The Doctor Love Story

The Doctor Love Story
Fashion Show (part 3)


__ADS_3

Acara sudah berlangsung beberapa menit.Tiba-tiba nyonya Wini menarik lengan Yuna dan membawa nya ke belakang panggung.Yuna yang terkejut sekaligus merasa heran itu,hanya menuruti nya.


"Eh ada apa tante"Tanya Yuna masih berjalan mengikuti langkah Nyonya wini,tanpa melepaskan genggaman tangan nya.


"Syutt..ikut saja yuk"jawab Nyonya wini mengedip kan sebelah mata nya.


Yuna hanya meringis sambil tersenyum.Tidak tau akan kemana nyonya wini membawa


nya,Ia terlihat pasrah.


Sesampai nya di belakang panggung Nyonya wini menemui Seila di ruangan ganti.


Ia sempat bingung dengan siapa wanita yang di gandeng sang Mami.


"Ada apa Mam "tanya Seila bingung.


"Ah iya,Yuna kenal kan ini putri tante.Adik nya Daniel.Yang menyelenggara kan acara ini."Ucap Nyonya Wini memperkenalkan .


Mereka pun berjabat tangan.Yuna tersenyum seraya menunduk kan kepalanya.Tatapan Seila seperti tak menyukai kehadiran Yuna.


"Sayang apa kau bisa mengenakan salah satu pakaian rancangan terbaik mu untuk Yuna?"Tanya Nyonya wini.


"Memang nya dia siapa Mam?"Seila pun mengutarakan rasa penasaran nya.


"Dia adalah Dokter Yuna,Calon kakak ipar mu"Bisik Nyonya Wini di telinga Seila.Membuat putrinya itu terkejut.


"Apa?kakak ipar?"Tanya Seila kembali berbisik.


"Sudah jangan banyak tanya,Tolong make over kan dia ya.."Sambung Nyonya wini.


"Mince..."panggil nya pada seorang tata rias.


Mince pun berjalan menghampiri mereka.


"iya Nyonya"Jawab nya dengan lenggak lenggok bergaya bak seorang wanita gemulai.


"Tolong kau make over Dokter Yuna ya.."Pinta Nyonya Wini seraya menggandeng Yuna.


"Oh baik Nyonya,Mari Em siapa tadi nama nya?Dokter Yuna ya..Mari ikut saya."Ajak Mince.


"Untuk apa tante,aku rasa tidak perlu.Aku tidak ingin merepotkan."Ujar Yuna menolak.


"Tolong jangan menolak ya..tante mohon"Ujar Nyonya wini dengan nada memelas.


Tante ingin membuat kejutan untuk Daniel.Batin Nyonya wini.


Yuna pun pasrah,dahinya berkerut dalam.Akhirnya Mince dan Yuna pun melangkah memasuki Wardrobe.


Seila menatap dengan tatapan sinis nya.


"Mami seperti nya aku pernah melihat nya,tapi dimana ya.."


"Dia adalah Dokter di Xx Hospital.Dia juga yang merawat kakak mu waktu lalu."jelas nyonya wini.


"Oh iya aku ingat.waktu itu,aku pernah berpapasan dengan nya saat Kak daniel di rawat."


**


Di ruang wardrobe.

__ADS_1


"Silahkan Nona coba pakaian ini.Sepertinya ini cocok di kulit Nona yang putih."Ujar Mince,menyodorkan satu setel pakaian.


Yuna pun menerima nya.


"Mari saya bantu berpakaian"Ucap Mince.


"Ah tidak usah terima kasih,aku bisa sendiri"ujar Yuna menolak.Dia segera melangkah memasuki ruang ganti.


Apa dia bilang?membantu berpakaian?astaga...walaupun dia berdandan layak nya seorang wanita,tapi dia tetap saja seorang pria.Mana mungkin dia membantu aku memakai pakaian.Hrrrr.Batin Yuna.


***


"Nona Seila,apa Yeslin sudah datang?"Tanya seorang penata busana.


"Belum,dia tidak bisa di hubungi.Aku sudah mencoba berkali-kali.Ah bagaimana ini"Seila terlihat cemas.


"Ada apa sayang.?"Tanya nyonya wini.


"Yeslin belum datang Mam.Dia adalah model utama Desain terbaik ku."Jawab Seila dengan kesal,ia terua melihat layar ponsel nya.


"Oh...bagaimana jika Dokter Yuna saja sebagai pengganti model utama nya"Usul Nyonya wini.


Seila merasa terkejut dan langaung menggelengkan kepala nya.


"Kenapa?"Nyonya wini mengerut kan dahi nya.


"Tidak mungkin Mam.Yeslin adalah Model papan atas,aku sudah membayar nya mahal.Jadi aku tidak mungkin mengacaukan acara ku sendiri."Jawab Seila.Membuat mimik wajah Nyonya wini berubah marah.


"Apa kau bilang?kacau?Seila...Dokter Yuna itu calon kakak ipar mu.Kenapa kau bicara seperti itu?Dia cantik tubuhnya ideal.Bahkan dia lebih menawan dari pada Yeslin.Mami akan membayar semua kerugian mu.Kau lupa karena siapa kau bisa menyelenggara kan acara ini.Mana mungkin Mami mau mengacaukan acara mu yang berharga ini sayang."Ucap Nyonya wini tegas.


"Tapi aku tidak mungkin memakai pakaian terbaik ku,pada wanita yang sembarangan Mam."


"Tante,maaf...apa yang di katakan Nona seila itu mungkin benar.Lagi pula aku belum pernah berlaga seperti para model itu.Aku tidak ingin mengacau kan acara nya nanti."Ucap Yuna,yang memang sedari tadi sudah mendengar percakapan mereka.


Wajah Nyonya wini terlihat sedih.


"Baiklah jika itu mau mu."Dan tatapan nya pun berubah ketika melihat Yuna sudah di make up dan memakai gaun yang cantik.


"Kau tampak mempesona sayang,Bahkan tanpa memakai pakaian terbaik di sini."Lalu nyonya wini melirik ke arah Seila.


Seila terlihat kesal.Dan Nyonya wini pun mengajak Yuna kembali ke bangku undangan.


Kenapa Mami malah membela wanita itu si...iissshh menyebalkan.Batin Seila.


"Menyebalkaaa...nnn"Teriak seila.


"Ada apa Nona?"Tanya Mince.Yang terkejut dengan seila yang tiba-tiba berteriak.


"Semua nya menyebalkan.."teriak Seila lagi.


"Apa aku juga Nona?"Tanya Mince meringis.


"Iya kau juga..."bentak seila,lalu pergi.


Membuat Mince mmeringis hampir menangis.


"Apa salah Mince ya Tuhan..hiks"


***

__ADS_1


Yuna dan Nyonya Wini kembali menyaksikan acara itu,acara yang sudah hampir usai.


Opa,Ken,Gino bahkan Daniel yang lebih terkejut melihat penampilan Yuna setelah di make over.Tak ada beda nya dengan para model,bahkan lebih menawan.


Yuna pun terkejut,karena ternyata ada Daniel juga di sana.


Aih.. sejak kapan pria arogan itu ada di sana?Batin Yuna.


"Bagaimana penampilan nya Ayah.?"Tanya Nyonya wini pada Opa.


"Wah...kau tampak luar biasa nak,meskipun kau memang pada dasar nya sudah cantik"Ujar Opa memuji.


"Lihat saja,para pria di samping Opa hampir meneteskan air liurnya.Haha"sambung Opa melirik kepada tiga pria di samping nya yang memang ternganga itu.


Daniel pun langsung membuang pandangan nya,begitu pun Ken dan Gino.Saat Nyonya Wini terkekeh.Mereka pun menyeka sudut bibir nya hampir bersamaan karena kata-kata sang Opa.


Opa apa-apaan si.. Batin Daniel.


Mereka pun kembali menyaksikan peragaan busana itu,meski ketiga pria lajang itu sesekali melirik Dokter cantik yang berada sejajar dengan tempat duduk mereka.


"Fokus pada acara...tidak usah melirik Opa terus,Opa memang sudah tampan sedari dulu"Sindir Opa.Membuat mereka menelan salivanya berat.


Nyonya wini malah cekikikan.Wajah Yuna semakin memerah di buatnya.


***


Yeslin pun datang dengan terburu-buru.


"Dari mana saja si kamu?"Tanya seila marah.


"Maaf,tadi aku di kejar-kejar wartawan."Jawabnya.


"Apa maksud mu?"Tanya Seila bingung.


"Ah,itu...kau tau kan aku model berkelas,mereka hanya ingin mewawancarai ku dan para fans yang minta berfoto."jawab Yeslin gugup.


"Oh..sudah sana ganti pakaian mu.Sebentar lagi giliran mu.Kau tau kan akan memakai pakaian terbaik malam ini.?"


"Iya aku tau..Mince..."panggil Yeslin sambil berjalan menuju ruang wardrobe.


"Ah iya...Mince di sini.Please Mince tidak suka sm di marahi,kalian kan tau Mince itu sensitif orang nya."Ucap Mince genit.


**


Yeslin pun akhirnya tampil di akhir acara sebagai penampilan akhir atau penutup dari model-model yang lain.


Ia tampak begitu mempesona,karena itulah dia di juluki Model kelas kakap.


Saat berjalan di cat work,Yeslin tau bahwa Daniel berada di sana.Dia mencoba untuk menarik perhatian nya.Meski Daniel membuang pandangan nya.


Tiba-tiba seseorang melempar bola kertas ke arah Yeslin.Mereka bersorak,dan kembali melempari Yeslin dengan beberapa benda yang ada,buah atau pun kertas ada pula minuman yang membuat rancangan Seila menjadi basah.


Suasana menjadi riuh dengan sorakan dan makian pada Yeslin.


Beberapa penanggung jawab acara menjadi bingung dengan apa yang terjadi.


***


Jangan lupa like and Vote nya ya...Biar Author nya jadi tambah semangat.

__ADS_1


Makasih banyak buat para reader ku tercintah...😘


__ADS_2