The Doctor Love Story

The Doctor Love Story
Misi Sany (Part 1)


__ADS_3

Yuna memasuki ruangan nya tanpa Ekspresi,sapaan beberapa orang yang menyapa nya pun tak ia pedulikan.Suster Rena yang juga menyapa nya tak mendapat respon apapun.


Ada apa dengan Dokter Yuna Ya?seperti nya sebelum makan siang ia terlihat baik-baik saja.Batin suster Rena.


Yuna msih bersandar di kursi nya,ia meletakkan tas nya di sembarang tempat,fikiran nya tak karuan.Ia merasakan lagi rasa sakit dalam hati nya.Ia pun menangis sesegukkan.


"Ada apa dengan ku?hiks..hiks..Andrean hanya menganggap ku teman,tidak lebih.Tapi kenapa aku seperti ini?hati ku pedih rasa nya menerima kenyataan bahwa ia sekarang sudah memiliki kekasih.Tapi kenapa waktu itu dia bilang,ia masih sendiri?kenapa secepat itu?Mungkin sikapa nya memang baik pasa semua orang,tapi kenapa ia...hiks"Yuna tak dapat melanjutkan kata-katanya.Terlalu pedih untuk di ungkap kan.Sikap Andrean yang memang ramah dan baik hati memang teruntuk semua orang.Tapi ke salah fahaman ini membuat Yuna merasa kan luka dalam hatinya.


Yuna merasa kan jatuh cinta tuk yang pertama kali nya.Sebenar nya ia telah merasakan nya sejak lama,tapu apalah daya bagi seorang wanita yang belum berpengalaman.Hanya menganggap ity hanya kekaguman semata.


Setelah kejadian ini lah,Yuna baru menyadari tentang perasaan yang ia rasakan selama ini pada Andrean adalah sebuah cinta.


Cemburu adalah kata yang tepat sebagai bukti bahwa seseorang sedang mencintai.


***


Di Kantor.


Andrean dan Sany kembali ke kantor dan melanjutkan pekerjaan mereka,tanpa tau ada seseorang yang tersakiti karena keduanya.


"Kak,eh pak bos.Terima kasih telah mengantar ku.Aku akan segera melaksanakan peran ku yang di minta Opa."ujar Sany.


"Syutt.. jangan banyak bicara lakukan saja."ujar Andrean mata nya berkeliling.


Sebenarnya Andrean tidak menyukai rencana kakeknya sepenuh nya.Tapi memang untuk menaklukkan hati Daniel tidak lah mudah.Ia hanya khawatir Daniel akan marah besar,jika Sany berbuat sesuatu yang berlebihan.


"Jangan berbuat sesuatu yang aneh-aneh.Aku memperingatkan mu"ucap Andrean dengan nada menantang.


"Tenang saja kak,beres."jawab Sany dengan percaya diri.


Andrean pun melangkah menuju ruangan nya.


Sany kembali ke meja nya dan lanjutkan pekerjaan nya yang belum selesai.


Tiba-tiba Daniel datang.


"Dimana kakak?"Tanya nya pada Sany.


Sany pun mendongak melihat ke arah sumber suara.Dia pun tersenyum lebar saat melihat bahwa targetnya lah yang berada di sana.


"Ada,di dalam.Oh iya Niel,Apa kau bisa menolong ku?"Pinta Sany mulai melancarkan niat nya.


"Tidak"Jawab Daniel singkat tanpa ekspresi dan melangkah ke ruangan Andrean.


iishh memang tidak mudah menaklukan hati nya ya...menyebalkan.Tapi aku tidak akan menyerah.Batin Sany menyemangati diri nya sendiri.


Selepas pulang kantor Daniel sedang berada di parkiran,Mobilnya tiba-tiba mengalami pecah ban.


"Seperti nya tadi baik-baik saja"Gumam nya,ketika memperhatikan ban mobil nya.


Bagaimana ini?

__ADS_1


Daniel tau,jika Andrean sudah pulang terlebih dahulu,dan beberapa staf kantor pun sudah pulang.Daniel harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan nya.Dan hari sudah petang.


Tiba-tiba Sany muncul dan menghampiri Daniel yang masih terlihat bingung.


"Hai Niel"Sapa nya seraya menghampiri dengan gaya sejuta pesona.


Daniel menghela nafas nya ketika ia melihat siapa yang datang.Daniel bersandar pada mobil nya tapi wajah nya melihat kearah lain,seperti tak tertarik pada kedatangan Sany.Padahal Sany sudah tampil semaksimal mungkin setelah mengganti pakaian nya dan berdandan sebelum menemui Daniel.


Ini adalah salah satu rencana Sany,Ia menyuruh seorang office boy untuk membuat ban mobil Daniel menjadi bocor.


"Kenapa dengan mobil mu?mogok?"Tanya Sany pura-pura tak tau.


"Hmm"Jawab Daniel.


issh...pasti jawab nya begitu,tidak ada kata-kata lain apa?Batin Sany.


"Mau menumpang dengan ku?"ujar Sany menawarkan.


"Itu,mobil ku ada di sana.Tidak usah sungkan,aku dengan senang hati kok mengantar mu pulang."Ujar Sany.


"Tidak usah"Daniel pun pergi meninggalkan Sany.


Astaga Daniel... please deh.


"Niel,tunggu..."teriak Sany.


Tapi Daniel tak menggubris nya,ia terus melangkah menuju gerbang kantor.


"Halo,ada apa?mobil ku mogok,aku tidak bisa pulang cepat.Aku akan memesan Taksi.Memang nya ada apa sih?kenapa tiba-tiba Mami menyuruh ku pulang cepat?jangan membuatku khawatir."Daniel masih dengan panggilan telpon nya.


Sany sudah berdiri di samping Daniel,mendengar pembicaraan nya di telpon.


"Baik lah aku akan pulang secepatnya."Klik.Daniel menutup telpon nya.


"Ada apa sih,tiba-tiba mereka menyuruh ku cepat pulang?"Gumam nya.


Daniel melirik Sany yang sudah berada di sampingnya.Sany mengangkat kedua alisnya.


"Ada apa?"Tanya Sany.


"Kau di minta cepat pulang ya?"


Daniel masih terdiam dia mencoba memesan taksi online.Tapi tiba-tiba ponselnya mati.


"Ah...sial"Umpat nya.Muka Daniel berubah kesal.Di tambah Sany yang masih tetap menatap Daniel.


"Kenapa kau masih di sini?cepat pulang sana."Ujar Daniel ketus.Dia selangkah menjauh dari posisi Sany berdiri.


Lalu Sany malah menempel pada Daniel.Membuat Daniel geram.


"Apa sih mau mu?"

__ADS_1


"Aku mau mengantarkan mu pulang Niel,aku hanya ingin membantu."ucap Sany memasang senyum nya.


"Aku sudah bilang,tidak usah"Jawab Daniel.


"Benar kah?kau Yakin bisa pulang cepat?"ujar Sany matanya berkeliling.


"Lihat,semua karyawan sudah pulang,ini sudah hampir petang.Kalau kau menolak bantuan ku.Baiklah aku akan pulang."Ujar Sany sambil melangkah meninggal kan Daniel.


Dasar pria keras kepala.Sejak kapan dia menjadi seperti itu?sebegitu benci nya kah dia padaku?dia bilang sudah memaafkan ku.Hufh.Batin Sany sambil berjalan memasuki mobilnya.


Tiba-tiba Daniel mengetuk jendela mobil Sany.


Sany pun menoleh.


Wah dia mentmyerah juga rupa nya.haha.Batin Sany.


"Ada apa?mau ikut dengan ku?Baik lah ayo masuk"ujar Sany membuka pintu mobilnya.Daniel pun duduk di kursi belakang.


Masih terdiam.


"Kenapa kau duduk di belakang?"Tanya Sany mengerutkan dahinya.


"Sudah jangan banyak bicara cepat jalan"pinta Daniel.


"Kau pikir aku supir mu apa?"ucap Sany kesal.


"Anggap saja begitu.Ayo cepat jalan.Jangan berbuat yang aneh-aneh"ujar Daniel masih tanpa ekspresi,ia melirik jam tangan nya.


"Aneh?kau pikir aku Mister Bean apa?ishh"Gumam Sany.Lalu ia pun menginjak pedal gas nya,dan melajukan mobil nya.


Daniel masih menatap Ponsel nya yang tidak pernah lowbet itu,dan mobil nya juga tiba-tiba pecah ban,padahal sebelum nya baik-baik saja.Dia pun teringat saat ia mencari carger ponselnya yang tidak ada di tempat.Hati nya menjadi jengkel,apa lagi ia harus terpaksa pulang bersama wanita itu.Amarah Daniel selalu memuncak setiap kali melihat Sany.Entah kenapa,ia pun tidak mengerti.Padahal ia sudah mencoba memaafkan nya.


"Niel,aku lapar.Bisa kan kita mampir sebentar untuk makan?"ujar Sany.Membuat Daniel menggelengkan kepala nya.


"please,aku lapar sekali.Aku melupakan makan siang ku.Jadi aku sangat lapar sekarang.Tolong lah,hanya sebentar saja.Aku khawatir jika penyakit mag ku kambuh"Ujar Sany,mencari alasan.Padahal siang tadi dia makan banyak sekali.


"Sudah ku bilang,jangan berbuat yang aneh-aneh".Ujar Daniel.


"Apa kau bilang ?Aneh?Hey aku cuma mau makan.itu saja."kata nya Sany kesal.


Pria macam apa sih dia?aku benar-benar tidak suka dengan Daniel yang sekarang.Dia menyebalkan.Batin Sany.


"Turun kan aku di sini.Aku akan mencari taksi.Dan kau bisa makan sepuasmu."Ujar Daniel


"Baiklah..aku akan menahan lapar ku.Kau harus tanggung jawab jika penyakit ku kambuh ya".ucap Sany semakin kesal karena rencana nya gagal.


"Hmm"Gumam Daniel.Tak peduli.


Ah aku mendapat ide lain.Lihat saja Niel,aku akan membuat mu menyerah.Batin Sany.


Sany mengirimkan pesan pada Andrean.Klik pesan terkirim.Sany tersenyum menyeringai.

__ADS_1


Dia melirik Daniel yang masih fokus melihat ke arah jendela.


__ADS_2