
" mksh ya Lis udah mau jagain anak-anakku. Tp setelah aku cerai dari Zayn, aku ga bisa gaji kamu sebesar gaji d tempat Zayn." 😁😁
" Tenang aja ada nyonya Siska dan tuan muda Fandi yang bayar gaji aku." 😁😁😁
" Terus mbak Sari gimana?"
" Dia juga betah kok jagain twins Al. Mereka anak yg menggemaskan dan penurut. Oiya Ra, besok kita jadi ke Bali?"
" Jadi dong. Tiketnya sudah dipesan dan acara pembukaan cafe tinggal seminggu lagi."
" Terus masalah kamu dan tuan muda Zayn gimana? Maaf aku ga bermaksud ikut campur urusan rumah tangga kalian."
" Ga papa, Lis. Kamu yg paling tau perjalanan cintaku dengan Zayn. Aku sudah mengajukan gugatan cerai semoga saja sebelum mereka menikah, aku sudah resmi bercerai dari Zayn. Aku ga mau Zayn tau tentang twins Al. Aku yakin bisa merawat mereka tanpa bantuan Zayn. Aku capek terus-menerus terintimidasi sama Alicia dan mommy Erin."
" Ya sudah kalau gitu, aku cuma berharap semoga masalahmu segera selesai."
__ADS_1
"Aamiin 🤲🤲. Ya udah yok kita istirahat dulu."
Kami masuk ke kamar masing-masing.
Hari ini aku, Lisa, Sari dan twins Al berangkat ke Bali. Di bandara kami bertemu dengan Saga lalu berangkat bersama. Sore itu kami sampai di Bali. Setelah istirahat dan menikmati makan malam, kami jalan-jalan ke mall membeli beberapa perlengkapan twins Al. Selesai belanja, kami kembali ke resort tempat kami tinggal selama d Bali. Sebenarnya Saga telah menyiapkan sebuah rumah untuk kami tinggal, tapi masih dalam tahap renovasi. Makanya sekarang kami tinggal di resort milik Saga.
Keesokan harinya aku dan Saga mulai memeriksa pembangunan cafe. Mengecek semua persiapan untuk pembukaan cafe yg rencananya akan dilakukan seminggu lagi. Saga mengecek pembangunan dan tata ruang cafe. Aku memeriksa keperluan cafe seperti bahan untuk membuat kue, buah-buahan segar, teh, kopi, cream dan segala fasilitas yg berhubungan dgn dapur. Setelah mencatat semua, aku dan Wina, salah satu koki d cafe-ku pergi ke supermarket terdekat untuk membeli kebutuhan tersebut.
" mbak Clara ternyata masih muda ya, aku kira udah ibu-ibu."😁😁😁
" Masa sich mbak, kok kelihatannya masih umur 23-an dan ga keliatan kalau udah punya anak." tanyanya tak percaya.
" Mbak Wina bisa aja. Anakku yg twins boy udah umur 1,5 tahun. Yg kecil umur 4 bulan."
( anggap aja umur si kembar segitu ya. Soalnya author juga lupa dan males ngitung. 😁😁😁).
__ADS_1
" Anaknya twins semua mbak?"
" Iya. Anak pertama aku twins boy namanya Zavi dan Zae sekarang tinggal sama papanya. Besok mereka baru nyusul ke sini. Yg kecil twins juga namanya Alvaro dan Alvira. Mereka ada d resort sama aunty- nya."
" Kok mbak Clara ga sedih jauh dari anaknya?"
" Bukannya ga sedih, mbak. Aku juga sebenarnya pengen deket terus sama anak-anak, tapi mau gimana lagi aku kan ga mungkin bawa 4 anak sekaligus. Makanya mereka nunggu papa-nya cuti kerja, baru mereka nyusul ke sini."
" Hebat banget ya suami mbak Clara, mau gantian jagain anak-anak ga hanya seneng bikinnya, tapi juga mau repot ngurusin mereka."
" Udah ah ngobrolnya. Kita tunggu mas Chiko ambil belanjaan kita d depan aja ya. Biar ga bingung nyariin kita."
" Iya mbak."
Kami mendorong troli belanjaan kami ke luar mall. Tak lama kemudian Chiko datang. Setelah memasukkan semua barang belanjaan, kami langsung kembali ke cafe.
__ADS_1