TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 103 extra part 6


__ADS_3

rasa kesal yang kini dirasakan seorang hafidz tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, saat dia berjalan menuju kelasnya semua orang di sana


menertawakannya.


"aku tidak menyangka jika ketua panitia kita adalah pangeran katak."ledek naira sambil tertawa.orang yang ada di sana pun ikut tertawa


hafidz pun maju dan menatap naira. kini keduanya saling menatap dengan wajah masing-masing yang dipenuhi api amarah dan dendam.


" lihat saja nanti, tunggu tanggal mainnya ucap hafidz geram dan pergi meninggalkan naira yang masih berdiri di sana.


hafidz semakin geram dan tidak sengaja menarik rambut Rendi yang sedang asyik menonton film horor di ponselnya.


sementara naira di dalam kelas begitu menikmati hari kemenangannya. tertawa puas mengingat kejadian di kantin sekolah.


saat sedang asyik berbincang dikelas sebuah pengumuman terdengar meminta para peserta ospek untuk berkumpul di lapangan sekolah


"naira ayo cepat kalau terlambat kita akan dihukum! teriak yuli dan ayu


dan mereka pun berlari menuju lapangan dan saat naira hampir sampai di lapangan seorang pria yang juga tergesa-gesa tidak sengaja menabraknya


buk... a...w....... rintis naira.... ah... tanganku"lirih naira dan melihat siswa yang menabraknya sudah menghilang saat akan bangkit, tangan seseorang diulur kan dan naira menengadahkan wajahnya melihat ternyata seorang pria memberikan bantuan dan naira pun bangkit dari tempatnya dan berdiri.


"terimakasih ucap naira.


" Sama-sama, kamu siswa baru pastinya tebak wawan melihat name tang yang berwarna hijau tergantung dileher naira


"kok kakak tahu tanya naira yang masih membersihkan roknya yang kotor.


" tuh ... sambil menunjuk name tang yang tergantung di lehernya. "namamu naira satya?


" a... iya panggil saja naira dan kakak sendiri? maksud saya nama kakak siapa?


" namaku wawan irwansyah panggil saja wawan sambil menunjukkan name tang nya pada naira.


dan naira hanya tertawa dan menggaruk kepalanya tidak gatal karena merasa lucu. berarti kakak panitia ya? buktinya name tang kakak warna biru.

__ADS_1


.


wawan pun ikut tertawa melihat tingkah naira gadis tomboi itu dan menganggukkan kepalanya dan dia pun meminta naira segera berbaris bersama yang lainnya. saat wawan hendak melangkahkan kakinya dia tidak sengaja hampir menginjak ponsel milik naira yang tadi terjatuh. wawan pun mengambil ponsel milik naira itu dan memasukkan ke saku celana nya.


sementara hafidz yang dari tadi melihat naira berbincang dengan teman sekelasnya itu hanya terdiam dan pandangannya terus mengikuti arah naira dimana naira sekarang ikut berbaris.


kini wawan yang diminta oleh hafidz untuk menyampaikan pengumuman bahwa besok adalah hari terakhir ospek dan untuk itu para siswa dan siswi sekolah SMA **** tanpa terkecuali wajib mengikuti kemping bersama di *** sebagai penyambutan para siswa baru di sekolah SMA *** setelahnya itu barisan dibubarkan.


"Hai kau mau pulang? tanya rudi pada naira yang kini sedang mencari ponselnya di tas.


" kau mencari ini? tanya wawan


"iya." kakak dapat nya dimana? kok bisa ada sama kakak? girang naira.


"tadi aku temukan ditempat saat kamu terjatuh. jelas wawan


" terimakasih sekali lagi kak. senyum naira sambil memeriksa ponselnya.


"ponselnya baik-baik saja. tenanglah gak ada yang retak sudah aku periksa. oiya boleh aku minta nomor mu?


mereka pun akhirnya bertukar nomor dan wawan menawarkan diri untuk mengantar naira pulang. awalnya naira menolak namun yuli dan ayu memberi kode untuk ikut saja dan akhirnya naira pun mengiyakan.


"mau ngapain itu anak turun di sana? batin hafidz yang terus melihat naira.


saat mobil wawan sudah menghilang dari pandangannya dia pun melanjutkan perjalanannya menuju rumah di mana dia tinggal


sementara hafidz hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah naira.


"bang jeki.... bang Jeki.... buka dong pintu gerbangnya!" teriak naira.


Pip...


pip....


klakson motor hafidz mengangetkan naira pas di depan pintu gerbang.

__ADS_1


"apaan sih bikin kaget orang saja." kesal naira


"cepat buka gerbangnya. " perintah hafidz pada naira.


"ini juga aku lagi tunggu bang jeki. sabar dikit kenapa sih! " dasar pangeran katak.


"kamu yang putri katak. " ucap hafidz.


mendengar keributan diluar pintu gerbang satpam jeki pun berlari.


"dari mana sih bang jeki kok lama buka pintu gerbang nya?tanya naira


" anu non dari kamar mandi.jelas bang jeki


jeki pun membuka pintu gerbang dan hafidz langsung menancap gas motornya masuk ke ruang garasi rumah.


saat di pintu rumah hafidz menarik tas ransel naira.


"aku yang duluan masuk.


" aku yang duluan geram naira tidak mau kalah.


hafidz semakin geram karena naira tidak mau kalah dan akhirnya hafidz mengangkat tubuh naira masuk kedalam.


"turunkan aku tidak geram naira sambil memukul dada hafidz dengan keras namun hafidz tidak menghiraukan.


hafidz pun menatap naira dan tersenyum jahil.


" mau ngapain kamu? curiga naira jika pasti hafidz akan berbuat sesuatu


dan hafidz pun hendak melepaskan tangannya dan naira segera mengalungkan tangannya dileher hafidz dan hafidz pun tertawa.......


"hafidz naira? ucap anisa yang baru datang melihat keduanya


secara tidak sengaja hafidz melepaskan tangannya dan naira pun

__ADS_1


" a.. w...


hafidz........!!!!!!!!! "teriak naira dengan geram.


__ADS_2