TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Part 52


__ADS_3

" Sekarang kita masuk yuk. Mau mama gendong atau jalan bareng?"


" Jalan ja mama, kata papa ndak oleh ndong mama. Ma macih cakit." jawab Zae


" Ok. Setelah cuci tangan nanti kita lihat dedek bayi ya. Adek ga rewel kan sayang?"


" Ndak ma. Dedek Valo cama dedek Vila nteng kok ma Oma cama anti lica." kata Zavi.


" Papa sama opa kemana, sayang?"


" Papa kelja opa tolam cih maem itan". jawab Zae sambil mencuci tangan.


" Ok. Tangannya sudah bersih, sekarang kita ke dedek Varo dan Vira ya."


" Les go mama."


Aku menggandeng Abang dan kakak menuju kamar mama Siska.


" Assalamualaikum mama"


" Waalaikumsalam, sayang. Eh kamu sudah pulang, gimana meetingnya nak?"


Aku mencium tangan mama Siska diikuti anak2 yg juga mencium tangan Omanya.


" Alhamdulillah lancar, ma. Ternyata yg booking cafe ku, Argano. Orang yg menyelamatkan aku saat mau melahirkan baby Varo dan Vira"

__ADS_1


" Alhamdulillah kalau gitu. Cafe kamu makin maju aja,nak."


" Semua ini berkat doa papa dan mama. Terimakasih ya ma udah support aku, bantuin aku. Clara merasa punya keluarga lagi."


" Sama-sama sayang. Kamu kan anak gadisnya mama. Apapun akan mama lakukan untukmu dan cucu-cucu mama."


" Clara sayang banget sama mama dan papa. Mama udah mau jagain Abang, kakak dan baby kembar. Clara ga tau lagi harus membalas kebaikan mama dan papa dengan cara apa."


" Denger ya anak gadis mama. Mama seneng kok bisa jagain keempat cucu mama. Selama ini kan mama ga pernah ngerasain jagain cucu dari bayi. Alika dan Ryo d besarkan baby sitter dan Rosa. Mama hanya sesekali merawat mereka. Zavi dan Zae, baru deket dengan mama saat umur 8 bulan. Baru baby Varo dan Vira yg mama rawat dari bayi. Mama bahagia banget sayang bisa merawat cucu yg ganteng dan cantik."


Aku langsung memeluk mama sambil mengusap air mata yg menetes di pipi mama.


" Clara selamanya sayang mama dan papa. Sehat terus, panjang umur, hingga cucu-cucu mama dewasa ya. Selalu ingatkan kami kalau kami salah dan lupa ya, ma. Clara, mas Fandi dan mas Arka akan berusaha menjadi anak yg berbakti pada mama dan papa."


" Aamiin. Semoga doa kamu diijabah ya nak. Sehat selalu, tetap semangat jagain anak-anak. Dan semoga kebahagiaan selalu bersamamu."


Tak lama terdengar suara baby Vira nangis. Aku langsung mendekatinya dan menyusuinya.


" Cantiknya mama haus ya nak?"


" Dedek nangis ya ma?" tanya Zavi sambil menciumi pipi baby Vira.


" Iya nich abang. Dedeknya haus pengen n***n dulu. Abang minta susu ke aunty Lisa ya."


" Ya mama." Zavi segera berlari mencari Lisa. Setelah mendapatkan botol susunya dan botol susu Zae, Zavi segera tidur di ranjang sambil menyerahkan botol milik Zae. Zae yg asik main dengan Varo, segera mengambil botol itu lalu meminumnya sambil tiduran.

__ADS_1


" Maacih bang." katanya, lalu meng****t botol susunya.


Aku memperhatikan keempat anakku. Ga nyangka ya udah punya 4 anak yg lucu, pintar dan menggemaskan. Mama Siska sedang di dapur memasak untuk makan malam.


" Assalamualaikum kesayangannya papa."


" Waalaikumsalam." jawab kami.


Aku kaget melihat mas Fandi sudah ada di kamar si kembar.


" Mas Fandi udah pulang?" tanyaku gugup, untung udah menutup p*******ku.


" Iya, hari ini kerjaan ku tidak terlalu banyak makanya bisa cepet pulang. Hei jagoan papa masih minum susu ya?"


Mendengar suara papanya, Zae dan Zavi segera menghabiskan susu mereka lalu menciumi pipi Fandi.


" papa udah pulang kelja ya?"tanya Zavi


" Iya sayang. Papa kangen sama jagoannya papa. Sama baby girl juga."


" Dedek Vila, papa. Tu dedek bang, tatak, cama mas." kata Zae yg bikin aku gemes sendiri.


" Mas siapa sayang?" tanya Fandi penasaran.


" Tan dedek Vila ntal pandil dedek Valo, mas."

__ADS_1


" Oooo😲😲😲😲." jawabku dan Fandi.


__ADS_2