
Tak ada yang percaya tentang apa yang dikatakan Mhyca kepada mereka.
"Gaes sangat tidsk masuk akal perpisahan 15tahun akhirnya ketemu,bukan ka ini betul betul takdir" Ujar Mita.
"Iya benar,dan yang paling ngejanggal tidak mungkin seorang laki laki mau mencari sahabat masa kecilnya selama itu jika orang itu tidak istimewa buatnya".Yuli menimpali.
"Apalagi tadi aku liat laki laki itu mepet mulu,dekat sekali sama Mhyca,yakin itu sekedar perasaan sahabat???".ujar Elly penuh curiga.
Tiba tiba lisa menyentil kening Elly"Huuu dasar,ini otak isinya makanan dan cinta sih,apa apa curiga mulu,wajarlah mereka dekat orang baru ketemu,pasti kangen kangenan,Gak harus ada perasaan cinta kan buat dekat sama lawan jenis."
"Iya,,heran ya sama kalian,kenapa tiba tiba jadi detektif dadakan gini,main introgasi".Ujar ika
"Dia itu benaran sahabatku,dulu kita dekat banget,rumah kami pun berdekatan,tiba tiba kami berjauhan karena kakek aku meninggal,papa dan mama memutuskan balik ke rumah kakek dan menetap disana karena tidak ada yang bisa nerusin usaha kakek."Ujar Mhyca.
"Dia terlihat lebih dewasa,,,"
"Perbedaan umur kami 6tahun,,jadi aku serasa punya abang kalau dekat dia."
"Itu abang,atau abang abangan???Goda Yuli.
"Apa sih Yul, ,aku udah punya Kak Wira,jangan ngaco".
"Udah godain mulu,orang baru balik disuruh istrahat bukan ditatar banyak pertanyaan". ujar Ika.
"Ospek kaleee ditatar",senyum Mita.
"Iya dan kalian seniornya yang sok garam,tapi meler pas dirayu dikit ama Juniornya." Tutur Lisa sembari tertawa.
Karena waktu semakin berlalu,mereka kembali kekamar,dan bersiap siap tidur.
"Saat ini aku sangat bahagia,walau tak dekat dengan kekasih tapi aku dikelilingi sahabat yang tulus,ditambah kehadiran Kakak BEAR,aku benar benar happy,maafkan aku ya Tuhan jika kemarin aku meragukan kuasamu,aku pasrahkan semua takdirku hanya Kepadamu".
Mhyca pun terlelap dalam tidurnya,tangan kanannya masih memegangi Sumpritan dengan boneka Beruang.
****
Pagi sudah menjelang,seperti biasanya Mhyca yang tak pernah melewatkan kewajiban Subuhnya,Setelah selesai bermunajak,kemudian dia bangkit dan bergegas menuju dapur untuk membuat menu sarapan pagi untuk dan tan temannya.
Tiba tiba terdengar suara teriakan Yuli.
"Ahhhhhh OMG"
Mhyca dan yang kain mendatangi kamar Yuli,semakin penasaran dengan apa yang menimpa yuli sepagi ini hingga membuatnya histeris.
Mhyca"Kamu kenapa Yul?"
Ika"Kamu sakit atau apa?"
Lisa"jangan bikind penasaran,ayo ngomong"
Elly"serem tau! mata sama rambutmu sama sama kacaunya".
Elly dan Mita tersenyum namun dibentak Lisa
"Kalian tutup mulut,ini gak lagi becanda,Yuli pasti ada masalah."
"Pelan pelan saja Yul,kamu kenapa?"
"Mhyca,teman teman kak izzam"
"kak izzam kenapa sih? semakin penasaran.
"Dia melamar gue,huhuhu"
"Lamar???lah napa lu nangis???" Ujar Lisa.
"Ini tiba tiba aku belum siap"
"Kamu harus siap dong Yul,bukannya kalian udah lama pacarannya,tujuannya berhubungan kan untuk lebih serius lagi"ujar Mhyca
"Iya Yul,,,apa lagi yang buat kamu khwatir,kalain saling cinta dan nggak pernah terdengar ada masalah" tabah Ika.
"kak izzam bilang,nikahnya cepat cepat,, minggu depan,terus nggak ramai gitu,,,,Papanya lagi sakit sakitan, itu permintaan yang belum dikabulin,ini bukan pernikahan yang kuharap,kau mau yang mewah,banyak tamu"
"Yul,,,pernikahan itu yang penting sakral,soal pesta besar besaran nanti bisa diadain pas kamunya dan kak izzam punya waktu."Ujar Ika.
"Atau kamu mau kak izzam nikah sama cewek lain???".sahut Lisa
"Ahhhgggg nggak nggak,,,, nikahnya aku mau tapi"
"apa lagi??"
__ADS_1
"kita bakal pisah,,,karena setelah nikah kak izzam mau menetap di Kota D,akunjuga harus pindah kesana."
"Mau kamu jauh atau dekat,sama aja Yul,kamu sudah ada dihati kami,kita bakal Nelponin kamu,ngabarin semua yang kami kerjakan.ujar Mhyca
"terima kasih,kalian memang sahabat sahabat yang sangat baik.
"jadi kapan kamu berangkatnya,???
"Lusa "
"Baiklah teman teman karena sisa 2hari kuota hidupnya Yuli disini maka mari kita pergunakan sebaik mungkin untuk,,,"Belum selesai Elly bicara Yuli lansung memotong.
"jangan aneh aneh kalian,hibur aku kek apa kek,bukan ngerjain."
"Lagi siapa juga yang mau ngerjain Ge Er " ujar Elly.
"Eee sudah,bubar,mandi terus sarapa, abis itu kekampus,,,sore lanjut Cafe,rutinitas yang tak bisa ditunda.Ujar Ika.
Beberapa saat kemudian terdengar ketukan pintu,Ika bergegas membuka pintu,Nampak tubuh tegak dengan tinggi menjulan dengan setelan jas yang sudah rapi"Selamat pagi Rubbitku"
Ujar Sky sembari menarik ujung hidung Mhyca.
"ih apa apan sakit kakak"
"Harusnya disambut senyum bukan cemberut"
"Ye lagian disakitin,jelas cemberut"
"Dulu aja diapain lun nggak pernah mengeluh sakit"
"Dulu itu kan kakak labil suka menyendiri,suka sedih,kalau aku ikut sedih jadinya siapa yang bakal jadi pelindung,siapa yang bakal jadi penghibur" Sahut mhyca dengan senyum meledek.
"Sok pahlawan adek kecil,tapi benar kalau nggak ada Mhyca dulu mu gkin aku nggak akan seperti ini,aku lebih percaya diri.
"adekmu ini hebatkan???"
"Hebat sekali,O ya aku bawa sarapan buat kamu dan teman temanmu walau aku nggak tau berapa jumlah kalian,ini ada 10 porsi,"
"haaaaa banyak sekali,,,,aku disini cuma berlima"
"ya udah diabisin aja,biar kalain sehat,aktivitas tidak terhambat".
"makanan ini sehat nggak bikind sakit,?
"nggak bikin sakit kalai takarannya wajar"
Sky tersenyum sembari mengusap ujung kepala Mhyca.
"Duhhh kritis amat adek kecil".
Sementara mereka asik bercanda tiba tiba Ika muncul"Mhy kamu nggak jadi masak?"
"Eh Ka'nggak usah,Kakak udah bawain ini."Menyedorkan kantongan berisi beberapa kotak makanan.
"Ini banyak sekali,"
" Nggak masalah nanti sisanya dibawa aja kita bagi sama anak anak yang sering main diujung jalan sana.
Ika menatap Sky begitu dalam,Sky yang pura pura tak melihat seolah tak peduli kehadiran Ika.
"eh iya kakak kenalin dulu teman aku Ika,dia nyambi jadi sekretarisku" sbari tersenyum.
"Ika,,,"menyedorkan tangan.
Namun Sky yang begitu cuek kepada orang lain dengan gaya khas nya hanya merapatkan kedua tangannya.
"Oh maaf "ujar Ika.
Tiba tiba dering Hp Mhyca berbunyi,melihat panggilan dari Wira,dengan senyum senyum Mhyca mengangkatnya"Halo"
"Halo sayang selamat pagi"
"Pagi kak"
"kamu udah mau berangkat?"
"Belum baru mau sarapan"
"kamu yang bikind atau???"
"Dibawain sama kakak Sky"
__ADS_1
Wira terdiam seolah cemburu mendengar Mhyca menyebut nama Sky,karena sebrlumnya Mhyca telah bercerita tentang sshabat kecilnya dulu.
"Jadi kalian udah ketemu???wah kangen kangenan ni,,,hati hati jangan sampai..."
"jangan sampai apa??? aku tau diri,Mhyca ini punya kak Wira,dan Mhyca gak ada niat buat macem macem.
"Eh ngambekan,,ya udah maaf"
"Ketipu,,,hhhh mana pernah aku marah marah gak jelas"
"ya udah kamu sarapan aku juga mau siap siap "
Sky yang melihat Mhyca begitu antusias dan happy saat menerima telpon merasa sedikit kesal,dan cemburu,Ika melontarkan beberapa pertanyaan namun tak satu pun di gubris oleh Sky.
"Aku tidak akan pernah rela melepaskanmu lagi,,Kau milik ku" ujar Sky dalam hati.
"kakak kenapa bengong??? Ika dari tadi bertanya lo,"
"maaf aku buru buru,ada pertemuanku pagi ini"ujarnya.
"Baiklah hati hati".
Sky pergi setelah berpamitan tanpa melihat kembali,takutnya Mhyca melihat ekpresi wajahnya yang sedang kesal.
"Ka ayo masuk"
"Ntar dulu,itu Sky waraskan,kalau akub yang ajak ngomong nggak ada suara,pas kamunya yang ngomong dia jawabnya cepat.atau..???
"atau apa??? mau curiga juga sama kayak mereka???
"Nggak,cuma aneh aja."
"Dia kayak gitu,karena masa kecilnya dulu ditinggal sama mamanya jadi dia kurang percaya diri,kalau lama lama juga dia akan akrab,kenapa jadi serius???jangan jangan kamu suka benaran"
" nggak,aku,,"
" Nggak apa apa kali ka' wajarlah kamu suka cowok apa lagi orang sempurna kayak kakak,kecuali kamu tidak normal,
"hahahhah,kamu raguin aku???baiklah aku buktiin sebulan saja,aku bisa dekat dengan kakak gadunganmu.
"Sadissss hahhaha,aku siap bantu"
Mereka pun bergegas menikmati sarapannya.
Ditempat lain Sky telah tiba dikantor,,,terlihat Anton sudah menunggu di Lobi,para karyawan pun sontak diam dengan kehadiran Sky,dengan gaya acuhnya melewati semua tanpa melirik salah satu dari mereka.
Para staf wanita dikantor tersebut merasa tersiksa ,patah hati dan kecewa karena sosok Sky yang begitu sempurna namun kaku dan tidak peduli dengan orang orang desekitarnya.
Hampir setiap hari dia jadi pembicaraan para karyawan perempuan.
"Beruntung banget yang dapat hati pak Sky"
"Emang dia bisa takluk sama perempuan"
"gitu gitu pasti dia punya seorang wanita idaman,kecuali dia nggak normal.
tiba tiba anton lewat" ngoming apa kalian???berani ya ngomongin Tuan muda,Kalian sudah bosan kerja???
"nggak pak,kami cuma,,,,,"
"kalian dengar,jangan begini lagi jika kalian ketangkap lagi ngomongin Tuan muda,tamat kalain,tidak ada belas kasih buat kalain.
"Baik,mengerti pak"
"uhhh manejernya saja sangar begini,bagaimana dengan bosnya,ihhhhh"
Mereka tak dapat membayangkan bagaimana Sky jika marah.
Sky dan Anton telah samlai diruangan lantai 11."O ya pak,,,.Mhyca tadi mengirim pesan bertanya soal meet kemarin yang tertunda.
"bilang saja batal,aku tidak mau dia tau nanti saja pas Acara"Sembari tersenyum penuh arti
"Baik pak" Anton semakin heran dengan sikap Sky,jarang sekali terlihat senyum diwajahnya,namun jika berhubungan denga Mhyca dunia serasa terbalik.
"apa yang akan direncanakan Tuan Muda???" muncul tanya dihati Anton.
Bersambung๐๐๐๐๐
(Bantu like,vote n favorite dan terimakasih yang sudah baca)
ฤบ
__ADS_1