
Satu minggu setelah kelulusan dua orang pertama, yaitu Aira dan Zhagi. Mereka sekarang mendapat tugas patroli di dua tempat berbeda.
Mereka sudah tidak bertemu dengan Crgoshiro sejak pertemuan terakhir, karena semua sudah memiliki tugas masing-masing sekarang. Walau begitu, Aira dan Zhagi tetap berusaha meluangkan waktu untuk bertemu, berhubung mereka baru saja membuat menjalin asmara.
"Huft... Lelah sekali. Tadi ada nenek-nenek yang memintaku mengantarkannya ke rumahnya." Keluh Aira duduk di bangku pinggir jalan bersama Zhagi.
"Tadi juga aku di minta membawa semua barang-barang, itu benar-benar melelahkan." Sambung Aira.
"Membantu orang-orang adalah pekerjaan kita, itu artinya kau sudah melakukan tugasmu. Kerja bagus!" Kata Zhagi menyemangati Aira.
"Ehehe... Terima kasih. Ngomong-ngomong bagaimana denganmu, apa ada sesuatu yang menarik?" Tanya Aira.
"Tadi, sepertinya tidak ada yang menarik." Jawab Zhagi.
"Oh begitu ya?" Kata Aira. Mereka berdua lalu terdiam selama beberapa saat.
"Kenapa jadi canggung begini!? Aku harus mencari topik pembicaraan!" Kata Zhagi dalam hati.
"Hey, kita sudah lama tidak bertemu Kak Crgoshiro." Kata Zhagi.
"Benar. Sejak kita lulus Kak Crgoshiro jarang berkumpul bersama kita." Kata Aira.
"Apa kau mau menemuinya? Hanya menanyakan kabar saja." Kata Zhagi.
"Ide bagus! Kapan kita pergi?" Kata Aira terlihat bersemangat.
"Bagaimana kalau besok?"
"Boleh! Aku juga akan membawakan masakan untuknya." Kata Aira.
"Baiklah, kita akan ke Kerajaan besok."
Hari berikutnya datang, Aira dan Zhagi masuk kedalam halaman Kerajaan. Mereka melihat teman-temannya masih berlatih di pagi hari.
Setelah melewati halaman kerajaan, mereka berada di depan gerbang masuk istana. Zhagi lalu bertanya pada salah satu penjaga untuk meminta izin menemui Crgoshiro. Dan setelah mendapat izin, mereka diantarkan ke kamar milik Crgoshiro.
Aira mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban, tanpa pikir panjang Aira langsung membuka pintu itu dan berkata. "Kak Crgoshiro? Apa ada orang di sini?"
"Uh tidak ada orang?" Kata Zhagi.
"Apa mungkin dia sedang ada tugas baru?" Tanya Aira.
"Oh kalian ke sini?" Kata Crgoshiro datang dari belakang. Aira dan Zhagi terkejut dan langsung berlari menghampirinya.
"Kak Crgoshiro!"
"Wah, sudah lama tidak ketemu. Ada apa kalian ke sini?" Tanya Crgoshiro.
"Kami hanya ingin menanyakan kabar saja." Jawab Aira.
"Aku baik-baik saja, terima kasih sudah repot-repot datang kemari."
"Aki juga memasakkan sesuatu, ini!" Aira memberikan keranjang makanannya pada Crgoshiro.
__ADS_1
"Wah, terima kasih banyak. Ini pasti enak. Ngomong-ngomong bagaimana dengan tugas pertama kalian?"
"Cukup lancar." Jawab Zhagi.
"Bagus kalau begitu. Oh ya, aku punya berita besar untuk kalian." Kata Crgoshiro.
"Apa itu?"
"Sebentar lagi aku akan diangkat menjadi Panglima Kerajaan."
"Benarkah!? Hebat!" Kata Aira dan Zhagi terlihat kagum.
"Kalian harus datang ke acara pelantikkan nya besok."
"Tentu saja kami akan datang!" Kata Aira.
"Terima kasih banyak kalian berdua. Tapi, aku minta maaf tidak bisa mengobrol lama karena banyak hal yang harus aku persiapkan." Kata Crgoshiro.
"Tidak apa-apa, kita bisa bertemu lagi kapan-kapan." Kata Zhagi.
"Kalau begitu kami akan pulang sekarang."
"Ya, terima kasih sudah berkunjung." Kata Crgoshiro melambaikan tangan kepada Aira dan Zhagi yang sudah agak jauh di depan.
...*****...
Hari Pelantikan pun tiba. Banyak orang yang datang dan di antara orang-orang sudah ada Aira dan Zhagi. Acara di mulai dengan pembukaan, lalu dilanjutkan pidato singkat oleh Crgoshiro, dan sekarang waktunya pelantikan oleh Raja Hyron.
Raja lalu berdiri dari tahtanya dan berkata. "Aku sudah membuat keputusan, Pelantikan ini harus dibatalkan." Kata Raja Hyron seketika membuat semua orang di sana terkejut.
"Apa maksud anda!?" Tanya Crgoshiro terkejut.
"Aku minta maaf, Crgoshiro. Sepertinya kau belum siap untuk menjadi pemimpin pasukan besar." Kata Yang Mulia Raja.
"Itu tidak benar! Aku yakin aku sudah siap untuk ini!" Kata Crgoshiro.
"Maaf, aku sudah mengambil keputusan. Suatu saat nanti kau pasti akan mendapatkan gelar ini, tapi tidak sekarang."
"Ada apa ini?"
"Aku tidak tahu, sepertinya Yang Mulia membatalkan pelantikan ini." Kata dua orang di sana berbisik.
Crgoshiro langsung pergi meninggalkan ruang tahta, Aira yang melihatnya ingin pergi mengikuti Crgoshiro. Tapi, tangannya di tangkap oleh Zhagi.
"Kita harus membiarkannya sendiri. Kak Crgoshiro pasti merasa sangat kecewa sekarang."
"Padahal dia sudah mempersiapkan semuanya, tapi ini yang didapatkan." Kata Aira.
...*****...
"Sialan. Apa kau mencoba mempermalukan ku!? Lihat saja, aku tidak akan menyerah sampai kau menyesal!" Kata Crgoshiro tampak marah di dalam kamarnya.
"Untuk sekarang aku akan pergi ke sana lagi untuk memperkuat kemampuanku." Kata Crgoshiro mengemasi barang-barangnya dan memasukkannya kedalam tas besar.
__ADS_1
"Maafkan aku kalian berdua, mungkin kita tidak bisa bertemu lagi dalam waktu dekat." Kata Crgoshiro melihat ke keranjang makanan pemberian Aira.
Crgoshiro meninggalkan keranjang yang sudah kosong di kamarnya. Ia pun pergi diam-diam dari asrama.
...*****...
Beberapa hari berlalu. Aira tengah berjalan pulang usai bertugas, saat perjalanan ia terus memikirkan keadaan Crgoshiro.
"Apa aku ajak Zhagi untuk mengunjungi Kak Crgoshiro lagi ya? Oh, itu dia!" Kata Aira melihat Zhagi didepan.
"Zhagi!"
"Umm? Aira? Bagaimana tugasmu?" Tanya Zhagi.
"Lancar seperti biasa. Ngomong-ngomong ayo temani aku mengunjungi Kak Crgoshiro, sudah beberapa hari kita tidak berkunjung, apalagi dengan kejadian kemarin."
"Baiklah, setelah pulang kita ketempat Kak Crgoshiro." Kata Zhagi.
Setelah mengganti pakaian, Aira dan Zhagi langsung berangkat ke Asrama prajurit. Mereka lalu sampai di depan pintu kamar Crgoshiro.
"Kak Crgoshiro?" Kata Aira mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban.
"Apa dia sedang keluar?" Tanya Aira.
"Mungkin saja, coba buka pintunya mungkin dia sedang tidur." Kata Zhagi.
Aira mengikuti saran Zhagi dan membuka pintu kamar Crgoshiro yang tidak terkunci. Saat Airs dan Zhagi masuk, mereka melihat kamar Crgoshiro sudah hampir kosong.
"Kenapa semua barang-barangnya hilang!?" Tanya Aira terkejut.
"Ini aneh, coba cek lemari bajunya." Kata Zhagi.
"Tidak ada apapun di dalamnya! Hanya ada keranjang makanan dariku." Kata Aira setelah mengecek.
"Apa Kak Crgoshiro pindah kamar?"
"Itu tidak mungkin, jika memang pindah seharusnya keranjang makanan itu di bawa juga. Semoga saja tidak terjadi sesuatu padanya.
...*****...
"Ughhh...!" Seseorang jatuh tengkurap di lantai dengan kedua tangan diikat dibelakang.
"Siapa sebenarnya kau ini!?" Tanya beberapa prajurit dengan zirah lengkap.
"Dia pasti mata-mata, kita harus membawanya kehadapan Yang Mulia!" Kata salah satu prajurit.
Mereka membawa orang itu bersama-sama dan dijatuhkan kehadapan Raja. Yang Mulia segera turun dari tahtanya dan menghampiri mereka.
"Yang Mulia! Orang ini menyamar sebagai prajurit, tapi tidak ada satupun orang yang mengenalnya." Jelas salah satu prajurit.
"Siapa sebenarnya kau? Apa kau seorang mata-mata? Jika kau menjawab dengan jujur, aku mengampuni mu." Tanya Yang Mulia.
Bersambung...
__ADS_1