Touch Me Please My Uncle

Touch Me Please My Uncle
Bab 15


__ADS_3

Semua mata kini tampak tertuju pada calon mempelai pria yang hanya diam dengan pemikiran nya sendiri sampai - sampai dia tidak mendengarkan apa yang di katakan oleh pak penghulu yang bertanya tentang kesiapan nya melaksanakan akad pernikahan ini.


" Apa pak Kenzi akan membatalkan pernikahan nya?" batin Alfaro menatap cemas pada atasan nya itu karena di tahu betul alasan Kenzi menikahi Yemi saat ini, yang jelas bukan karena cinta atau keinginan nya sendiri melainkan karena wasiat dari ayah Yemi.


" Bagaimana tuan Kenzi apa kita bisa memulai akad nya?" Pak penghulu kembali bertanya setelah beberapa saat tidak ada jawaban dari Kenzi sedangkan Yemi kini meremas ujung kebaya nya sendiri dengan perasaan yang cemas.


Yemi sangat tahu bagaimana pernikahan ini akan terjadi, itu karena Kenzi yang ingin menjaga nya dan Yemi juga tahu persis bagaimana perasaan Kenzi pada nya. Perasaan sayang ayah terhadap anak nya dan perasaan kakak terhadap adik nya tidak lebih dari itu. Hanya Yemi lah yang mempunyai perasaan cinta yang biasa di rasakan seseorang pada lawan jenis nya.


" Baiklah pak, mari kita mulai!" Putus Kenzi pada akhir nya. Awal nya Kenzi merasa ragu dengan keputusan yang di ambil nya. Kenzi takut perasaan nya pada Yemi malah berkembang tidak pada tempat nya. Yemi yang seharus nya ia jaga seperti anak nya sendiri malah harus dia cintai sebagai pasangan hidup. Kenzi cukup sadar diri siapa diri nya dan siapa Yemi. Walaupun Yemi sering mengatakan cinta terhadap nya tapi Kenzi mengira itu hanya keisengan Yemi belaka yang masih terlalu kecil untuk mengerti apa arti nya cinta yang sebenar nya.


Kenzi tidak tahu saja bahwa Yemi sudah bukan anak kecil yang dulu lagi, Yemi sudah dewasa dan sudah mengerti akan perasaan cinta yang sesungguh nya.


Kenzi pun mulai menjabat tangan pak penghulu dan langsung mengucapakan janji suci yang akan mengikat diri nya dan Yemi dalam satu ikatan suci yang sah dimata hukum dan agama.


Sah


Sah


Suara dari pak penghulu dan semua orang yang ada di sana terdengar lantang saat Kenzi selesai mengikrarkan janji suci nya. Tampak semua menengadahkan tangan mereka mendo'akan kedua mempelai agar rumah tangga nya bisa sa ma wa dan langgeng. Mia dan Yemi tampak berdo'a dalam hati mereka masing - masing supaya Yemi bisa menaklukan hati Kenzi dan membuat uncle Ken nya itu jatuh cinta kepada nya.


Sedangkan Alfa berdo'a dalam hati nya agar Kenzi bisa lebih cepat menyadari perasaan nya yang sesungguh nya pada Yemi dan melupakan perjanjian yang telah ia buat dengan Yemi. Ya, Alfa tahu tentang kontrak pernikahan itu karena Kenzi menyuruh Alfa untuk membuat nya.

__ADS_1


Di perjanjian itu juga tertulis tentang perpisahan yang akan mereka lakukan saat ke dua nya menemukan pasangan mereka masing - masing, dan Yemi belum mengetahui point itu. Yang Yemi tahu selain dua point yang di ucapkan Kenzi pada nya waktu itu dan beberapa ketentuan - ketentuan yang harus Yemi penuhi selama mereka terikat dalam pernikahan ini seperti harus menuruti perkataan Kenzi dan kemana pun Yemi pergi harus meminta izin pada Kenzi. Tentu saja syarat - syarat itu dengan mudah di sanggupi oleh Yemi karena memang itu niat nya, menjadi istri yang menurut pada suami nya.


Acara sudah selesai, semua tampak sudah pulang ke rumah mereka masing - masing. Sisa - sisa acara pun sudah di bersihkan oleh bi Inah dan bi Ipah tadi sebelum mereka pulang ke rumah keluarga Yemi.


Kini tinggal Yemi dan Kenzi yang sudah membersihkan diri mereka dan memakai pakaian rumahan mereka. Hari sudah mulai sore, jadi hari ini Yemi dan Kenzi hanya akan bersantai di depan tv untuk menyaksikan acara favorit mereka yang berbeda.


Kenzi yang memegang remot tv tampak menonton acara sepak bola sambil menikmati cemilan yang ada di atas meja. Sedangkan Yemi memberengut kesal karena ingin menonton drakor kesukaan nya.


" Uncle, bisakah uncle memindahkan saluran tv nya? Aku ingin menonton drakor kesukaan ku" Yemi memberanikan diri nya untuk mengatakan keinginan nya.


" Tunggu sebentar, ini sedang seru - seru nya." Kenzi menjawab tanpa menolehkan pandangan nya dari tv di depan nya.


" Sebentar lagi" jawab Kenzi enteng.


Dengan perasaan yang kesal, Yemi pun menunggu acara yang di tonton uncle nya itu yang kata nya sebentar lagi selesai. Yemi fikir dia tidak akan ketinggalan banyak acara kesukaan nya bila hanya sebentar saja.


Setelah tiga puluh menit berlalu ternyata acara yang di tonton oleh Kenzi tak kunjung selesai juga, Yemi yang merasa kesal dan merasa di bodohi merebut paksa remot tv yang ada di tangan Kenzi dan mengganti saluran nya dengan saluran kesukaan nya membuat Kenzi menoleh kearah Yemi.


" Apaan sih Yem, kan lagi tanggung ini. Sebentar lagi juga udahan" Kenzi berusaha merebut kembali remot yang kini ada di tangan Yemi.


" Sebentar lagi sebentar lagi, udah setengah jam sejak uncle bilang sebentar lagi selesai" Yemi tetap mempertahan kan remot yang ada di tangan nya.

__ADS_1


" Ish, itu kan setengah jam yang lalu uncle bohong nya. Sekarang seriusan sebentar lagi" Kenzi tidak mau terlewat melihat tim favorit nya main saat ini dan barusan saat Yemi merebut remot dari nya dan mengganti salauran nya, itu adalah detik - detik terakhir untuk melihat hasil akhir dari pertandingan itu.


" Tidak mau, uncle lihat ! Acara favorit ku udah jalan dari tadi tahu" Yemi merengek manja seraya terus mempertahankan remot yang ada di tangan nya.


Posisi Yemi saat ini hampir terbaring di atas sofa depan tv dengan Kenzi yang berada di atas Yemi dengan tubuh nya yang tinggi besar hampir menenggelamkan Yemi dalam kungkungan nya.


" Berikan pada uncle!" Kenzi tetap keukeuh.


" No uncle! pokok nya tidak" Yemi juga keukeuh.


Terjadilah acara berebut remot tv yang terjadi antara sepasang suami istri baru itu. Bila pasangan biasa nya melakukan hal yang ber bau - bau kemesraan dan malu - malu dari kedua nya di malam pertama mereka, namun berbeda dengan pasangan ini. Tidak ada kemesraan atau apa pun itu yang biasa di lakukan oleh pengantin baru pada umum nya. Kedua nya malah sibuk berebut acara tv favorit mereka.


Di tengah - tengah usaha Kenzi untuk merebut remot dari tangan Yemi, tiba tiba tangan Kenzi yang ia gunakan untuk menopang tubuh nya terpelset sehingga membuat tubuh Kenzi ambruk di atas tubuh Yemi yang berada di bawah kungkungan nya.


Sesaat mereka terdiam dengan posisi mereka dengan jantung mereka yang sama - sama berdetak sangat kencang.


Glek


Yemi menelan saliva nya dengan susah payah " God , apakah uncle akan melakukan malam pertama nya dengan ku saat ini?" batin Yemi dengan wajah yang sudah bersemu merah.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2