datang membawa pesanan mereka tapi bukan cewek yg tadi mencatat pesanan mereka. Arka merasa kecewa karena gadis yg mencuri hatinya tak lagi muncul.


" Maaf mas kalau boleh nanya, cewek yg tadi mencatat pesanan kami kemana ya?"


" Oh Clara ya. Tadi dia dipanggil manager cafe ini mas. Ada yg mau disampaikan ke Clara, nanti sy sampaikan."


" Ooo jadi namanya Clara." 🤔🤔🤔


" Iya mas. Kalau boleh tau mas ini ada perlu apa ya sama Clara?"


" Ga papa kok mas. Saya hanya penasaran saja dengan cewek itu." jawab Arka.


" Oooh gitu ya mas."


" Dia sudah lama kerja disini?" tanya Doni kepo.


" Sudah 2 tahun mas. Dia kerja part time disini karena dia harus sekolah juga."


😲😲😲😲😲 Arka dan Doni melongo mendengar penjelasan pelayan itu.

__ADS_1


__ADS_2