
Acara pesta berlangsung sangat meriah dan tak terasa waktu pun bergulir dengan cepat. Para tamu undangan perlahan berkurang dan pulang ke rumah mereka masing - masing. Bahkan tuan rumah pun terlihat sudah memasuki kamar mereka masing - masing untuk beristirahat melepas segala kelelahan dan kepenatan yang sudah menempel pada badan mereka selama pesta berlangsung.
Begitu pun Yemi dan Kenzi, mereka sudah masuk ke dalam kamar yang sudah di sediakan untuk mereka, Mia dan Devan juga sama, mereka sudah masuk ke dalam kamar yang letak nya bersebelahan dengan kamar Yemi dan Kenzi.
Dan di salah satu kamar di mansion itu yang letak nya tak jauh dari kamar mereka, terdapat kamar pasangan pengantin baru kita yang sudah di sulap sedemikian rupa menjadi kamar pengantin yang sangat indah dengan bunga - bunga dan beberapa lilin aroma terapi di nyalakan di sana.
" Kado berwarna merah" gumam Simi seraya mencari apa yang dia cari di antara gundukan beberapa kado yang ada di sudut kamar nya.
" Kamu mencari apa sayang?" Alfaro yang baru saja keluar dari kamar mandi tampak mengerutkan kening nya melihat sang istri yang terlihat sibuk mencari sesuatu dari tumpukan kado yang tadi mereka terima.
Alfaro dan Simi sudah menyelesaikan ritual mandi mereka tadi secara bergantian dan Simi mendapatkan giliran pertama nya setelah tadi melewati beberapa drama saat Simi kesulitan membuka gaun pengantin yang di pakai nya sampai Alfaro ikut membantu nya dan berhasil membuka nya bahkan gaun itu sampai terjatuh langsung dari tubuh Simi sehingga terpangpanglah tubuh indah Simi yang hanya di balut benda segi tiga dan benda yang berbentuk kaca mata saja.
Simi yang saat itu merasa malu langsung menjerit seraya berlari dari hadapan Alfaro menuju kamar mandi tanpa menghiraukan Alfaro yang sedang menatap takjub pada nya. Seketika senyum di bibir Alfaro berkembang saat melihat kelakuan gadis yang kini sudah sah menjadi istri nya itu.
" Kado warna merah om, itu dari Yemi dan Mia" Simi berkata tanpa menoleh ke arah Alfaro dan masih fokus pada apa yang sedang dia cari.
" Mau di buka sekarang? Kayak nya penting banget" Alfaro mendudukan diri nya di tepi tempat tidur tepat nya di belakang Simi berada sekarang.
" Iya, kata Yemi dan Mia itu harus di buka dan di pakai sekarang" Simi masih sibuk dengan kegiatan nya.
" Emang apa isi nya?" Alfaro jadi ikut penasaran dengan apa yang di berikan oleh Yemi dan Mia pada mereka.
__ADS_1
" Aku juga gak tahu om, makan nya aku cari dan mau di buka sekarang" Mia mengerucutkan bibir nya lucu.
Setelah beberapa saat Simi mencari, akhir nya Simi menemukan apa yang dia cari.
" Yeay, ketemu!" Simi mengangkat tinggi benda yang baru saja dia temukan seraya membalikan tubuh nya agar Alfaro juga bisa melihat nya. " Ini di_ aaaaa" namun saat Simi membalikan badan nya Simi malah berteriak karena melihat Alfaro yang duduk di belakang nya ternyata tidak memakai baju dan hanya memakai celana boxer saja.
" Ish, kenapa berteriak?" Alfaro mendengus kesal.
" Kenapa om tidak pakai baju?" Simi terlihat panik.
" Bukankah aku terbiasa tidur seperti ini dan kamu juga sudah pernah melihat nya kan?" Jawab Alfaro enteng. " Lagi pula nanti baju mu pun akan aku buka" Alfaro mengerlingkan mata nya.
" Dasar om mesum menyebalkan!" Simi menyilangkan tangan nya di depan dada nya dengan wajah yang memberengut kesal membuat Alfaro terkikik geli.
" Bu buka apa nya?" Ucap Simi terbata dengan salah tingkah dan tangan yang masih menyilang di depan dada nya.
" Itu" ucap Alfaro ambigu seraya menunjuk dengan dagu nya.
" Om ini, to the poin banget sih! Gak ada pemanasan atau apa gitu seperti yang di film - film? Ini malah main suruh buka - buka aja" ucap Simi polos dengan wajah yang tersipu malu.
Pletak
__ADS_1
Satu jitakan mendarat tepat di kening Simi saat ini.
" Aw, sakiit!" Simi mengusap kening nya yang terasa panas. " Kenapa om malah menjitaku sih?" Simi mendengus kesal
" Habis kamu mikir yang aneh, aku hanya menyuruh mu membuka kotak kado itu. Bukankah kamu penasaran apa isi nya?" Alfaro menunjuk kado yang ada di tangan Simi.
" Oh, kado ini" Simi nyengir kuda. " Baiklah akan aku buka" Simi pun tak menunggu lama untuk membuka kotak itu dari kertas yang berwarna merah menyala itu sehingga terpangpang kotak berwarna coklat yang hanya tinggal di buka penutup nya.
Tangan Simi sudah mulai mau membuka penutup nya, Alfaro tampak mengerutkan kening nya mendekati kotak itu agar lebih jelas melihat nya. Dan akhir nya kotak itu terbuka dan tampak sebuah kain tipis berwarna senada dengan bungkus kado tadi yaitu berwarna merah menyala tampak terlipat di dalam kotak itu.
" Kain?" Simi mengerutkan kening nya.
" Seperti nya itu baju" Alfaro menimpali seraya tangan nya terulur mengambil kain itu dan membentangkan nya.
" What?" Simi membulatkan ke dua bola mata nya dengan wajah yang sudah merona saat melihat apa yang sedang di pegang oleh Alfaro itu. " Berikan pada ku!" Simi langsung merebut baju itu " bisa - bisa nya mereka memberikan kado seperti itu" Gumam Simi pelan seraya menggulung kain itu dan langsung menyembunyikan nya dengan salah tingkah sedangkan Alfaro masih dalam posisi bengong nya saat melihat apa yang sebenar nya tadi dia pegang.
Baju dengan bahan tipis yang menerawang dengan tali kecil yang bila di tarik sedikit saja akan putus serta bagian belahan dada yang sangat rendah dengan bawahan yang bahkan tidak bisa menyembunyikan aset berharga milik Simi.
Glek
Alfaro menelan saliva nya susah saat di kepala nya terlintas bayangan tubuh Simi yang memakai kain tipis itu. Simi yang memakai pakaian lengkap seperti ini saja suda membuat Alfaro kehilangan kendali atas diri nya apa lagi memakai pakaian seperti itu. Bahkan hanya dengan membayangkan nya saja sudah membuat sesuatu di bawah sana sudah menegang dan terasa sesak minta untuk di lepaskan. Apa lagi Alfaro mengingat pemandangan indah yang tadi tak sengaja dia lihat saat membantu Simi melepaskan gaun penganting nya.
__ADS_1
" Oh God, aku sudah tidak tahan" batin Alfaro menatap Simk dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏