TAKDIR Cintaku

TAKDIR Cintaku
Part 25


__ADS_3

Malam itu aku dikejutkan dengan suara ketukan di pintu. Aku segera membuka pintu itu. Aku terkejut melihat siapa yg datang.


" Ka...mu. untuk apa kamu datang kesini?"


" Sayang, aku mohon dengarkan dulu penjelasanku. ini semua ga seperti yg kamu pikirkan, Sayang."


"aku ga butuh penjelasan. kejadian selama sebulan ini sudah cukup membuktikan kalau aku harus sadar diri, aku bukan orang yg pantas untukmu. Sebentar lagi kamu juga akan menikah jadi aku mohon jangan pernah lagi kamu mencariku, urusan kita cukup sampai disini. Sekarang aku harap kamu pergi, Zayn."


"Sayang,aku mohon dengarkan dulu penjelasanku. Aku sangat mencintaimu, honey. Aku melakukan ini karena aku ga mau jadi anak durhaka. Mama memaksaku menikah dengan Alicia. Aku ga bisa menolak keinginan mama."


" Keputusanmu sudah benar Zayn, kamu harus jadi anak yang berbakti karena itu mulai sekarang lupakan aku dan cintailah istrimu. Aku tidak mau menjadi penghalang hubungan kamu dan Alicia, apalagi kl membuat km jadi anak durhaka. Karena itu mulai sekarang anggap saja kita tak saling kenal. Terimakasih atas semua kebaikan, kasih sayang dan perhatian yg km berikan. Pulanglah Zayn."


Aku berusaha sekuat tenaga tidak menangis di hadapan Zayn. Aku harap dia bisa melupakan aku meskipun itu sulit. Bersama Zayn aku merasa artinya cinta, perhatian dan kasih sayang. Dia yg begitu mencintaiku,menjaga dan menerima kehamilanku. Menemaniku disaat masa tersulit dalam hidupku. Sungguh aku sangat mencintaimu Zayn. Lebih besar dari rasa cintaku pada mas Fandi. Sesak rasanya hatiku harus berpisah darimu, tapi aku bisa apa selain melepaskanmu. Kuatkan aku Ya Allah.

__ADS_1


Tiba2 Zayn memelukku sambil menangis.


" Sayang,aku mohon jangan menyuruhku melupakan semua kenangan kita karena itu ga akan pernah bisa aku lakukan. Aku sangat mencintaimu sayang lebih dari kamu mencintaiku. Aku ga bisa hidup tanpa kamu dan baby boy. Kalian adalah hidupku jangan pernah berfikir untuk meninggalkan aku, honey. Aku mohon kamu bersabar sampai aku bisa meyakinkan mama kalau kamu wanita terhebat yg aku cintai. Kita sama2 berdoa ya sayang."


" Zayn, jangan seperti ini. Aku mohon biarkan aku pergi dari kehidupanmu Zayn karena sampai kapanpun aku ga pantas bersanding denganmu. Aku hanya seorang janda sedangkan kamu masih perjaka. Lupakan aku Zayn."


Aku sudah tidak bisa membendung air mataku. Aku segera melepaskan pelukan Zayn lalu berlari ke kamar dan menguncinya.


" Kenapa harus sesakit ini dulu aku bersedih ketika kehilangan Fandi tapi kenapa sekarang rasanya lebih menyakitkan."


" Kamu kenapa, Sayang? Perutmu sakit?" tanya Zayn cemas sambil berlari mendekatiku.


" Iya Zayn. Rasanya sakit banget mungkin aku akan melahirkan."

__ADS_1


Zayn mengambil tasku sambil membantuku keluar menuju mobilnya. Setelah aku duduk, Zayn segera membawaku ke rumah sakit.


Sampai di RS Zayn langsung menggendongku sambil berteriak-teriak memanggil suster.


" Tolong suster istriku mau melahirkan."


Suster dan dokter langsung membawaku ke ruang bersalin lalu memeriksaku.


" Tuan ini sudah pembukaan 8 mohon tunggu sebentar ya. Anda bisa memberikan teh hangat untuk istri anda agar punya tenaga untuk melahirkan nanti."


Zayn segera menyuruh suster untuk membawakan teh hangat. Dia dengan telaten menyuapiku. Aku sangat terharu.


" Sayang, kamu harus kuat ya. Sebentar lagi kita akan melihat baby boy." katanya memberi semangat sambil mencium tanganku.

__ADS_1


" I...iya. Doakan mereka lahir dengan selamat ya."


__ADS_2