
"ibu jawab hafidz ibu!! ibu jangan seperti ini. hafidz sendiri bu!!
semenjak kabar kehilangan kontak pesawat yang ditumpangi rayhan membuat keluarga pak Sulaiman seakan kehilangan sebelah sayapnya
ditambah kabar tentang keguguran anisa membuat keluarga pak sulaiman semakin dirundung duka.
ruangan itu terlihat terbaring lemah dengan pandangan kosong. Hanya air mata yang terus menetes tanpa adanya suara atau gerakan membuat siapapun yang melihatnya akan ikut bersedih. Bagaimana tidak banyak terukir kenangan yang membekas dibenak anisa bersama seorang rayhan yang sudah menjadi ayah dari anak-anaknya juga sebagai sosok iman yang baik dan suami yang penuh cinta kasih serta penuh tanggung jawab pada keluarga. Hidup bersama dan menemaninya sudah puluhan tahun hingga membuat jiwa anisa terguncang dan sebagian memori dalam sekejap hilang.
Kau pamit dariku dan kau pergi meninggalkan sejuta kenangan terindah untukku. apakah kau tahu kepergian mu meninggalkan juga luka untukku...... kau jahat mas ray kau jahat kau mengingkari janjimu.
Mas rayhan... Jerit anisa. Dan kembali terdiam ditempat duduk nya.
"Ibu jangan seperti ini hafidz mohon ibu....!! Tangis hafidz memecahkan keheningan di ruangan itu hingga yang lainnya ikut menangis.
Rizki melihat pemandangan itu dengan segera memeluk ponakannya
__ADS_1
" Lihat paman. Ibu kenapa seperti itu. Lihat paman! Tangis hafidz " Ayah....kenapa ayah tidak pulang Kenapa!! teriak hafidz lagi.
"Hafidz lihat paman. Kamu sudah janji kan sama ayahmu untuk menjaga ibumu?
" Iya paman. Hafidz akan menjaga ibu. Tapi kenapa ibu tidak mau berbicara. Kenapa paman. melihat aku saja ibu tidak mau.
Rizki pun kembali memeluk ponakannya itu dan berjanji dalam dirinya jika akan berusaha mengembalikan senyum diwajah anak dan istri kakaknya itu.
"Kak rayhan lihatlah anak istrimu kau pergi meninggalkan luka pada mereka. Batin rizki
dan rizki pun melepaskan pelukannya pada ponakannya dan menatap anisa serta memegang kedua bahu anisa yang duduk terdiam.
saat rizki hendak pergi membawa hafidz tiba- tiba anisa merespon.
"tudak mungkin! jangan. aku mohon. jangan pisahkan aku dengan anakku. ucap anisa dan menangis
__ADS_1
rizki berbalik melihat anisa dan hafidz pun berlari memeluk anisa
" ibu... teriak hafidz dan langsung menghamburkan tubuhnya dalam pelukan anisa.
senyum mengembang di wajah rizki serta yang lainnya.
Bagi mereka yang mampu mengambil hikmah dalam setiap kejadian yang ada dan selalu bersyukur, maka akan mampu melewati ujian-ujian kehidupan ke depannya. Jangan pernah mengeluh sesulit apa pun keadaanmu.
Yakin bahwa setiap ujian adalah cara Tuhan untuk mendewasakan kita. Terlebih semua ujian hidup ini tak ada yang abadi.
komentar adalah motivasi bagi authorπ₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
like dan komentar adalah semangat membangun buat authorπ₯³π₯³π₯³
memberi vote adalah kasih sayangπππ
__ADS_1
like komentar dan vote darimu wahai para pembaca setia TAKDIR cintaku tak bisa lagi author ungkapkan. author cinta padamu selalu memberi dukungan buat author . author sadar yang author tulis ada banyak kekurangan baik dalam segi bahasa, kata setiap kalimat, dan lain sebagainya.
ππππππππππππππ