
dikelas dua lantai atas tampak ramai. bagaimana tidak kelas dua A sepertinya kedatangan siswa baru anak pindahan dari sekolah SMA ***, karena penasaran naira dan kedua temannya menuju lantai atas.
"dia kan yang waktu itu? ucap naira
" kamu kenal dia? tanya ayu pada naira.
"tidak, tapi aku dengar dia pernah satu sekolah dengan kak hafidz waktu masa SMP. namanya kalau tidak salah raisa. ucap naira dan melihat raisa begitu anggun dan cantik.
setelah melihat raisa, naira dan teman-temannya kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran. waktu terus berjalan hingga jam istirahat berlangsung.
" kau tidak ke kantin? tanya Yuli melihat naira masih sibuk memperbaiki Buku-bukunya.
"tidak, aku ada urusan di perpus dan aku juga sudah bawah bekal. ucap naira dan pergi menuju perpustakaan. sementara yuli dan ayu pergi menuju kantin.
naira berjalan menuju perpustakaan. dan itu hari pertama naira menginjakkan kakinya selama sudah hampir dua bulan dia di sekolah itu.
saat dia masuk ada begitu banyak siswa di sana semua mata menatapnya dan naira hanya memasang senyum dan menyapa kakak kelasnya di sana. namun saat naira hendak menghadiri hafidz yang berada di pojok ruang dia melihat raisa sedang berbincang dengan hafidz tanpa sengaja dia mendengar obrolan mereka.
"kau tahu aku aku sangat bahagia ternyata kau juga sekolah disini. aku pindah kemari karena ayah dan ibuku dimutasi di kota ini.ucap raisa
__ADS_1
" lalu?
"kak aku berharap aku bisa lebih dekat denganmu sejak pertama mengenalmu saat itu aku tidak bisa lagi membohongi perasaanku.
" maksudmu? tanya hafidz lagi
"apa kamu tidak melihat ketulusanku? aku mengagumimu, aku mencintaimu. jujur ersa pada hafidz. "kau tahu perasaan ini hadir sejak kita masih di bangku SMP dan sekarang kita sudah SMA aku mau serius denganmu. "
"maaf raisa tapi, aku belum berfikir kesitu ucap hafidz
" aku akan menunggumu sampai kau siap." ucap raisa tidak mau menyerah
"naira! " teriak hafidz dan berdiri."maaf aku ada urusan ucap hafidz pada raisa dan pergi mengejar naira.
"hafidz kau tidak akan kubiarkan dengan wanita lain ucap raisa melihat hafidz keluar dari perpustakaan menyusul naira.
kini naira naira berjalan menyusuri lorong sekolah itu dan memilih pergi di sebuah taman yang ada disekolah itu. kemudian dia duduk dan menarik napas sedalam mungkin.
" ada apa denganku? dia memang cantik . aku siapa? dasar naira sadar lho? batin naira kemudian naira membuka bekalnya dan mengambil sendok dan hendak memasukkan ke mulut nya namun hafidz memegang tangannya dan makanan itu lolos masuk kedalam mulut hafidz.
__ADS_1
"kak.....!! apaan sih main rebut saja. beli sana. kesal naira dan membelakangi hafidz sambil memakan bekalnya.
" kenapa kau pergi? kenapa tidak menghampiriku? bukankah hari ini kita sudah janjian? kau tahu dari tadi aku menunggumu di sana. ucap hafidz menunggu jawaban naira.
"kenapa kau tidak menjawab. ucap hafidz lagi.
" kak biarkan aku makan dulu. perutku lapar, dan bisa tidak kamu diam dulu. ucap naira sambil menikmati bekalnya.
"mulai besok kau harus membuatkan aku bekal ke sekolah se.... tiap hari. paham " ucap hafidz.
"iya.ucap naira
setelah kenyang naira pun membereskan tempat bekalnya. " kak tadi aku pikir mau belajar denganmu, tapi aku tidak mau menganggu kalian. jadi lebih baik aku pergi jelas naira.
"mengganggu? aku dan dia tidak ada hubungan spesial. hanya kebetulan saja dan dia juga di sana.jelas hafidz.
tidak sadar jika seseorang melihat mereka berbincang dan itu adalah raisa. ada perasan cemburu dan tidak Terima jika hafiz dekat dengan wanita lain.
🤨🤨🤨🤨🤨🤨🤨🤨🤨🤨🤨🧐🧐🧐
__ADS_1