TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 98 extra part 1


__ADS_3

kini hafidz sudah berumur 19 tahun dan sudah menjadi Siwa SMA kelas tiga. selain sebagai siswa hafidz juga sudah mengurus perusahaan almarhum ayahnya.


"hari ini aku akan mengantarmu. ucap rizki yang lupa jika hafidz sekarang sudah bukan hafidz bocah nya yang menggemaskan.


" apakah ayah Sudah sedikit pikun? " aku bukan hafidz bocah mu lagi yang menggemaskan, yang setiap saat kamu antar dan dijemput. kesal hafidz


rizki tertawa mendengar ocehan anak sambungnya itu, bisanya dia lupa jika baru satu minggu ini dia memberikan kado ulang tahun anak sambungnya diusianya 19 tahun dan juga sudah memimpin perusahaan ayahnya sendiri


rizki bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri anisa yang masih bergelut dengan pekerjaannya membantu ART nya di dapur.


"sayang kok aku bisa lupa jika anak kita sudah dewasa. ucap rizki yang bersandar dimeja dapur menghadap meja makan sambil melihat hafidz menghabiskan sarapannya.


sementara anisa sibuk memisahkan sayur yang sudah busuk dan yang masih segar untuk disimpan di lemari pendingin


" sayang kenapa kamu hanya tersenyum.


"terus aku harus bilang apa dong? makanya sayang itu otak direfleksikan, jangan hanya disibukkan dengan pekerjaan. ucap anisa

__ADS_1


" sepertinya ada yang mengajakku liburan. goda rizki yang memeluk istrinya dari belakang.


"baguslah kalau di situ sadar ucap anisa lagi dengan santai. dan rizki pun berjanji akan libur berdua di sebuah tempat. sementara bibi Romlah tersenyum melihat kebahagiaan majikannya


sementara hafidz dari tadi masuk ke kamarnya untuk bersiap berangkat ke sekolah karena hari ini ada ospek di sekolahnya dan dia sebagai ketua panitia di kegiatan itu.


setelah pamit hafidz pun berangkat namun dia berhenti dan menolah


"ibu hari ini aku tidak pulang jadi jangan menungguku. ucapnya


anisa mengiyakan dan dia paham maksud hafidz jika dia akan bermalam di rumah peninggalan almarhum suaminya.


diperjalanan karena tidak konsen mengemudi hafidz hampir saja menabrak seorang gadis yang akan menyebrang, untungnya laju motor hafidz hanya lari rata-rata dan gadis tadi terjatuh hanya karena kaget.


"hei kalau mengendara hati-hati dong. teriak gadis yang terlihat tomboi itu.


hafidz seketika menghentikan motornya dan berbalik arah karena melihat dibalik kaca spion sepertinya perempuan itu tidak dalam keadaan baik-baik saja.

__ADS_1


hafidz pun turun dari motor besarnya itu dan melepas helem nya dan gadis tomboi itu pun melihat hafidz dengan kesal


"kau baik- baik saja? dan bagian mana yang luka.


" hei apa kamu tidak melihat ini." tunjuk bagian lututnya yang sedikit berdarah.


"hei aku hanya bertanya baik-baik dan kenapa kau berteriak seperti itu apa di sekolahmu tidak diajar sopan santun? kesal hafidz


" apa kamu tahu hari ini hari pertamaku masuk sekolah dan karena kau aku pasti akan terlambat jika sampai aku dihukum, awas saja. "ancam gadis tomboi itu dan mengeluarkan kotak obat


P3 K itu dari tasnya yang memang hari ini ospeknya diminta membawa kotak obat P3 K.


hafidz yang menawarkan bantuan tapi ditolak oleh gadis tomboi itu. dan saat gadis tomboi itu hendak berdiri, lagi-lagi hafidz menawarkan bantuan


"tidak usah, aku bisa sendiri ucap gadis tomboi itu. " dan kenapa kau masih disitu? kau mau minta ganti rugi dariku? apa kamu tidak sadar karena perbuatan mu aku sakit seperti ini jadi, jangan harap ganti rugi dariku.


"hei, aku hanya mau bertanggungjawab atas ketidaksengajaan yang aku perbuat dan bukan untuk minta ganti rugi seperti apa yang kamu maksud." ucap hafidz yang merasa kesal dengan gadis itu.

__ADS_1


"baguslah." ucap gadis itu lagi dan pergi meninggalkan hafidz yang masih berdiri di sana."


hafidz terus melihat gadis itu naik bus sampai tak terlihat lagi dari pandangannya dan hafidz pun melanjutkan perjalanannya.


__ADS_2