
hari ini adalah hari dimana siswa dan siswi SMA *** bersiap untuk pulang. para panitia mengingatkan yang lainnya untuk memeriksa barang-barang mereka jangan sampai ada yang ketinggalan. sebelum pulang mereka berdoa bersama dan melakukan pembubaran pembentukan ke kepanitiaan ospek tahun ini. beberapa guru pembimbing menyampaikan rasa terimakasih kepada semua siswa atas kerjasamanya hingga kegiatan itu berjalan dengan lancar sampai sekarang ."ujar salah satu guru pembimbing mereka.
semua bertepuk tangan ketika acara tersebut ditutup dan diakhiri dengan doa. bahkan diantara mereka ada yang bersorak dan berteriak
"akhirnya hari ini kita sudah sah sebagai Siwa SMA *** dan besok kita sudah masuk mengikuti belajar mengajar ujar ayu dan yuli dan naira hanya mengangguk.
" Hai naira. aku ingin mengatakan sesuatu padamu. bolehkah aku meminta waktumu? tanya wawan.
kini naira dan wawan berada di sebuah tempat tidak jauh dari perkumpulan mereka. dari jarak jauh hafidz melihat naira dan wawan tampak berbicara sangat serius.
"wah....wawan parah tuh mulai Cinlok dengan siswa baru itu sepertinya. " apa dia tidak tahu seperti apa wawan itu ujar Rendi lagi yang ikut melihat naira dari jarak jauh. "sepertinya jiwa Playboy anak itu akan kumat lagi deh. "
"itu urusan mereka ucap hafidz".
" hei bro apa kamu tahu apa kamu tidak menyadari jika selain wawan yang terkenal dengan playboy kadalnya siswa disini juga sangat mengagumimu mereka salut dengan kecerdasan mu. ucap Rendi.
__ADS_1
"itu urusan mereka aku tidak peduli. ujar hafidz.
" hei bro sekali-kali lah kamu jangan bersifat cuek seperti ini. tebar pesona sedikit dengan gadis-gadis di sekitarmu apa susahnya.
"apa maksudmu. kau mengajariku?
" a... tidak. tapi aku hanya mengingatkan aku juga mau ada kakak ipar jangan jomblo terus. ucap Rendi yang mengejar hafidz.
"kalau sudah selesai bicara, bawa ini menuju bus disana. ucap hafidz memberikan beberapa peralatan kemping pada Rendi. " kalau kau masih membantah besok tidak dapat uang bon kau paham. ucap hafidz lagi.
"baiklah . daripada kehilangan uang jajan ku aku mengalah. "oh.....ayu ku! 'besok kita ketemu lagi di sekolah lirih Rendi bersemangat.
" naira tunggu! " percayalah padaku gosip yang kamu dengar tentang ku memang benar tapi, itu dulu sejak mengenalmu jiwa Playboy ku sudah mulai memudar. jelas wawan pada naira yang sudah mengetahui tentang wawan.
naira pun terdiam dan berbalik melihat wawan.
__ADS_1
"aku akan menunggu jawabanmu besok. ucap wawan lagi pada naira.
sementara hafidz yang mendengar itu hanya geleng kepala.
" kau akan tahu nanti siapa wawan sebenarnya. gumam hafidz dalam hati.
flashback pun diceritakan.
tidak jauh dari tempat hafidz berdiri, dia melihat wawan dan teman-temannya berkumpul memperhatikan satu persatu siswi baru di sana. dan tidak sengaja mendengar obrolan mereka
"kau lihat di sana sepertinya cewek tomboi itu cantik juga, ya.....walau penampilan sedikit tomboi sih." ucap teman wawan.
" aku menantang mu jika kamu bisa menaklukkan cewek tomboi itu berarti kamu benar-benar cowok penakluk hati seorang gadis.' ucap teman satunya.
"ok! aku Terima tan tanganmu. dan pergilah ke sana berpura-pura menabraknya dan aku akan datang sebagai pahlawannya, dan lihatlah nanti aku jamin aku akan bisa menaklukan hatinya dalam lima hari paling lama. ucap wawan dengan percaya diri.
__ADS_1
flashback pun berakhir
.