Touch Me Please My Uncle

Touch Me Please My Uncle
Bab 26


__ADS_3

Kenzi masih tak bergeming pada posisi nya sekarang . Kenzi sudah memegang selimut yang siap dipakaikan pada tubuh Yemi, namun dia masih menggantungkan tangan nya seraya mata nya tidak berkedip melihat keindahan yang ada di hadapan nya.


Pada Akhir nya Kenzi pun menyelimuti tubuh Yemi dengan diri nya yang ikut masuk ke dalam selimut itu dan ikut berbaring di samping Yemi. Posisi mereka kini saling berhadapan satu sama lain. Kenzi tak henti nya melihat dan menelisik wajah cantik yang ada di hadapan nya.


" Aku sangat beruntung bisa mendapatkan cinta dari gadis secantik dan sebaik diri mu" gumam Kenzi seraya tangan nya menyentuh wajah Yemi dengan lembut.


Tangan Kenzi tampak menyentuh setiap bagian dari wajah Yemi dari mulai kening, mata , hidung , pipi dan terakhir tangan nya berhenti pada bibir mungil berwarna pink yang selalu membuat Kenzi tak bisa menahan gai rah yang ada pada diri nya.


Perlahan, Kenzi pun mendekatkan wajah nya pada wajah Yemi dan mulai menautkan ke dua bibir itu. Kenzi pun tampak ******* bibir itu dengan lembut, dia sebisa mungkin menahan naf su dan gairah yang ada pada diri nya.


Tangan Kenzi pun tak tinggal diam, tangan itu tampak menelusup masuk ke dalam baju Yemi bagian atas. Tak sulit untuk Kenzi saat ini menggapai sesuatu yang sudah sedari tadi menggoda nya karena memang baju yang di pakai Yemi sekarang cukup terbuka bahkan ke dua gundukan kembar yang ada di sana menyembul dengan sempurna saat Yemi memiringkan tubuh nya seperti saat ini.


Tangan Kenzi tampak bermain - main di sana memainkan benda bulat yang sangat kenyal itu. Tak lupa dia juga memainkan benda kecil berwarna pink yang berada di ujung nya.


Suara decapan memenuhi ruangan kamar Yemi yang saat ini sang pemilik nya masih setia memejamkan mata nya.


Sedangkan Yemi yang saat ini masih setia berada dalam mimpi nya Yemi sedang berciuman dengan Kenzi begitu mesra di sebuah taman yang sangat indah. Yemi dan Kenzi sama - sama saling bertaut lidah dan saling membelit satu sama lain di dalam sana.

__ADS_1


Yemi sangat senang dan sangat bergai rah saat membalas ciuman itu. Rasa nya dia tidak ingin terbangun dari alam mimpi nya.


Setelah ciuman dalam mimpi itu terlepas, tiba - tiba dia membuka mata nya dan terbangun dari dalam mimpi nya. Yemi melihat ke sekeliling kamar, tidak menemukan siapa pun ada di sana.


" Aish, bego sekali kamu Yemi! Tentu saja itu hanya mimpi" Yemi memukul kepala nya sendiri seraya merutuki kebodohan nya yang sudah mengira kalau dia benar - benar berciuman dengan uncle Ken nya.


" Ish, seperti nya aku harus mencuci otak ku yang sudah kotor ini" tangan Yemi terangkat untuk memegang bibir nya sendiri " Tapi kenapa rasa nya begitu nyata? Aku bahkan masih bisa merasakan bibir uncle yang menempel di bibir ku dan kenapa dada ku rasa nya agak ngilu?" Yemi tampak berpikir keras seraya memegang dada nya yang terasa agak ngilu seperti sudah ada yang meremas nya. " Aih bodoh kau Yemi, sudah jelas itu mimpi. Lebih baik aku lihat apa uncle sudah pulang, aku lapar" Setelah mengatakan hal itu Yemi pun pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah nya sebelum dia keluar dari kamar nya. Tak lupa dia juga memakai hody kebesaran nya untuk menutupi sebagian tubuh indah nya.


Sedangkan Kenzi yang tadi sedang asyik ******* bibir Yemi, langsung pergi saat merasakan pergerakan dari Yemi. Kenzi pergi sebelum Yemi benar - benar terbangun dari tidur nya dan membuka mata nya. Apa lagi Kenzi harus buru - buru ke kamar mandi untuk menidurkan kembali apa yang sudah terbangun sedari tadi.


Yemi keluar dari kamar nya dan melihat kesekeliling apartemen untuk mencari sosok yang dia cari, namun tidak dia temukan. Hanya ada tas kerja dan kantong plastik yang di letakkan di atas meja saja yang ada.


" Sudahlah aku siapkan saja makanan yang di bawa ucle tadi." Yemi pun mengambil kantong plastik berisikan makanan yang tadi di bawa Kenzi ke dapur untuk dia siapkan ke dalam piring agar nanti saat Kenzi keluar mereka tinggal menyantap makanan nya.


Tak lama Kenzi keluar sudah tampak segar dengan rambut yang masih basah dengan pakaian rumahan nya. Kaos berwarna putih dengan bawahan celana selutut tampak sangat tampan di mata Yemi saat ini.


Yemi menatap Kenzi dengan penuh kagum, apalagi saat Kenzi melemparkan senyum yang begitu manis di mata Yemi dengan lesung pipit yang tercetak jelas di kedua belah pipi nya.

__ADS_1


" Aish, tampan nya suamiku ini" mata Yemi tampak berbinar menatap ke arah uncle Ken nya. Kenzi tersenyum penuh kemenangan melihat wajah Yemi yang selalu saja menatap nya dengan tatapan penuh kekaguman.


" Baguslah, dia sudah melupakan kekesalan nya tadi" batin Kenzi seraya berjalan ke arah Yemi dengan senyum tipis di bibir nya, sangat tipis sehingga Yemi tidak bisa melihat nya


Namun sepersekian detik kemudian wajah Yemi berubah saat dia ingat kalau diri nya masih merasa kesal pada suami nya itu. Yemi memalingkan wajah nya dari Kenzi dan berpura - pura acuh untuk menunjukan kekesalan nya pada pria yang bersetatus sebagai suami nya itu.


" Ayo makanlah!" Ucap Kenzi setelah mendudukan diri nya di atas kursi meja makan tepat di hadapan Yemi.


" Uncle tidak perlu menyuruh ku" Yemi memberengut kesal seraya tangan nya bergerak menyendokan makanan yang ada di hadapan nya ke dalam mulut nya.


" Kamu kenapa ha, marah pada uncle hem?" Kenzi berpura - pura tidak tahu penyebab kekesalan Yemi pada nya.


" Ish, uncle ini keterlaluan. Dia bahkan tidak mengingat kesalahan nya, apa aku memang tidak berarti dalam hati nya ya?" batin Yemi menatap kesal pada Kenzi yang dengan cuek nya menyantap makanan nya tanpa rasa bersalah sedikit pun.


" Aish. uncle ini menyebalkan sekali" Yemi tiba - tiba meninggikan suara nya seraya melemparkan sendok yang ia pegang. Tadi nya dia melemparkan ke sembarang arah dan tidak tahu kalau sendok itu mendarat tepat pada wajah Kenzi.


" Yemiiiiii!" Kenzi berteriak dengan wajah yang sudah memerah karena menahan rasa kesal yang ada pada diri nya terhadap gadis yang duduk di depan nya dengan wajah takut dan merasa bersalah.

__ADS_1


Jangan lupa Like, vote dan komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2