
dari butik anisa menjemput hafidz di sekolahnya. dan tiba-tiba anisa mendapat telepon dari ibu mertua untuk menemuinya di sebuah restoran.
hingga akhirnya anisa dan hafidz menuju restoran yang dimaksud ibu mertua. dan ternyata ibu mika tidak hanya sendiri.
flashback pun di ceritakan
saat ibu mika di salon ia bertemu dengan teman lamanya yang bernama mami titin juga dulu pernah bertetangga dengannya. namun karena sebuah bisnis hingga akhirnya mami titin meninggalkan kota xx dan dia juga memiliki seorang putra yang sudah lama menduda.
mami titin mendengar kabar jika ibu mika memiliki menantu yang ditinggal mati oleh suaminya dan memiliki seorang putra.
hingga akhirnya mami titin meminta dengan ibu mika untuk bisa di pertemukan dengan anisa. walau sedikit ragu ibu mika dengan terpaksa mengiyakan permintaan mami titin karena tidak enak hati untuk menolak.
flashback pun berakhir
"nah ini anisa dan ini anaknya ucap ibu mika memperkenalkan anisa dan hafidz dengan teman ibu mika yang bernama mami Titin.
"Anisa ini mami titin teman lama mama. ucap Ibu mika. anisa pun tersenyum ramah pada mami titin dan memperkenalkan nama.
__ADS_1
selang beberapa menit tibalah seorang lelaki dan menyapa mami titin.
" maaf ma aku terlambat karena hari aku ada sedikit urusan ucap laki-laki itu.
hingga mami titin pun memperkenalkan putranya itu pada anisa.
"alan ini anisa istri dari almarhum rayhan dan ini hafidz anak anisa. dan ini tante mika ibu dari rayhan. kamu masih ingatkan dengan tante mika?
" ya jelas aku masih ingat. ucap alan
di restoran yang sama ternyata rizki juga ada di sana sedang meeting dengan klien. setelah pembahasan meeting selesai tidak sengaja rizki melihat anisa dan hafidz serta mamanya tampak tidak jauh dari tempat duduknya.
rizki sedikit penasaran apa yang dilakukan mamanya dan anisa di tempat itu dan bertanya dalam dirinya siapa perempuan paruh baya itu dan laki-laki yang hampir seumuran dengannya.
ada rasa tidak suka pada diri rizki melihat anisa berbincang dengan laki-laki lain apalagi satu meja seperti itu.
"maaf Pak rizki kami mohon diri. ucap klien itu dan rizki pun mempersilahkan. dan sekertaris rayhan yang bernama amar pun pamit undur diri.
__ADS_1
tidak lama kemudian rizki pun menghampiri anisa dan duduk di sampingnya. anisa kaget rizki tiba-tiba hadir ditengah-tengah mereka dan langsung menarik tangan anisa untuk pergi. hafidz yang melihat ibu dan pamannya pergi pun memberitahu pada ibu mika.
"apaan sih kak, lepas tidak. sakit! "
rizki pun melepaskan atika dengan raut wajahnya yang tidak bisa ditebak oleh anisa. atika merasa kesal dengan sikap rizki.
"maaf aku menyakitimu ucap rizki. "
namun atika memilih diam membuat rizki semakin merasa bersalah.
"aku tidak suka kau dekat dengan dia.
" lalu apa salahnya. aku bebas mau berteman dengan siapa saja. dan kau tidak punya hak untuk mengatur hidupku. aku capek aku lelah hidup dalam bayangan. apa kau pikir aku bahagia dengan semua ini. tidak! aku menunggu dia kembali. tapi apa?
anisa tidak bisa lagi membendung perasaanya dia tidak tahu jalan yang sekarang dia tempuh. hidup di rumah mertua tanpa seorang suami dan dipenuhi dengan bayangan.
tidak lama kemudian ibu mika dan hafidz datang menyusul. melihat ibu mika datang rizki pun mengajak anisa untuk pulang. anisa dengan segera menghapus air matanya dan berusaha untuk baik-baik saja di depan ibu mertua.
__ADS_1