Touch Me Please My Uncle

Touch Me Please My Uncle
Bab 30


__ADS_3

" Dasar guru BK nyebelin!" Yemi mendudukan diri nya di bangku yang biasa dia pakai setelah sampai di kelas nya. Saat ini jam pelajaran sedang kosong karena para guru sedang rapat dalam rangka penyambutan guru baru.


" Lo kenapa sih, hukuman nya berat ya kali ini. Elo sih kemarin pake bolos segala" Mia menatap heran pada sahabat nya itu


" Eh , tunggu deh. Ini guru pada kemana, kenapa gak kelihatan, gue lihat juga tadi di setiap kelas gak ada guru nya" Yemi yang merasa heran pun akhir nya bertanya.


" Para guru lagi menyambut guru baru kata nya" Dika yang menjawab sambil mendudukan diri nya di meja Yemi.


" Oh iya, gue denger guru nya ganteng lo. Masih single lagi" Mia berkata heboh


" Guru baru? Guru BK bukan? Ish guru kayak gitu aja di puji - puji, gantengan juga uncle ken." Yemi tersenyum sendiri membayangkan wajah tampan suami nya itu.


" Yey, elo mah memang dimata lo cuman ada uncle Kenzi doang" Mia dan Dika berkata bersamaan seraya memutar bola mata mereka malas. Dika memang tahu kalau Yemi sudah lama menyukai uncle nya yang sering dia sebut uncle Ken itu. Tapi dia belum tahu kalau Yemi sudah menikah dengan Kenzi.


" Ha ha ha" tawa Yemi pecah melihat ke dua sahabat nya terlihat kesal.


" Eh, beneran deh gue penasaran beberan ganteng gak sih guru baru itu?" Mia terlihat antusias saat menanyakan nya.


" Ish, ganteng apa nya? Yang ada dia menyebalkan" Yemi terlihat tidak suka saat mengatakan nya.


" Yoi, gantengan juga gue Mi" Dika memasang wajah cool nya seraya menaik turunkan alis nya lucu.


" Nah, bener tuh. Gantengan juga Dika" Yemi mengangguk setuju seraya ber high five bersama dengan Dika membuat Mia mendengus kesal

__ADS_1


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Akhir nya malam hari pun tiba, Yemi yang tadi nya memikirkan bagaimana cara untuk meminta izin pada Kenzi untuk keluar dari rumah, akhir nya terselamatkan saat Kenzi mengirimi Yemi pesan terlebih dahulu untuk memberi kabar pada Yemi kalau Kenzi akan pulang terlambat karena harus menghadiri suatu acara dan akan pulang larut malam.


" Yes, God terima kasih sudah membuat jalan ku lebih mudah" Yemi bernafas lega dan langsung bersiap untuk acara pesta nanti malam. Yemi sudah memikirkan akan sedikit mengerjai guru BK baru nya itu.


" Tunggu saja balasanku nanti" Yemi tersenyum menyeringai menatap pantulan diri nya di cermin yang sudah tampak cantik dengan gaun berwarna gold yang ia kenakan.


Yemi pun berangkat dengan menggunakan mobil nya sendiri yang dia bawa dari rumah besar nya untuk pergi ke pesta itu. Yemi tidak mungkin menggunakan taksi karena takut kalau nanti dia akan pulang larut malam, dan akan sulit mendapatkan taksi di jam seperti itu


Hanya membutuhkan waktu tiga puluh menit untuk Yemi sampai ke tempat tujuan nya sekarang. Sebuah hotel yang sangat mewah adalah tempat yang di pakai untuk acara itu. Yemi keluar dari mobil dan mulai melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam ballroom hotel yang sudah di dekorasi se mewah mungkin untuk acara ini. Sudah dapat di pastikan pemilik pesta ini adalah salah satu orang yang sangat penting di negara ini. Terlihat dari dekorasi dan suasana pesta yang hanya di hadiri oleh orang - orang penting saja.


Devan tampak melambaikan tangan nya pada Yemi saat Yemi mulai memasuki ball room itu. Devan tampak terpesona dengan penampilan Yemi saat ini. Gaun panjang berwarna gold dengan belahan samping selutut serta atasan tanpa lengan terlihat elegan dan dewasa. Kini Yemi tidak terlihat seperti seoarang siswa SMA, Yemi terlihat sangat cantik dan juga anggun.


" Maaf telat, tadi macet" Yemi berkata cuek. Yemi memang sengaja datang ke sana setengah jam lebih lambat dari janji yang di tentukan, apa lagi waktu yang Yemi butuhkan mencapai setengah jam jadi kalau di gabungkan Yemi terlambat satu jam lebih dari jam yang telah di tentukan oleh Devan.


" Tidak apa - apa, yang penting sekarang kamu sudah datang. Ayo, aku kenalkan kamu dengan teman - teman ku.


Devan mengajak Yemi untuk menemui teman - teman nya yang sedang berkumpul bersama dengan pasangan mereka masing - masing. Dari yang Yemi lihat, tidak ada yang tampak seumuran dengan nya. Rata - rata seperti nya umur mereka lebih dari dua puluh lima tahunan semua.


" Wow, pacar baru lagi nih" ucap salah satu teman Devan yang bernama Robi.


" Ish, lo kayak gak tahu teman kita yang satu ini aja" sahut yang satu nya lagi yang bernama Doni.

__ADS_1


" Yoi, play boy kita ini tidak akan bertahan dengan satu wanita. Tentu saja akan selalu mencari yang baru" Sambung yang satu nya lagi yang bernama David.


Dan para pasangan mereka hanya tertawa serta mengiyakan apa yang di katakan oleh pasangan mereka.


" Ish, apa - apa an mereka. Jadi bapak guru ini seorang play boy yah" Yemi tersenyum penuh arti saat mendengarkan percakapan antara Devan dan teman - teman nya.


" Benarkah ka, jadi pak Devan ini seorang play boy ya?" Yemi bertanya dengan wajah polos nya membuat semua menoleh pada nya dengan dahi yang mengkerut.


" Pak, hey man barusan dia panggil lo apa? Bapak, apa kita gak salah dengar?" Doni menyikut perut Devan seraya tertawa mengejek ke arah Devan.


" Iya kak, bapak. Beliau kan guru BK di sekolah ku" Yemi lembali berkata dengan sok polos. " Mampus anda pak, saya akan membuat anda malu di depan teman - teman anda" batin Yemi dengan sudut bibir yang terangkat.


" What, guru BK?" Doni ikut menertawakan Devan.


" Ish, bisakah kamu berhenti berbicara" Devan berbisik pada Yemi yang berada di dekat nya seraya menahan rasa kesal di hati nya.


" Kenapa? Bukankah aku hanya mengatakan yang sebenar nya" Yemi kembali berbisik seraya tersenyum kikuk ke arah teman - teman Devan yang sedang menatap mereka aneh.


" Nanti gue ceritakan pada kalian, sekarang gue permisi dulu untuk menemui pemilik pesta" Devan pun menarik tangan Yemi untuk menjauh dari teman - teman nya. Dia tidak mau lebih di permalukan lagi oleh gadis yang sedang dia seret itu


Devan menarik Yemi menjauh dari teman - teman nya dan saat dirasa didah jauh, Devan pun menghentikan langkah nya dan bersiap untuk mengomeli Yemi. Namun disaat Devan ingin melakukan nya, tiba - tiba suara riuh terdengar dari seluruh ruangan Ball room karena kedatangan seseorang yang sangat di tunggu oleh semua nya. Siapa lagi kalau bukan Kenzi Nakamura. Pengusaha sukses asal Jepang yang terkenal dengan kesuksesan dan ketampanan nya dan yang paling penting kelajangan nya. Apa lagi saat ini dia juga mengambil alih perusahaan Alfano Corp yang membuat nama nya semakin besar saja di usia nya yang masih muda dan bersetatus lajang itu. Belum tahu saja mereka kalau Kenzi sudah menikah dengan anak kecil yang selalu mengganggu nya.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2