
"Siapa kau? Bagaimana kau bisa masuk tanpa izin?" Tanya Yang Mulia.
"Bukan ini hanya salah paham! Aku hanya tersesat sampai ke sini. Tolong maafkan aku!" Kata orang itu ketakutan.
"Bagaimana mungkin kau tersesat sampai ke sini? Jelas sekali kalau kau berbohong!" Kata salah satu prajurit.
"Cepat mengaku! Atau kami akan memanggil ahli sihir untuk membedah ingatanmu sampai kau menjadi gila!" Ancam salah satu prajurit lain.
"Tidak, aku mohon jangan! Baiklah, aku akan memberitahu yang sebenarnya!" Kata orang itu terlihat ketakutan.
"Sebenarnya, aku hanya pesuruh dari Crgoshiro. Dia memerintahkan aku untuk membuat denah seluruh gerbang keluar sampai dalam istana dengan detail." Jelas orang itu.
"Tidak mungkin! Kau pasti berbohong! Crgoshiro tidak akan melakukan hal itu! Benar kan, Yang Mulia?" Bantah salah satu prajurit.
Raja tampaknya percaya dengan perkataan orang itu. "Cepat cari Crgoshiro dan bawa dua kehadapan ku!" Perintah Raja.
Di tengah semua itu, ternyata Crgoshiro sudah mendengar semuanya dari lorong di depan ruang tahta. Ia lalu segera lari keluar dari istana dengan membawa semua perlengkapan bertarungnya.
"Hey, kau mau ke mana terburu-buru?" Tanya prajurit lain saat melihat Crgoshiro berlari melewatinya.
Sesaat setelah Crgoshiro pergi, seseorang datang dan memberitahu perintah Raja untuk berkumpul di lapangan depan.
"Perhatian semuanya! Beberapa menit yang lalu, seorang yang mengaku sebagai mata-mata tertangkap oleh beberapa penjaga. Dan orang itu mengatakan bahwa Crgoshiro lah yang memerintahkannya." Jelas Raja. Semua prajurit di sana terlihat berbisik satu sama lain.
"Karena itu, aku memerintahkan kalian untuk mencari Crgoshiro di dalam wilayah kerajaan ataupun di luar." Sambung Raja.
Sementara itu dua orang penjaga sedang membawa mata-mata tadi ke penjara. Orang itu tampaknya tidak melakukan perlawanan apapun, sampai akhirnya mereka sampai di ruang bawah tanah dan langsung menjebloskannya ke penjara.
Pintu terkunci dan penjaga itu berbalik ke arah penjaga lainnya. "Kau pergi saja dengan yang lain, biar aku yang berjaga di sini." Kata penjaga itu.
"Baiklah, kuserahkan padamu." Penjaga itu langsung pergi ketempat yang lain.
*****
Aira dan Zhagi datang untuk bertemu dengan Crgoshiro, tapi mereka tidak menemukannya di kamar. Beberapa saat kemudian Zhagi mendengar suara keramaian dari halaman depan kerajaan.
"Ada apa di depan?" Tanya Zhagi.
"Kedengaran seperti banyak orang berkumpul, ayo kita lihat!" Kata Aira.
Mereka lalu pergi menuju barisan prajurit yang tengah mendengar perintah oleh Raja. Aira dan Zhagi yang ada di sana mendengar semuanya, tentang mata-mata dan Crgoshiro.
"Apa itu benar?" Tanya Zhagi terlihat terkejut.
__ADS_1
"Tidak mungkin! Kak Crgoshiro tidak akan melakukan hal itu!" Kata Aira tidak percaya.
Raja lalu membubarkan semua prajurit untuk memulai pencarian. Semua prajurit mengambil perlengkapan dan langsung berjalan keluar dari gerbang kerajaan.
"Aku harus ikut dengan mereka!" Kata Aira.
"Apa kau bodoh!? Kita tidak diizinkan ikut dalam tugas darurat seperti ini."
"Aku akan berbaur dengan mereka, sehingga tidak akan ada yang tahu!" Kata Aira ingin pergi, tapi tangannya di tangkap oleh Zhagi.
"Aira, kau jangan gegabah seperti ini. Bagaimana jika kamu terluka?" Tanya Zhagi.
"Kak Crgoshiro tidak akan melukaiku. Aku harus bicara dengannya, katanya yang memberiku harapan tidak mungkin hanya sebuah kebohongan!" Jawab Aira perlahan melepaskan tangan Zhagi dan berlari pergi meninggalkannya.
Aira diam-diam masuk kedalam ruang perlengkapan saat semuanya sudah pergi. Ia lalu menyamar dengan zirah tertutup agar tidak di curigai. Setelah selesai ia mengikuti di barisan paling belakang.
...*****...
"Sialan! Apa yang dia katakan!?" Geram Crgoshiro dalam hati.
Ia lalu mengambil kuda di kandang milik warga dan langsung pergi mengendarainya keluar dari kota. Crgoshiro masuk ke dalam hutan dan keluar di sebuah lapangan kosong di tengah hutan lebat.
Crgoshiro turun dari kuda lalu berteriak. "Di mana kau..?!"
"Yo!" Sebuah makhluk aneh kurus yang tiba-tiba muncul.
Makhluk itu memiliki bagian atas kepala yang runcing seperti tanduk, namun bentuknya sedikit tidak teratur. Wajahnya hanya terdapat mulut tersenyum tanpa mata ataupun hidung. Dia juga memiliki 6 tangan kurus seperti hanya tulang yang diselimuti kulit kering berkeriput.
"Kau! Aku tahu kau yang melakukan semua ini!" Kata Crgoshiro.
"Tentu saja, apa kau lupa dengan perjanjian kita? Kau mendapat kekuatan, aku dapat yang kau pertaruhkan."
"Apa kau masih ingat dengan yang kau pertaruhkan? Benar, sebuah kepercayaan." Sambung Makhluk itu.
"Jadi ini tujuanmu sejak awal? Kau berencana menjatuhkanku!" Tanya Crgoshiro.
"Huh? Aku tidak punya urusan denganmu. Tapi aku ingin melihat apakah dirimu di masa depan sama dengan yang aku prediksi?" Jawab Makhluk itu.
"Katakan padaku, apa yang akan terjadi selanjutnya?" Tanya Crgoshiro.
"Para prajurit Kerajaan akan mengepung mu di tempat ini. Kau mau mendengar hal selanjutnya?" Tanya nya.
"Cukup! Aku hanya akan mengatakan yang sebenarnya, mereka pasti akan percaya padaku!"
__ADS_1
"Wah tampaknya kau sudah tidak sabar ya? Mari aku bantu." Kata makhluk itu, lalu ia menciptakan lingkaran sihir di salah satu tangannya dan tiba-tiba semuanya berjalan dengan sangat cepat, kecuali Dia dan Crgoshiro.
"Apa yang kau lakukan!?" Tanya Crgoshiro terlihat panik.
"Aku ingin cepat-cepat melihat hasilnya."
"Apa!?"
Semuanya sudah berjalan dengan kecepatan normal dan di waktu yang sama para prajurit datang dari segala arah. Crgoshiro terpojok di tengah lapangan luas itu.
Panglima keluar dari keramaian dan mengatakan. "Crgoshiro, kami di perintahkan oleh Yang Mulia untuk menangkap mu atas tuduhan pengkhianatan."
"Itu tidak benar! Semua ini hanya salah paham, makhluk di bekalang ku ini yang menyebarkan kebohongan itu!"
"Siapa maksudmu yang ada di belakangmu?" Tanya Panglima.
Crgoshiro berbalik dan makhluk aneh tiu sudah tidak ada di sana. Crgoshiro terlihat panik dan menoleh ke sana ke mari untuk mencarinya.
"Di mana!? Dia menghilang!" Kata Crgoshiro.
"Sudah cukup omong kosong mu! Cepat akui saja semuanya!"
Crgoshiro terlihat sangat marah mendengar kata-kata itu. "Kau, mempermalukan ku di depan semua orang dan sekarang kalian menuduhku sebagai seorang pengkhianat!"
"Aku tidak peduli lagi! Akan aku akhiri sampai di sini!" Kata Crgoshiro kehilangan kesabaran dan menarik pedangnya.
"Semuanya serang...!" Teriak Panglima dan semua prajurit maju secara bersamaan.
Crgoshiro mengangkat pedangnya ke atas dan lalu seketika debu emas menyelimuti seluruh bilah pedang.
"Keluarlah mode tempur! Golden Dust!" Teriak Crgoshiro dan aura meledak dari pedangnya.
Suara tebasan terdengar, di susul dengan sebuah ledakan ke arah para prajurit di salah satu sisi. Semuanya terpental jatuh akibat serangan itu, sementara yang terkena serangan itu secara langsung mendapat luka yang sangat parah.
Sisi depan terpental jauh, tapi para prajurit di sisi yang lain masih terus maju sampai hampir menyentuh Crgoshiro. Crgoshiro lalu mengangkat tangannya ke atas dan terciptalah 6 buah tombak emas besar yang mengarah kebawah. Tangannya diayunkan kebawah dan tombak-tombak itu jatuh ke arah para prajurit yang mendekat.
Ledakan terjadi di hampir seluruh sisi tempat Crgoshiro berdiri. Darah ada di mana-mana, orang-orang yang terkena tombak itu seketika hancur dan masuk kedalam tanah.
Para prajurit yang berada di barisan belakang hanya melihat dengan mulut menganga. Di sana juga ada Aira yang melihat di balik helm besarnya.
"Jadi ini, kekuatan asli Kak Crgoshiro?"
Bersambung...
__ADS_1