
semua peserta telah berkumpul dan berbaris rapi. dan hafidz sebagai ketua panitia sudah berdiri di sana memberikan arahan bagi peserta. bagi peserta yang terlambat akan diberikan hukuman tersendiri."ucapnya dan hafidz meminta panitia lain mengurus siswa yang terlambat.
ketua kelompok diminta maju menyiapkan barisan masing-masing. sementara beberapa Siswa yang baru datang melihat temannya sudah berbaris dengan segera mereka berlari dalam keadaan terengah-engah dan seorang gadis melihat temannya yang baru datang tidak di izinkan untuk ikut berbaris dengan yang lainnya dia pun akhirnya memutuskan untuk bersembunyi di toilet karena mendadak gadis itu tidak melihat jika toilet yang dia masuki adalah toilet pria
saat bersamaan hafidz menuju toilet tanpa sepengetahuannya hafidz menerobos saja masuk
a....... mereka bersamaan berteriak dan gadis tomboi itupun segera menutup mulut hafidz dengan tangannya.
"jangan berisik kamu juga terlambat kan? ucap gadis itu yang terus menutup mulut hafidz dengan tangannya.
hafidz dengan segera melepas tangan gadis itu dan mendorongnya ke tembok.
" o... jadi kamu sekolah di sini? dan kamu terlambat terus bersembunyi di toilet, lucu. "
"apa yang lucu? emang aku badut . hari ini aku terlambat itu karenamu.karena tidak tahan berdebat hafidz menarik gadis itu dan gadis itu terus memberontak
" aw...... ... perempuan itu meringis kesakitan pada bagian lututnya dan berdarah.
hafidz melihat lutut wanita itu berdarah dan segera mengangkat tubuh wanita itu menuju ruang UKS dan tentu semua mata tertuju padanya.
"turunkan aku! turunkan tidak. " atau....
__ADS_1
"atau apa? kau berani mau menonjok wajahku?
wanita tomboi itupun terdiam dan dan membiarkan hafidz membawanya ke ruang UKS.
" tangani dia,jika sudah awasi jangan sampai dia bersembunyi. sebentar aku kembali. ucap hafidz pergi meninggalkan gadis tomboi itu
hafidz pun bergabung dengan panitia lainnya.
"napa lo bukannya tadi ke kamar mandi? dan gadis tadi, dia siapa? tanya Rendi sahabat hafidz yang juga sebagai panitia
" dia siswa baru karena terlambat dia bersembunyi di toilet pria. ucap hafidz menjelaskan
" lututnya berdarah. "jelas hafidz lagi
" kok bisa? " tanya Rendi sambil mengerutkan keningnya
hafidz pun menceritakan awal pertemuannya wanita itu dengan rinci
"o... jadi dia terluka karena mu? untungnya kamu tidak tabrak dia, tidak kubayangkan Seandainya dia ditabrak olehmu dan meninggal terus hantunya akan gentayangan dan terus mengganggumu. ucap Rendi bercanda dan terus tertawa.
" emang ada seperti itu? tanya hafidz dan tertawa." dasar tukang horor lo. itu karena kamu suka nonton film horor jadi di otakmu hanya horor yang ada. ketus hafidz dan menyentil kepala sahabatnya itu.
__ADS_1
setelah selsai kegiatan ospek untuk hari ini hafidz kembali ke ruang UKS dan tentu bersama Rendi sahabatnya yang memiliki postur tubuh yang gendut.
"kenapa kau mengurung aku disini apa kamu waras? kamu tahu bukan cuma lutut aku yang sekarang sakit tapi perut aku. sejak bertemu denganmu aku sial terus.ucap gadis itu
" sudah selesai ngomelnya? nih makanlah.hafidz memberikan nasi dos pada gadis itu." jika sudah, gabung dengan teman-temanmu di sana ucap hafidz lagi. kemudian hafidz memberikan sebuah catatan. "dan ini besok kau kumpul itu hukuman buatmu kerena terlambat hari ini.
perempuan itu membuka catatan hukuman nya. sambil menghabiskan makanannya.
" apa kau menyuruhku membawa katak sepuluh ekor? ih amit-amit "tidak! aku tidak mau. tolak gadis itu karena bingung harus cari katak dimana dan membersihkan tangannya karena selesai makan
" kalau kau tidak mau maka aku akan menambah nya menjadi sepuluh ekor ucap hafidz dan mendekatkan wajahnya ke gadis itu. dan gadis itu pun menggeser tubuhnya dan hendak lari namun hafidz dengan cepat menarik tangannya.
Rendi pun menatap gadis seperti menginterogasi.
"hei gendut kenapa kau melihatku seperti itu?
" aku sedang mengeja namamu Naira Satya.
"iya namaku Naira. ucap gadis itu yang tangannya masih ditarik oleh hafidz namun Naira tidak habis akal ia pun dengan tersenyum berbalik menginjak dengan kuat kaki hafidz dan berlari. terimakasih nasi kotaknya dan aku pastikan besok bawa katak ucap naira dan berlari
" aw.... rintis hafidz kesakitan. "hei awas ya aku pastikan hukuman yang kau dapatkan untuk besok akan lebih berat! " teriak hafidz dan Rendi pun hanya tertawa.
__ADS_1