
Semenjak Fandi dirawat di RS, aku setia menemaninya. Menyuapinya, membantu dia berjalan ke kamar mandi, menjaganya setelah pulang kerja. Setelah Fandi sembuh, aku pindah kerja di cafe mas Arka karena pelayan disana ada yang cuti melahirkan. Meskipun aku dekat dengan keluarga Fandi, aku tak mau memanfaatkan itu. Aku tetap ingin jadi pelayan di cafe mas Arka. Tak terasa Fandi sudah mulai masuk kuliah. Sebenarnya dia mengajakku kuliah bersamanya tapi aku menolak karena aku ingin menghemat pengeluaran ku. Aku sadar uangku takkan cukup untuk biaya kuliah. Aku tinggal di kosan bersama Nola, Fani, Ayu dan Susi. kosan ku termasuk bebas, tak ada jam malam karena ada yang pulang kerja sampai jam 11 malam. Tamu yg datang hanya boleh ngobrol d teras rumah.
Sejak aku bekerja di cafe milik mas Arka, aku dan Mbak Rosa makin dekat. Bahkan saat mbak Rosa melahirkan, aku membantu mbak Rosa menjaga Alika d rumahnya. Mengantar jemput Alika d TK yg lumayan jauh dari rumah mas Arka. Menemani bermain, belajar, makan dan tidur. Kadang aku bergantian dengan Fandi. Kl hari libur biasanya kami berdua mengajak Alika jalan2 ke taman atau ke pantai. Karena mbak Rosa butuh d rawat di RS agak lama, jadi aku dan Fandi sering mengajak Alika jalan2. Banyak yg menganggap Alika adalah anak kami 😁😁😁. Fandi memang sosok penyayang dan sabar. Dia sangat memanjakan Alika, tapi tetap tegas apabila Alika ngeyel dan susah diberitahu. Aku semakin bangga jadi kekasihnya. Semoga nanti setelah kami menikah dan punya anak, Fandi bisa menyayangi anak2nya seperti dia menyayangi keponakannya. 🤭
" Kamu kenapa Sayang dari tadi senyum2 gitu. Hayo lagi mikirin apa". kata Fandi sambil meledekku.
__ADS_1
" Aku cuma ngebayangin kalo kita punya anak nanti, kamu pasti jadi papa yg baik untuk mereka". jawabku sambil malu2 kucing 🐱
" Ciye yg udah ga sabar pengen punya anak. Nikah yuk, yank". godanya.
" Apaan sih mas. Main ngajak nikah aja, kita baru umur 18 tahun lho kalau mas Fandi lupa".
__ADS_1
" Insyaallah nanti pada waktunya semua keinginan kamu akan terwujud. Berdoa saja mas semoga kita bisa secepatnya menikah. Sekarang kamu kuliah yg rajin biar cepet wisuda terus bantuin papa dan mas Arka mengelola cafe dan perusahaan papa. Mudah-mudahan semuanya dilancarkan oleh Allah SWT".
" Aamiin 🤲🤲. Makasih ya sayang, kamu selalu mencintaiku, support semua kegiatan ku dan menerima semua kekuranganku. Aku semakin cinta sama kamu, Clara".
" Akulah yg harusnya berterima kasih padamu mas. karena kamu, aku punya keluarga baru, merasakan kasih sayang kedua orang tua, punya kakak seperti mbak Rosa dan mas Arka, punya si cantik Alika. Aku bersyukur banget bisa hadir di keluarga kamu, mas".
__ADS_1
Tanpa disadari air mataku mengalir deras. Fandi membawaku ke dalam pelukannya.
" Aku sangat mencintaimu, Clara Syifa Az-Zahra. Semoga Allah menjadikan kamu bidadari surga untukku. Aku akan berusaha menjadi imam yang baik buat kamu."