
artur semakin mengepalkan tangannya ketika melihat foto yang di kirimkan oleh orang suruhannya untuk mengawasi aleshia
artur yang memang sedang dalam keadaan emosi terus saja mengumpat, entah kepada siapa umpatan itu dia tunjukan dia sangat marah dengan keadaan yang harus memaksanya untuk mengikuti setiap perintah mami nya di tambah dengan aleshia yang selalu membangkang tidak oernah menuruti apapun yang artur ucapkan sementara eva artur sudah tidak peduli lagi dengan kehadiran istrinya itu meskipun mami nya sudah mewanti-wanti untuk bersikap manis pada eva tetap saja artur tidak bisa dia sudah terlalu muak dengan semua kemunafikan eva, artur hanya menunggu yang tepat untuk membongkar semua kebusukan eva di hadapan mami nya
prankkkk.......
"brengsek" artur membanting vas bunga dan semua barang-barang yang berada di atas nakas kamarnya
"banting aja semuanya biar lo puas, sekalin bakar ni rumah biar lo jadi gembel sekalian" ucap martin yang masuk ke dalam kamar artur
"sia lan" umpat artur menatap malas ke arah martin
"ngapain lo ngamuk-ngamuk? pantes aja ale gak pernah mau nurutin semua ucapan lo, emosian sih"
"tau apa lo tentang aleshia hah?"
"tau banget lah orang aleshia dj kesayangan gue" sahut martin sengaja membuat artur marah
"bang sat berani lo sentuh aleshia gue, gue tebas batang leher lo"
"wih serem amat bang"
"jangan ganggu gue, gue lagi pengen sendiri"
"yakin lo gak mau dengerin kabar bagus dari gue?
"bullshit"
"ya udah gue balik aja kalau gitu tapi jangan nyesel ya kalau gugatan cerai lo buat eva gak akan pernah terjadi"
"apaan? buruan ngomong" sergah artur sebelum martin benar-benar pergi
__ADS_1
"sabar dong gak sabaran banget lo"
martin menyerahkan bukti perselingkuhan antara eva dengan seorang pria tua yang sangat di kenali oleh artur
wajah artur merah padam menahan amarah saat menonton video adegan panas eva dan pria itu di atas ranjang
artur merasa menjadi pria paling bodoh selama ini bisa di manfaatkan oleh dua orang yang sangat dia kenali sekaligus dan lebih menyakitkan lagi eva sang istri yang selama empat tahun ini menjadi istrinya tak lebih dari seorang pel acur
sejak satu tahun ke belakang artur memang sudah curiga bahwa eva bermain gila dengan pria lain di belakang artur bahkan bukan hanya dengan satu pria saja namun beberapa pria hidung belang sudah berhasil meniduri eva namun kali ini artur tidak menyangka bahwa eva bermain gila dengan ayah tirinya sendiri yang tak lain adalah suami dari mami nya
artur memang tidak begitu dalam mencintai eva karena pernikahannya dulu adalah sebuah perjodohan antara orang tuanya dengan orang tua eva yang sudah meninggal dunia, artur berusaha menerima eva sebagai istrinya karena saat awal pernikahan eva terlihat sangat lugu dan penurut bukan hanya kepadanya namun kepada kedua orang tua artur namun setelah papi artur meninggal dunia eva sedikit-sedikit mulai memperlihatkan sisi buruknya dan sampai ketika eva check in di sebuah hotel mewah dengan seorang pria dari situlah artur mulai mengetahui bahwa eva bukan wanita baik-baik dan semenjak itulah artur sudah tidak pernah lagi menyentuh eva dan bersikap dingin kepada eva
martin yang merupakan saudara sepupu sekaligus asisten pribadi artur sangat di percaya oleh artur untuk mencari semua bukti-bukti keburukan eva dan semua perselingkuhan yang eva lakukan termasuk perselingkuhan eva dengan ayah tirinya dan dari situlah artur mengetahui banyak kecurangan yang di lakukan oleh ayah tirinya di dalam perusahaan beruntung martin bisa segera menemukan buktinya jika tidak entah bagaimana nasib oerusahaan artur yang didirikan oleh mendiang papi nya dulu
"wanita tidak tahu diri, sudah hidup enak malah tidak bersyukur" ucap artur
"hebat kan gue bisa nemuin bukti sampai sedatail ini" seru martin bangga
"tapi lo tetep harus hati-hati sama bokap tiri lo, dia cukup licik"
"kan ada lo yang akan bantu gue" sahut artur menepuk bahu artur
"ck... kalau bukan sodara udah gue karungin lo"
semua bukti yang sudah artur dapatkan seharusnya cukup untuk menggugat cerai eva namun masih ada satu bukti lagi yang masih ingin artur cari tahu yang itu tes DNA anak yang ada di dalam kandungan eva, artur memang yakin jika janin yang ada di dalam rahim eva saat ini bukanlah darah dagingnya karena sudah setahun belakangan ini artur sama sekali tidak pernah menyentuh eba bahkan artur dan eva tidur dalam kamar yang berbeda namun artur hanya ingin membuat semuanya jelas saja dan lebih menguatkan bukti-bukti untuk menggugat cerai eva karena semua kesalahan memang bersumber pada eva sang istri durjana
artur tidak terima di khianati oleh wanita seperti eva wanita bermuka dua yang pandai memperdaya siapapun dengan wajah lugunya
setelah selesai urusannya dengan martin, artur memustuskan untuk menemui aleshia ke apartemennya tanpa menghubungi aleshia terlebih dahulu, rasa rindu, kesal dan cemburu kini bersarang di dada artur karena melihat foto yang di kirimkan oleh orang suruhannya untuk mengawasi aleshia dan melaporkan kepada artur apapun yang aleshia lakukan tanpa sepengetahuan artur dan ketika orang suruhan artur mengirimkan foto aleshia yang sedang bersama jemmy membuat artur sangat cemburu
"mau kemana kamu?" tanya mami sandra saat artur berjalan menuruni anak tangga dengan setelan jasnya
__ADS_1
"mau meeting mi, ada klien penting dari Singapore" jawab artur bohong
"tidak salah meeting sore-sore begini jangan coba-caba bohongin mami artur"
"tanya martin kalau gak percaya"
martin langsung merogoh ponselnya di dalam saku celananya dan menelfon sekretaris artur memastikan bahwa apa yang di katakan oleh artur itu benar adanya
"baiklah kalau sudah selesai cepat pulang istrimu sedang hamil jangan lama-lama di tinggal sendirian"
"di tinggal sendiri juga gak akan hilang mi"
"artur... pulang sebelum tengah malam atau mami terpaksa akan menyusul kamu ke kantor"
"ya, ya, ya artur pergi dulu"
"kamu gak pamit sama eva?" teriak mami sandra
"aku buru-buru"
artur setengah berlari keluar dari rumahnya karena takut eva akan keluar dari kamarnya dan mencegah artur pergi dengan alasan bayi yang ada di dalam kamdungannya tidak mau di tinggal oleh artur
artur masuk ke dalam mobil yang sudah di setiri oleh martin
artur sengaja tidak menyetir sendiri agar ada alasan untuk tidak pulang malam ini beruntung martin yang begitu pengertian langsung cepat tanggap tanpa artur menyuruhnya
"inget lo jangan marah-marah kalau ale belum sampai apartement jangan terlalu ngekang dia ar, bisa-bisa ale jengah sama sikap posesif lo dan melampiaskan rasa bosannya di luaran tanpa sepengetahuan lo" ucap martin memberi saran kepada artur
"tapi gue cemburu liat dia deket-deket sama cowok lain tin, lo gak ngerasain gimana rasanya jadi gue" sahut artur berapi-api
"gue paham tapi jangan sampai karena sikap lo bisa membuat ale pelan-pelan menjauh dari lo, inget ar aleshia tidak suka di kekang semakin dia di kekang semakin dia membangkang"
__ADS_1