Touch Me Please My Uncle

Touch Me Please My Uncle
Bab 46


__ADS_3

Kenzi masih asyik bermain - main di bagian favorit nya dengan tangan yang sudah nakal menurun kan kain segi tiga yang menutupi satu aset penting milik Yemi yang lain nya. Tangan Kenzi mulai bergerilya di bawah sana, tangan Kenzi mengelus dan mengusap beberapa kali di bawah sana dengan lembut dan perlahan dia memasukan satu jari nya ke dalam nya. Yemi yang awal nya masih tertidur dan tak terusik sama sekali, kini mulai terusik saat sesuatu mulai memasuki bagian bawah nya dan bermain - main di sana. Yemi perlahan membuka mata nya dengan tubuh yang menggeliat karena merasakan sensasi aneh pada diri nya, rasa nik mat, geli - geli gimana gitu, di rasakan oleh Yemi saat ini. Bahkan dia merasakan seperti ada gelenjar aneh yang menyerang seluruh tubuh nya.


" Nnggh" Lenguh Yemi seraya membuka mata nya.


" Kamu sudah terbangun sayang? Maaf membangunkan mu" Kenzi mendongakan kepala nya melihat wajah Yemi sebentar dan kembali pada aktifitas yang sedang dia lakukan saat ini.


" Aakh... uncle!" Yemi men desah di ikuti pekikan kaget saat tersadar dan melihat apa yang sedang uncle nya lakukan pada diri nya. " Apa yang sedang uncle lakukan?" Yemi jelas kaget saat bangun dari tidur nya tau - tau uncle Ken nya yang bersetatus sebagai suami nya itu sedang asyik bermain - main dengan tubuh nya. Jantung Yemi kini berdetak dengan cepat dan tubuh nya terasa panas dingin saat merasakan sesuatu yang baru saja dia rasakan seumur hidup nya.


" Tentu saja aku sedang melakukan tugas ku, kamu cukup diam dan nikmati saja oke!" Kenzi berkata enteng seraya tersenyum manis membuat Yemi terpesona untuk kesekian kali nya dengan detak jantung yang semakin tidak karuan.


" Aiiih, bagiamana bisa kamu tidak menyadari nya Yemi, kamu ini tidur atau pingsan sih" Yemi merutuki kebodohan nya sendiri dalam hati nya


Bagaimana bisa diri nya tidak sadar saat Kenzi bermain - main dengan tubuh indah nya, bahkan kini tubuh nya polos tanpa sehelai benang pun.


Kenzi kini menaikan kembali tubuh nya dan mulai menautkan bibir nya dengan bibir istri nya itu tanpa melepaskan tangan nya yang sedang asyik bermain di bawah sana. Yemi pun tampak membalas dan ikut menik mati apa yang di lakukan oleh suami nya itu, suara decapan dari bibir ke dua nya terdengar menggema di seluruh ruangan kamar vila yang sepi itu.


Yemi dan Kenzi sama - sama terhanyut dengan permainan yang mereka lakukan sampai sesuatu yang aneh terjadi, Yemi merasakan ada sesuatu yang akan keluar dari bawah sana saat Kenzi menggerakan tangan nya lebih cepat.


" Akh Uncle, hentikan!" Yemi terpekik seraya mendorong tubuh Kenzi yang masih setia di atas tubuh nya.


" Kenapa hem?" Kenzi menatap Yemi dengan kabut gairah pada pandangan nya.

__ADS_1


" Seperti nya aku akan pipis" Yemi dengan ragu dan malu - malu saat mengatakan nya.


" Keluarkan lah! Aku sudah menunggu nya" Kenzi tersenyum menyeringai seraya mempercepat lagi ritme tangan nya.


" Ish, uncle jorok. Masa aku di suruh pipis di sini sih, aku kan bukan bayi" Yemi mengerucutkan bibir nya membuat Kenzi semakin gemas dan kembali menautkan bibir mereka walaupun Yemi mendorong tubuh nya karena Yemi sekarang sudah tidak tahan lagi karena sesuatu di bawah sana benar - benar akan tumpah dan sepersekian detik kemudian sesuatu itu benar - benar tumpah begitu saja.


" Aakh" Yemi mend esah saat sesuatu benar - benar keluar dari dari bagian bawah nya.


" Sekarang sudah saat nya" Kenzi me lap tangan nya yang tadi dia pakai dan mulai membuka baju dan celana nya sendiri untuk bersiap memasuki goa hangat milik Yemi. Ya Kenzi sengaja membiarkan Yemi merasakan pelepasan nya terlebih dahulu agar Yemi tidak terlalu kesakitan saat milik nya memasuki milik Yemi. Walaupun Kenzi tidak tahu pasti apa itu benar atau tidak karena ini juga pertama kali untuk nya. Dia hanya tahu dari artikel dan novel yang pernah dia baca.


" Itu apa uncle, kenapa besar sekali?" Yemi membulatkan ke dua bola mata nya seraya menutup mulut nya sendiri saat melihat sesuatu milik Kenzi yang sudah menegang sedari tadi.


" Ini belut Albino sayang, dan sebentar lagi dia akan memasuki goa nya" Kenzi mengerlingkan mata nya pada Yemi.


" Belut Albino? Kenapa besar sekali? Tunggu - tunggu, apa itu akan masuk ke dalam sini?" Batin Yemi seraya melirik bagian bawah nya sendiri sambil menelan saliva nya dengan susah dan wajah yang sudah memucat.


" Kamu siap sayang?" Kenzi sudah bersiap untuk memasukan nya ke dalam milik Yemi.


" Tunggu uncle, apa itu akan sakit?" Ucan Yemi ragu.


" Kata nya sih seperti itu kalau untuk yang pertama kali, tapi lama - kelamaan akan terasa nik mat dan ketagihan" Kenzi terkekeh saat mengatakan nya.

__ADS_1


" Benarkah? Apa sangat sakit?" Yemi masih merasa ragu.


" Uncle tidak tahu sayang, tapi kamu akan tahu setelah mencoba nya" Kenzi tersenyum menggoda.


" Tapi un_ hmmpth " Yemi tidak bisa melanjutkan kata - kata nya karena mulut nya di bungkam oleh bibir Kenzi. Kenzi sudah tidak tahan lagi menahan has rat yang ada pada diri nya walau hanya sebentar lagi, apa lagi Yemi sedari tadi bertanya tanpa henti dengan raut wajah yang tampak ragu dan ketakutan saat melihat belut Albino milik nya. Kenzi juga mengerti akan ketakutan yang di rasakan oleh istri kecil nya itu karena bagaimana pun ini adalah pengalaman pertama nya namun Kenzi juga tidak bisa menghentikan semua nya begitu saja setelah belut Albino nya meronta minta di lepaskan.


Kenzi menyesap dan ******* bibir Yemi dengan penuh gai rah dengan tangan yang bermain di ke dua gundukan kembar milik Yemi seraya belut Albino milik Kenzi mencoba masuk dan menerobos milik Yemi di bawah sana. Kenzi menggesekan nya secara perlahan agar Yemi tidak begitu merasakan sakit, namun lama kelamaan gesekan itu semakin kencang dan dengan beberapa kali dorongan akhir nya goa milik Yemi di jebol juga oleh belut Albino milik Kenzi.


Yemi merasa terhentak dan merasakan sakit yang luar biasa pada bagian bawah nya sampai air mata menetes sari ujung mata nya saat bagian bawah nya di jebol paksa oleh belut Albino milik Kenzi.


" Apa sangat sakit?" Kenzi melepaskan tautan bibir mereka dan menyeka air mata pada sudut mata istri kecil nya. Yemi pun menganggukan kepala nya malu, " apa kita hentikan saja dan lanjutkan besok?" Kenzi merasa tidak tega, namun Yemi dengan cepat menggelengkan kepala nya


" Bukankah kata uncle ini akan sakit saat pertama saja, dan akan berubah menjadi rasa nik mat?" Yemi berkata dengan polos nya membuat Kenzi semakin gemas pada istri kecil nya itu.


" Baiklah, kita lanjutkan!" Yemi pun menganggukan kepala nya.


Malam itu Kemzi dan Yemi sama - sama menik mati indah nya surga dunia untuk pertama kali nya. Kedua nya sama - sama terbuai dengan kenik matan dunia entah sampai berapa kali mereka melakukan nya. Yang pasti malam itu merupakan malam yang panjang dan paling indah untuk ke dua nya.


Bagi kalian yang nunggu mp Yemi sama Kenzi udah autor kasih ya. **Semoga kalian suka, autor sampai panas dingin saat nulis ini. 😅😅


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏**

__ADS_1


__ADS_2