The Doctor Love Story

The Doctor Love Story
Mulai bekerja


__ADS_3

Beberapa waktu berlalu,Yuna sudah mengajukan beberapa berkas untuk nya mengabdi di rumah sakit yang di rekomendasikan oleh dr.Arman untuk nya,ya Rumah sakit dimana dr.Arman lah sang direktur nya.Sejak dulu dr.Arman memang sudah berniat untuk merekomendasi kan Yuna agar bekerja di sana,tapi Yuna butuh waktu untuk memikirkannya.Karena ia tidak mau bergantung pada orang lain dalam karirnya.Meski pun dr.Arman sudah di anggap sebagai orang tua sendiri,tapi ia tetap ingin berusaha dengan kemampuannya.Meski pun Yuna memang salah satu lulusan terbaik,tapi karena itulah ia tidak mau meragukan kemampuannya sendiri,dengan bergantung pada orang lain.


Tawaran dr.Arman memang telah ia terima,tapi Yuna tetap berusaha,agar ia menjadi layak untuk mendedasikan diri nya di rumah sakit itu sesuai dengan ilmu yang ia miliki.


Tinggal menunggu waktu penerimaan,Yuna sangat berharap bahwa dr.Arman akan profesional dalam hal ini,dalam hal menentukan kelayakan nya bekerja di Rumah Sakit ternama yang di pimpin nya itu.Yuna tak mau ada keegoisan ikut turut campur dalam masa depannya.Dan dr.Arman pun menyetujui nya.Dia berjanji akan profesional dalam hal ini,Yuna pun yakin dengan ilmu dan sertifikat yang ia miliki.Itulah guna nya ia menempuh pendidikan selama bertahun-tahun,bahkan ia mengabaikan kehidupan pribadi nya.Kini sebenarnya ia harus memulai untuk membuka hati nya,menentukan kapan ia akan merencanakan masa depan nya,bukan lagi tentang pendidikan. dan karirnya.Ia ingin berbagi cerita,kasih dan cinta nya,pada seseorang yang ia harap mampu membuat nya bahagia.


Andrean,adalah pria yang kini mengisi hati nya,meskipun ia belum menyadari perasaan yang sesungguhnya pada pria tampan itu.


Andrean pun sedang berusaha untuk menaklukkan hati Yuna,juga hati keluarga nya.Andrean belum lah menemukan cinta sejati nya hingga usianya yang sudah sangat matang ini.Perasaannya sudah tertambat pada Yuna,sejak pertama kali ia bertemu dengan gadis itu.Sudah saat nya ia menentukan pilihan dan bukan lagi masa pencarian.Ia akan berniat serius untuk ke depannya.Hanya menunggu waktu yang tepat.


Beberapa hari kemudian,Yuna mendapatkan informasi bahwa ia di terima di Rumah sakit ternama itu,karena memang Yuna pantas mendapatkannya.Itu pula yang di sampai kan oleh pihak Rumah Sakit,agar Yuna tidak ragu dengan hasil nya.Dr.Arman pun menjelaskan bahwa keputusan itu di buat oleh pihak manajemen Rumah sakit dengan profesional.


Setelah Yuna memastikan itu,Yuna pun merasa yakin bahwa itu merupakan kesempatan untuk nya mendedikan seluruh jiwa raga nya sebagai seorang dokter di Rumah sakit itu.


Yuna membawa kabar yang sangat menggembirakan itu pada kedua orang tua nya.Dan mereka pun menyambut nya dengan antusias.Ada kelegaan dalam hati Ayah nya,karena setelah bertahun-tahun putri nya itu berjuang,kini ia pantas mendapatkan nya.Keharuan pun menyeruak memenuhi ruangan,Pak Heru menangis tersedu,atas keberhasilan sang putri semata wayang nya itu.Kini Yuna sudah membuktikan pada semua orang,bahwa tak akan ada yang mustahil untuk kita capai,jika kita terus berusaha dan meyakini hal itu.Percaya lah pada dirimu sendiri,maka diri mu akan menjadi kuat untuk menjalani nya,sesulit apapun rintangan yang kau jalani.Tak akan ada keberhasilan tanpa usaha yang sungguh-sungguh.


**


Bu Julia memasuki kamar nya,dia sedang memikirkan sesuatu yang mengganjal dalam hati nya.


Aku harus membicarakan hal ini secepatnya.


Batin bu julia.


"pak,"sapa Bu julia pada suami nya yang sedang rebahan di ranjang nya.

__ADS_1


"Ya bu,ada apa?"Tanya Pak Heru panasaran,karena wajah istrinya itu terlihat begitu serius.


"Ada hal yang ingin aku bicarakan"Sambung nya.


"Bicara saja bu."ujar Pak Heru,seraya bangkit dan duduk di tepi ranjangnya.


"Ini mengenai Yuna.Tapi sungguh aku tidak bermaksud apa pun"Bu julia ragu.


"Aku tau,bicaralah".


"Mengenai perjodohan Yuna,apa tidak sebaiknya kita beritahu pada Yuna secepatnya.Bahkan lebih cepat lebih baik."


"Aku juga mau nya seperti itu,tapi Yuna baru saja memulai karir nya bu.Bahkan baru lusa nanti dia mulai bekerja."Jelas Pak Heru.


"Aku tau pak,tapi kedekatan Yuna dengan Andrean sudah semakin menghawatirkan.Aku takut jika semakin lama,mereka akan menjalin hubungan serius.Lalu apa yang harus kita katakan pada dr.Arman dan istrinya.Kelihatan nya,mereka sangat berharap besar untuk bisa menikah kan Yuna dengan putranya.Bagaimana jika kita membuat mereka kecewa? Dan bagaimana juga jika Yuna merasa kita memaksanya,aku takut jika perasaan kedua nya semakin dalam,mereka akan terluka hati nya nanti."Tanya Bu Julia,terlihat kecemasan di mata nya.Karena ia tau bagaimana baik nya perlakuan dr.Arman kepada keluarga nya,termasuk Yuna.


"Aku saran kan,jika sebaiknya kita bicarakan hal ini dulu pada Yuna.Agar Yuna mulai.berfikir bagaiman ia harus bersikap.Jika ia mau menerima perjodohan ini,berarti ia harus menjaga jarak dengan Andrean.Tapi jika Yuna memang menolak nya,kita harus sampaikan hal ini kepada dr.Arman dan Nyonya Wini,agar mereka tak lagi berharap besar mengenai perjodohan ini.Dan segera membatal kan nya.Yuna juga bisa melanjutkan hubungannya dengan Andrean ke jenjang yang lebih serius.Apa aku salah?"Tanya Bu julia,


"Kau tidak salah bu,kau benar.Bahkan aku tidak sampai berfikir ke arah sana.Baik lah aku akan bicarakan hal ini pada Yuna secepatnya."Ujar Pak Heru.Bu julia hanya mengangguk pelan.Dia yakin jika suami nya itu dapat menyelesaikan masalah ini perlahan-lahan.


***


Tiba lah hari pertama Yuna bekerja.Ia hari ini mendapatkan jadwal nya.


Pagi sekali Yuna sudah bangun dan bersiap.Ia sangat antusias dan bersemangat.

__ADS_1


Aku harus menjadi seorang Dokter yang patut mendapatkan predikat itu.Bukan hanya sebuah gelar yang di sematkan di depan nama ku,tapi aku harus menjiwainya.Apa pun yanh akan aku hadapi kedepan nya,aku mohon ya Tuhan,kuat kan aku.


Ucap nya dalam hati,ketika ia melihat pantulan diri nya di depan cermin.Ia sudah terliaht begitu berwibawa dengan memakai snelli dan sebuah tas yang akan di bawanya ke rumah sakit.Celana panjang serta kemeja nya yang mengintip di balik pakaian dokternya,ia menggerai rambutnya yang berwarna kecoklatan dan lurus panjang sepunggung.Senyum yang mengembang,mengawali hari ini.Semoga membawa kebaikan bagi nya dan orang lain.


Bu julia datang,dan tersenyum melihat Yuna yang begitu menawan itu.Ia mengelus rambut Yuna.Membuat Yuna menoleh.


"Eh ibu".


"Kau terlihat cantik sekali Dokter Yuna."ujar Bu julia.


"Terima kasih bu.Aku tentu harus terlihat cantik karena aku tak mau kalah dengan ibu,yang mungkin lebih cantik dari ku"Ujar Yuna menggoda.


"Ah kau ini bisa saja."Bu julia tersipu.


"Tak mungkin Ayah ku menikahi ibu,dengan mengabaikan kecantikan ibu".


"Sudah jangan menggombal pagi-pagi begini.Ayo sarapan dulu,ibu sudah membuatkan sarapan kesukaan mu,nasi uduk dan ayam kecap."


"Wah yang benar bu?terima kasih.Maaf aku tidak membantu ibu tadi,karena aku sibuk mempersiapkan beberapa berkas dan laporan yang harus ku serah kan pada rumah sakit".


"Jangan di fikirkan,ini memang tugas ibu.kau fokus lah pada pekerjaan mu.Ibu tau menjadi dokter itu tidak mudah.Makanya kau harus selalu sehat agar bisa membuat orang lain juga sehat.Benar kan?"Ujar bu Julia mengelus bahu Yuna penuh kasih sayang.Di balas anggukan olah Yuna.


"Terima kasih ya bu,telah bersedia menjadi ibu ku.Terima kasih telah mencintai Ayah."ucap Yuna penuh Haru.Ia pun memeluk Bu Julia penuh kehangatan.


Bu julia pun membalas pelukan itu,ada sesuatu yang hangat dalam hati nya,butiran bening terlihat di sudut mata nya.

__ADS_1


Maaf kan aku yang pernah menyakiti mu,dan terima kasih telah membuat ku merasa di cintai.Batin Bu Julia.


__ADS_2