Turns Out He Is A Boy

Turns Out He Is A Boy
Seseorang Yang Spesial


__ADS_3

Lalu tiba waktunya untuk kami tunggu-tunggu, hari dimana kami, dan Glasya akan melakukan siaran langsung di stasiun tv milikku sendiri. Tentu saja stasiun yang kumiliki sendiri ini sangat terkenal, dan banyak di minati oleh semua orang.


Terutama penontonnya adalah para wanita, karena chanel televisi kami menyiarkan beberapa informasi tentang kecantikan, tren pakaian, masakan, atau yang lainnya, dan ada juga film drama lainnya yang disukai oleh para wanita, yang tentunya yang memerankan film itu bukanlah diriku atau Yudo.


Di pagi hari ini kami terlambat bangun, dan sekarang sudah jam 10 siang. Seharusnya dari jam 8 tadi kami sudah harus berangkat untuk syuting film di bagian akhir. Tapi aku malah, dan Yudo malah telat, dan begitu ku buka ponselku.


Banyak notifikasi telpon dari pak sutradara, dia juga memberi pesan kepadaku. Tapi sepertinya dari pesan yang dikirimkan oleh pak sutradara seperti dia tidak marah. Yang ada dia malah khawatir padaku, "Nona Gillie, ada apa denganmu, dan nona Yaomi? apa kalian sedang sakit?" tanya pak sutradara lewat pesan yang di kirimkan kepadaku.


Dan juga pesan lainnya yang berisi tentang kekhawatiran pada kami. Maka aku segera mandi, setelahnya make up, dan memakai pakaian yang cantik. Kemudian setelahnya, seperti biasa salah-satu anggota geng kami bekerja sebagai supir pribadi kami berdua.


Penghasilan sebagai supir kami sangat banyak sekali, dan aku tidak perlu merasa khawatir karena dia bisa di percaya. Karena dia adalah salah satu dari geng kami, mungkin sudah tidak pantas kalau di sebut sebagai geng, karena kami sudah tak melakukan kejahatan lagi.


"Nona sekalian... kalian terlihat sangat cantik sekali hari ini" kata supir pribadi kami yang bernama Kajo.


"Hihi... kau bisa saja Kajo, aku jadi malu..." kataku yang pura-pura tersipu malu.


"Tapi ngomong-ngomong... kenapa kalian berangkat di siang hari nona? tak seperti biasanya" kata Kajo sambil mengendarai mobilnya.


"Sebenarnya kami bangun kesiangan, dan kalau bisa tambahkan kecepatannya!" kataku dengan semangat.


"Baik nona" kata Kajo yang menginjak pedal gasnya yang membuat mobilnya semakin cepat berjalan.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Kajo turun daru mobil untuk membukakan kami pintu. Seperti biasa banyak sekali penggemar kami yang menunggu di luar gedung. Mereka bersorak-sorai menunggu kedatangan kami, aku jadi malu karena kami datang terlambat.


Lalu kami berdua pun buru-buru masuk, dan pergi ke tempat kami syuting di lantai 8. Begitu kami sampai, kami sangat malu karena sepertinya mereka semua menunggu kedatangan kami untuk melakukan syuting. Untuk sementara mereka syuting di bagian yang tidak ada kami.


Jadi... kerugiannya hanya sedikit saja karena kani terlambat, "Ada apa dengan kalian berdua? tak biasanya kalian datang terlambat. Aku sudah telpon berkali-kali tapi kalian tak menjawabnya" kata pak sutradara yang segera menghampiri kami karena khawatir kami datang terlambat.


"Maafkan kami pak... kami bangun kesiangan" kataku, dan Yudo sambil membungkuk.


"Huft... baiklah tidak apa, ini hanya pertama kalinya kalian melakukan kesalahan. Yasudah kalau begitu, mari kita mulai syutingnya" kata pak sutradara memberikan senyuman hangat pada kami berdua.


Setiap kali melihat senyuman pak sutradara itu, membuatku ingin menghajarnya. Dasar pak tua yang tak tahu malu! sudah tua banyak belagu, itulah yang membuatku kesal. Senyumnya yang menyebalkan, dan aku hampir di cabuli oleh pak tua sialan itu.


Untung sebelum pak tua itu ingin melakukan sesuatu padaku, aku sudah melihatnya duluan, dan membuat dia tak jadi melakukan perbuatan mesumnya itu. Kalau saja... kalau saja dia berhasil melakukannya, akan ku buat dia seumur hidup merasakan kehidupan di neraka.


"Hanya saja dari kemarin aku terlalu sibuk mempersiapkan siaran kami nanti malam bersama dengan Glasya" jawabku.


"Kalau... aku mengatakan idol Glasya lebih cantik darimu. Apa kau akan marah padaku?" tanya Akai.


"Tentu saja tidak" kataku sambil tersenyum.


Karena tentu saja pacarku lah wanita yang paling sempurna di dunia ini, dan tak akan ada yang menandingi kesempurnaan miliknya, hahaha!. Lalu jika pria yang paling sempurna disatukan dengan wanita yang paling sempurna, maka dunia ini akan menjadi sempurna karena kami bersatu.

__ADS_1


"Hei! kenapa kau bengong? apa kau baik-baik saja hari ini?" tanya Akai yang melambaikan tangannya di depan mataku.


Aku pun terkejut karena banyak menghayal, "Ah!? tidak... aku, aku baik-baik saja kok. Sudahlah, fokus saja dengan kerjaan kita dahulu, baru mengobrol, ok?" kataku.


"Baiklah..."


Lalu kami berlatih memerankan seusai dengan karakter tokoh yang kami perankan dengan sangat baik. Sekalipun saja di tim kami tak pernah melakukan kegagalan walau dari tim figuran sekalipun. Karena semua tokoh yang diperankan dari para profesional, yang sudah sangat mahir dalam dunia perfilman.


Lalu akhirnya waktu istirahat pun tiba, saat kami segera keluar dari ruangan syuting untuk pergi makan. Tiba-tiba saja pak sutradara memberikan informasi kepada kami semua yang ada disini. Katanya ada sesuatu yang sangat spesial yang ingin di tunjukkan kepada kami semua.


Aku tak yakin apa yang disebut dengan sesuatu yang spesial dari pak tua menyebalkan itu. Ku harap hasilnya tidak akan mengecewakan, karena sudah mengambil waktu istirahat kami. Lalu kami mendapatkan kabar kalau seseorang yang dikatakan sesuatu yang spesial itu sedang mengalami masalah kemacetan di jalan.


Ternyata sesuatu spesialnya adalah seseorang, kukira barang, seperti sebuah buku ilmu pengetahuan. Itulah yang ku harapkan, tapi kira-kira siapa orangnya, kami sudah lelah menunggu. Apa orang itu sengaja membuat kami menunggu, dan mati kelaparan karenanya menunggunya.


"Tenang saja! kalian tidak perlu khawatir soal jam istirahatnya. Karena aku tak akan memotong waktu istirahat kalian sedikitpun" kata pak sutradara.


Baguslah kalau waktu istirahatnya tidak di gunakan hanya untuk menunggu kedatangan seseorang yang sangat misterius ini. Aku jadi sangat penasaran siapa orangnya yang dikatakan spesial itu. Apa artis terkenal? atau idol terkenal, atau penyanyi terkenal, atau sesuatu yang lainnya.


Kruyuk! ah sial! aku sudah tidak tahan lagi menahan lapar, "Apa kau lapar?" tanya Akai yang berada di sampingku dari tadi tanpa sadar.


"Eh!? iya... aku lapar sekali, tapi awas saja kalau orang yang datang itu sang mengecewakan. akan ku hajar pak tua sialan itu!" gumamku dengan kesal.

__ADS_1


"Haha sudahlah... ini, makanlah roti milikku, dan susu stroberi" kata Akai memberikan roti, dan susu miliknya dengan senyuman menyebalkan. Haha! syukurlah, ternyata banyak sekali keuntungan yang ku ambil dengan menyamar menjadi perempuan.


Lalu aku menerima makanan, dan minuman yang dia berikan dengan senang hati, dan melahapnya dengan cepat. Hahaha! rasakan itu Akai! kau pasti sangat kelaparan kan! hahaha! terima kasih sudah memberikan roti yang enak ini, dan susu stroberinya.


__ADS_2