
mengingat perkataan serli beberapa hari yang lalu agar anisa mau membuka hatinya untuk rizki. namun anisa tidak yakin jika rizki masih mencintainya . melihat sikap rizki yang terlihat dingin akhir-akhir ini membuatnya bimbang hingga pada akhirnya anisa menuju kantor rizki.
secara tidak sengaja saat anisa hendak menemui rizki untuk berbicara dari hati kehati tidak sengaja anisa melihat rizki dan dr.sarah berbicara tampak serius.
"rizki mengapa kau menolak ku malam itu. apa aku tidak pantas untukmu?" ucap dr sarah
" bukan pantas dan tidak pantasnya."ujar rizki
"lalu apa alasanmu! kau tahu sejak pertemuan pertama kita aku sudah mencintaimu. dan saat aku tahu bahwa cintaku bertepuk sebelah tangan, itu sangat menyakitkan. " jelas dr. sarah
" maaf, jika itu menyakitkan untukmu. ucap rizki
"lalu apa alasanmu? kau mencintai anisa?
" apa peduli denganmu?
"karena jika iya aku akan mundur. ucap dr. sarah lagi. kenapa kau tertawa? kau masih memiliki perasaan dengan anisa kan?
" aku tidak tahu. "
__ADS_1
deg..... mendengar perkataan rizki anisa semakin yakin jika memang rizki sudah tidak memiliki rasa itu. dan anisa semakin yakin jika dia memang harus memutuskan apa yang terbaik untuk nya. anisa pun pergi dari tempat itu.
"aku melihat di matamu bahwa kau masih mencintai anisa. " senyum sinis dr. sarah. "iya kan? jawab! "
"iya aku masih mencintainya sampai sekarang. puas! "
"baiklah cukup aku mendengar pengakuan mu hari ini. jika kau mencintainya sebelum terlambat kejar dan perjuangkan. " ucap dr. sarah dan pergi meninggalkan rizki dengan penuh air mata .
...****************...
serli mendengar pengakuan anisa ikut hanyut dalam kesedihan. harapan serli untuk menyatukan anisa dan rizki sirna. anisa sudah mengikuti kata hatinya dan mengambil keputusan jika dia akan menerima pertunangannya dengan alan.
sepulang dari rumah pak sulaiman anisa menuju butiknya dan alan menemuinya dan meminta anisa untuk makan malam di sebuah restoran.
malam itu keduanya sangat menikmati makan malam romantis. dan malam itu juga alan mengutarakan isi hatinya dan meminta anisa untuk bertunangan dengannya
namun malam itu anisa belum memberikan jawaban. karena semua jawaban anisa harus melalui persetujuan kuda orang tuanya dan juga anak semata wayangnya.
flashback pun berakhir
__ADS_1
serli mendengar hal itu pun hanya bisa memberi dukungan kepada sahabatnya itu. dan keduanya menangis baru.
serli pun membujuk hafidz untuk bisa memahami ibunya. awalnya hafidz menolak karena bagi hafidz hanya paman rizki yang bisa menggantikan posisi ayahnya.
namun setelah mengetahui jika paman rizki nya tidak mencintai ibunya dia pun akhirnya memberi restu untuk sang ibu.
kabar tersebut sampai ditelinga kediaman pak sulaiman. semua yang mendengar kabar jika anisa dan alan akan bertunangan minggu depan, ikut shock.
sementara rizki yang baru datang dari kantor mendengar kabar itu hanya terdiam. dan mengingat kembali perkataan dr. sarah "jika kau mencintainya sebelum terlambat kejar dan perjuangkan. kini rizki baru tahu bahwa dr. sarah sudah mengetahui sebelumnya tentang hal ini.
" apa yang akan kamu lakukan? tanya pak sulaiman. "lihatlah karena ego mu kau akan kehilangan dirinya. "
"aku akan berdoa untuk kebahagiaannya. ucap rizki.
" itu artinya kau gagal menjalankan amanah, menjaga keluarga kecil rayhan kau tidak bisa tapi, justru orang lain yang akan mengambil posisi itu.
rizki mendengar perkataan pak sulaiman hanya terdiam. seakan ada penyesalan mengapa dirinya terus mengulur waktu.
"pupus lah pengharapan ku.... untuk menyatukan deng rizki dan non anisa ucap bibi nani dan bibi ina hanya menertawakannya karena bagi bibi ina raut wajahnya sangat lucu.
__ADS_1
berikan komentar dan like nya🤗🤗🤗🤗🤗🤩🤩 agar author lebih konsentrasi melanjutkan cerita ini biar lebih sempurna.... maaf jika di bab sebelumnya agak hancur kata-kata dan ceritanya. jujur kadang author hilang ide.... 😄😄😄😄😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇