Turns Out He Is A Boy

Turns Out He Is A Boy
Kyura


__ADS_3

Entah kenapa begitu aku mendengar suara perut Akai yang kelaparan. Membuatku menjadi merasa bersalah padanya karena telah mengambil makanan, dan minuman miliknya yang seharusnya dia makan agar tidak kelaparan seperti ini.


Sial! tidak usah di pikirkan, lebih baik aku cepat habiskan ini semua, dan tidur sejenak. Aku duduk, dan menundukkan kepalaku di atas tanganku yang di topang oleh kakiku. Tapi... suara perut yang keroncongan itu sangat mengganggu sekali.


"Hei... kalau kau lapar kenapa kau memberikan makanannya padaku?" tanyaku padanya.


"Eh!? itu... jangan khawatirkan aku..." kata Akai sambil membuang muka.


Kalau saja... kalau saja aku benar-benar seorang wanita, sudah pasti hatiku akan luluh dengan kebaikan Akai padaku. Dia memang orang yang sangat baik, dsn peduli dengan yang lain. Tapi mau bagaimanapun juga aku adalah seorang pria, dan tak mungkin bersamanya.


Kecuali... novel ini bergenre fantasi, "Kau bilang untuk tidur mengkhawatirkan mu? omong kosong. Kau adalah salah-satu sahabat terbaikku, bagaimana bisa aku tak mengkhawatirkan mu" kataku.


"Hmm... terima kasih, karena sudah menganggap ku sebagai sahabat terbaikmu" kata Akai sambil tersenyum padaku.


Lalu beberapa saat kemudian akhirnya orang spesial yang di tunggu-tunggu itu telah datang, dan masuk ke ruang syuting kami. Dia membuka pintu dengan gagah, suara langkah kakinya tidak terdengar saat dia berjalan memasuki ruang syuting.


Seorang pria yang memakai jas hitam, dengan sepatu hitamnya, sambil membawa banyak dokumen, dan buku di tangannya. Lalu dia melihat ke sekitar untuk melihat para pemeran tokoh film, namun... ada kejanggalan yang kurasakan darinya.


Saat dia melihat Yudo, dia terlihat terkejut dalam sekejap mata. Tapi pandangan Yudo saat itu terlihat biasa saja, dan setelah dia melihat orang itu terkejut, membuat Yudo mengerutkan dahinya, dan terlihat seperti mencurigai orang itu sama sepertiku.


Hanya kepada Yudo dia terlihat sedikit terkejut seperti itu. Itu artinya dia mengenal Yudo, tapi Yudo tak mengenalnya, begitu juga dengan diriku. Kalau begitu, mungkin kah jika aku menunjukkan diri asliku dia akan terkejut juga? itu hanya perkiraan ku saja untuk saat ini.


"Baiklah semuanya! perkenalkan kepada kalian semua, dia adalah penulis novel misterius yang terkenal itu. Film ini di ambil dari cerita yang dia buat, jadi dia adalah orang yang spesial bukan, aku tidak mengecewakan kalian kan?" kata pak sutradara itu.

__ADS_1


Lalu yang lainnya telah di buatnya terkejut kalau dia adalah pengarang cerita dari film yang sedang kami buat bersama. Karena kami semua tak percaya kalau dia akan menunjukkan dirinya di depan para pemeran film yang akan memerankan tokoh cerita yang dia buat.


"Kalian pasti sudah tahu namanya kan? ya! namanya adalah tuan Kyura. Kedatangan dia disini untuk menilai seberapa baik kalian memerankan karakter tokoh dalam cerita yang dia buat" kata pak sutradara terus menjelaskannya.


Lalu sebelum itu, kami di persilahkan untuk mengambil waktu istirahat sekarang, sementara itu pas sutradara sibuk berbincang dengan penulis novel terkenal itu. Kyura... apakah dia mengenal kami berdua? biarpun sudah puluhan tahun lebih Yudo tidak terlihat.


Seharusnya dia sudah melupakan wajahnya, karena wajahnya bukanlah wajah alami, tetapi wajah yang di buat. Karena itu Yudo berusaha sebisa mungkin untuk mengubah wajahnya sesuai dengan umurnya, dan itu terlihat seperti perubahan wajah manusia secara alami.


Memang terlihat seperti wajah Yaomi yang telah dewasa. Tapi... siapa dia? mungkin setelah selesai syuting nanti aku harus berbicara padanya. Mungkin... aku akan mendapatkan banyak petunjuk mengenai orang yang selama ini ku cari.


Yaitu... Robin


"Hei... Claude, apa kau merasa aneh dengan penulis novel Kyura itu?" bisik Yudo.


"Ya, aku mengerti apa maksudmu. Mungkin dia adalah salah satu orang yang kita kenal, tapi siapa dia? Aku juga berpikir kalau dia adalah alumni dari sekolah kita" kata Yudo.


"Ya, aku juga berpikir... tapi melihat wajahnya yang terkejut itu... membuatku berpikir buruk tentangnya" kataku.


"Hei apa yang kalian bicarakan dengan berbisik-bisik seperti itu?" tanya Akai yang duduk di depan kami. Kami biasanya selalu makan berempat, dan saling menghadap.


"Ah, tidak apa-apa kok... hanya saja kami sedang memikirkan kalian, hihi" kataku dengan suara imut.


"Eh... umm... anu, baiklah lanjutkan" kata Akai yang wajahnya memerah, begitu juga Carlo yang mendengarnya.

__ADS_1


"Kau sangat pandai dalam berbohong, dan juga yang tadi itu agak..." kata Yudo menatapku dengan takut.


"Sudahlah, jangan membicarakan hal lain. Bagaimana kalau setelah syuting ini kita akan berbicara dengan tuan Kyura" kataku.


"Hah! jadi kau memikirkan hal yang sama denganku. Baiklah kita sepemikiran, tapi kita harus berhati-hati dalam berbicara" kata Yudo.


Malam ini kami harus pergi untuk siaran, dan setelah syuting terakhir ini kami akan berbincang-bincang dengan penulis novel terkenal Kyura. Tapi seingat ku tak ada nama Kyura dari semua sekolah yang pernah ku tempati saat bersama Glasya.


Kalau berhubung dengan dia mengenal Yaomi, itu berarti dia pernah bersekolah yang sama dengan kami. Antara SMA yang terjadi pembunuhan berantai yang pelakunya adalah para guru, dan SMA saat aku di tuduh menjadi dalang pelaku pembunuhan.


Tapi seingat ku... tak ada yang namanya Kyura saat aku sekolah di kelas 3 SMA. Tapi kalau SMA yang sebelumnya aku tidak begitu mengenal orang lain karena saat itu aku sangat tidak peduli dengan orang lain. Jadi kemungkinannya adalah Kyura adalah orang yang selamat dari insiden pembunuhan berantai itu.


Tapi melihat dari reaksi yudo tadi... sepertinya dia juga tak mengenal orang dengan nama Kyura. Mungkin dia juga tak begitu mengenal banyak orang di sekolah karena dia sedang menyembunyikan identitas sebenarnya. Mungkin untuk mencari petunjuknya adalah, kami akan pergi ke SMA yang terjadi pembunuhan berantai itu.


Yang sekarang tempat itu sudah tidak terpakai, dan lagi tempatnya sangat mengerikan. Apa mungkin ada beberapa hantu yang akan muncul di sana nanti. Karena banyak sekali semak-semak yang tumbuh, dan rumput-rumput yang sudah tumbuh tinggi.


Kami pergi ke sana untuk mencari informasi-informasi tentang murid-murid yang pernah sekolah di sekolah itu. Begitu kami menemukan daftar murid yang pernah sekolah di sekolah terkutuk itu. Kami bisa tahu kalau nama Kyura ada di dalam daftar murid yang ada di sekolah itu.


Kalau begitu, informasi tentang data para murid tepatnya ads di ruang guru, atau ruang kepala sekolah. Lalu kami hanya membutuhkan informasi tentang murid yang seangkatan dengan kami, atau setahun lebih, dan setahun lebih rendah.


Karena saat itu kami sedang menduduki bangku kelas 2 SMA, dan tepatnya di kelas 2 SMA itu adalah kedatangan Yaomi sebagai murid pindahan. Saat itu kami adalah angkatan ke 17, kalau begitu kami hanya membutuhkan data angkatan 16, dan 18. Setelah itu... kami akan tahu, siapa orang yang bernama Kyura.


Tapi kemungkinan terburuknya adalah... bagaimana jika dia bukanlah orang dari kedua SMA yang kami tempati?. Jika begitu... siapa dia, atau dia hanya terkejut karena melihat wajah Yudo yang cantik. Tapi dari reaksinya tidak menunjukkan kekaguman, akan tetapi sesuatu yang lain. Sesuatu seperti... rasa takut.

__ADS_1


__ADS_2