TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
BAB 143 extra part 46


__ADS_3

Roda kehidupan terus berputar daya ingat hafidz sedikit demi sedikit sudah kembali. kini hafidz berkunjung kerumahnya di jl.M, bibi ina menyambut baik tuannya itu, bibi ina sudah tahu jika tuannya itu masih belum sepenuhnya ingatan tuan mudanya kembali.


"Bibi kenapa kamar tamu ini tidak asing bagiku. bisakah bibi menjelaskan?


" tuan muda, seorang perempuan pernah tinggal di sini namanya naira. tuan sangat mencintainya, bahkan sudah hampir menikah. hafidz kembali teringat cerita raisa waktu masih di rumah kakek Herman.


"lanjutkan bibi ceritamu.


"di ruang TV ini nona naira sering menghibur dirinya sambil makan cemilan dan tuan sangat tidak suka jika tuan melihat sampah bekas cemilan nona terhambur di atas meja. juga waktu pertama masuk SMA, tuan pernah meminta nona naira membawa katak sepuluh ekor dan nona naira pernah menjadi asisten pribadi tuan muda.


"stop bibi, jadi katak dan perempuan yang sering dalam bayanganku adalah naira?? bibi kenapa aku tidak ingat semuanya. hafidz duduk dan mencoba untuk mengingatnya tapi tidak bisa. hafidz berteriak. seketika rendi masuk dan melihat hafidz memegang kepalanya.


" Bro jangan terlalu memaksakan diri mengingatnya. pelan-pelan saja.


"aku tidak bisa rendi. aku harus mengingatnya. seperti cerita yang aku dengar naira seorang perempuan berharga bagiku. tapi mengapa dia tidak menemui ku. katakan apa yang kamu tahu.


" aku akan mengatakannya tapi tidak sekarang. kamu harus sembuh dulu.


"tidak, katakan sekarang!! aku mohon.

__ADS_1


" iya naira memang sangat berharga untukmu. dan dia juga korban kecelakaan itu. kabar aku dengar dia juga selamat. tapi untuk sekarang, kami semua tidak tahu dimana dia dan bagaimana kabarnya sekarang.


"kenapa kalian tidak menghubunginya?


" No nya tidak aktif bahkan nomor kedua orang tuanya juga tidak bisa dihubungi.


"Apa maksudnya? bukankan kami sudah hampir menikah? kalau dia selamat harusnya dia menemui aku. apakah dia tahu keadaanku sekarang? saya harus mencarinya.


" Bro tolong dengarkan aku. fokuslah dulu dengan kesembuhan mu. aku janji akan menemanimu mencarinya. rendi berusaha meyakinkan hafidz dan hafidz diam.


...****************...


satu kali seminggu Wawan menemui naira untuk memastikan kondisinya. Wawan tidak berani mengutarakan perasaannya kembali pada naira.bukan Wawan malu memiliki seorang pendamping yang cacat namun, Wawan memahami bagaimana perasaan naira sekarang.


"Hei....!! sejak kapan kakak disini? naira baru sadar jika ternyata dari tadi Wawan melihatnya mengajar anak-anak muridnya mengaji.


" ibu guru apakah kakak ini pacarnya ibu guru? tanya seorang anak murid perempuannya.


Wawan dan naira terdiam dan saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


"sayang ini kakak Wawan. dia teman kakak. ujar naira memperkenalkan Wawan pada murid-muridnya.


" kakak Wawan apa kakak suka dengan ibu guruku? tanya salah satu murid laki-lakinya. Wawan berjongkok.


"siapa namamu? Wawan memegang kedua bahu anak itu yang seperti nya umur kelas tiga SD.


" namaku alif kak. kak Wawan suka kan dengan ibu guruku? walau ibu guruku tidak bisa jalan tapi, ibu guruku baik dan cantik.


naira terdiam entah mengapa kata cacat itu membuat dia down. naira memutar kursi rodanya dan meminta temannya menggantikan dulu dirinya mengajar. naira pergi dari sana.


dibawah pohon yang rindang naira kembali menangis. saat Wawan menghampirinya naira segera menghapus air matanya.


"maaf, kata Wawan.


"Tidak ada yang salah. apa yang dia katanya benar. aku memang cacat. aku tidak akan pernah mendapatkan lagi apa yang pernah aku miliki, tidak akan.wawan hendak baru mengatakan jika dia masih mencintai naira namun kata itu memudar saat naira mengatakan. "aku akan menutup diriku dari siapapun aku tidak mau dikasihani. selamanya. kakak kamu akan selalu jadi sahabat sekaligus teman aku kan? saat nanti kamu menemukan perempuan yang pas, aku harap kakak Wawan tidak melupakan ku sebagai sahabatmu.


diam membisu tak ada kata keluar dari bibirnya. Wawan memang harus melupakan naira. sampai kapan pun naira memang tidak bisa menerimanya. Wawan sudah cukup bahagia jika melihat naira bahagia.


😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌

__ADS_1


Lagi lagi dibuat gelisah.Β Tanpa arah yang jelas.Β Entah berlabuh kemana.Β Dermaga pun enggan tuk disinggahi.Β Aku, perahu besar namun kecil untukmu yang selalu berfikir sempit.


__ADS_2