Wanita Malam

Wanita Malam
Mengetahui


__ADS_3

Leon baru saja tiba di Hotel, setelah pertemuannya dengan Jonathan. Sudah dua minggu dia menginap di Hotel, karena menghindar dari orang tuannya yang akan menjodohkannya dengan anak sahabat mereka, dia tak suka dan tak ingin.. dia memang sudah cukup umur bahkan sudah matang untuk segera menikah, tentu saja usianya sudah 31 tahun, namun ia tak ingin menikah tanpa cinta.


Yang benar saja.


Alhasil dia memilih menghindar dan menempati kamar pribadinya di Hotel milik keluarganya sendiri.


Jef asisten Leon mengetuk pintu sebelum masuk, lalu membungkuk sebelum memberikan berkas yang diminta Leon, ada beberapa berkas yang Jef bawa namun Leon memilih membuka sesuatu yang membuatnya penasaran


"Dia salah satu pelukis yang mengikuti pameran?" katanya sambil membaca berkas yang dibawa Jef, itu berisi data diri Angel.


"Ya, tuan.."


"Wow dia anak Axel Alonzo, yang selalu tersembunyi itu.."


"Menarik, bagaimana jika Jonathan tau, anak dari musuh bebuyutannya ada disini.."


"Apa kita masih menyimpan undangan pameran lukisan itu?"


"Kita masih menyimpannya tuan, anda ingin kesana tuan?"


"Tentu saja.."


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Hari ini hari pertama di bukanya pameran hingga tiga hari kedepan, semua pelukis yang diikut sertakan akan muncul disana untuk memamerkan lukisan mereka, dan di hari terakhir akan ada pelelangan dengan hasil penjualan yang akan disumbangkan pada yayasan kanker dunia.


Angel dan Bertha sudah siap mereka akan segera pergi ke gedung tempat diadakannya pameran, sedangkan lukisan lukisan Angel sudah siap dan di kemas oleh pekerja yang juga di bawa Angel.


Tiba di gedung tempat pameran berlangsung, lukisannya sudah terpajang dan Angel hanya perlu mengatur beberapa tata letaknya saja.

__ADS_1


Peresmian pembukaan pameran pun sudah di laksanakan dengan menggunting pita oleh para pelukis yang ikut serta, termasuk Angel salah satu pelukis muda berbakat, serta pihak pengelola acara, satu persatu penikmat seni lukis itu mulai memenuhi ballroom dan menikmati setiap suguhan coretan penuh makna yang tak akan di mengerti jika dilihat dengan mata saja, tetapi diperlukan hati juga untuk mengerti setiap maknanya.


Ponsel Angel bergetar saat ia tengah menjelaskan makna dari lukisannya pada seorang wanita paruh baya, melihat siapa nama di balik ponselnya Angel segera pamit izin untuk mengangkat telponnya, dan meminta Bertha untuk menggantikannya.


"Ya, Mom.." Angel menjauh dari keramaian untuk menerima panggilan dari Baby.


"Nak, kamu belum menghubungi Mom, sejak tiba" Angel mengusap poninya ia lupa.


"Sorry Mom, aku lupa, lagi pula hari ini pembukaannya.. jadi aku sibuk.."


"Ya, anak-anak Mom, semuanya sibuk.. Mom hanya punya dua anak dan sekarang adikmu juga dijadikan sapi perah oleh Daddymu..menyebalkan kamu tau, Matteo di ajak Daddy mu perjalanan bisnis.."


Baiklah ini akan lama, sesi curhat Mommynya. Angel meringis dia tak bisa lama-lama meninggalkan stand miliknya karena mereka pasti lebih senang jika pelukisnya langsung yang menemaninya.. tapi ini Mommy nya, tak mungkin dia mengabaikannya.


"Andai Mom, bisa punya anak lagi.. hiks" mengingat rahimnya yang bermasalah, Mommynya Baby selalu menangis.


"Mom.." Angel tak suka Mommy nya menangis, dia akan merasa paling bersalah kerena kesedihan Mommynya, meski nyatanya bukan salahnya.


"Ayolah sayang umurmu sudah 24 tahun kamu harus menikah dan memberikan Mom cucu, agar Mom tidak kesepian.."


Benar bukan..


"Mom aku harus segera masuk lagi.." Mommy nya terdengar mendesah kecewa "Maafkan aku setelah hari ini selesai aku hubungi mom lagi, okey?"


"Yah, baiklah.."


"I love you.."


Angel mematikan telponnya, dan berbalik dan betapa terkejutnya saat melihat pria di hadapannya "Astaga.."

__ADS_1


"Kekasihmu?" Angel mengangkat alisnya.


Leon menatap Angel dengan tatapan datar dia berniat menghampiri Angel saat melihatnya ada di kejauhan, namun langkahnya terhenti saat mendengarkan Angel berkata 'I love you' apa Angel bicara dengan kekasihnya? seingatnya dari berkas yang di dapatnya dari Jef dia tak melihat ada pernikahan di kolom status Angel, itu artinya Angel belum punya suami, jika tidak suami berarti kekasih bukan?, tapi tunggu.. seingatnya juga tidak ada kata pacar di berkas itu, atau Jef melakukan kesalahan?


"Tuan Leon?"


"Hmm aku memenuhi undangan.. lalu tak sengaja melihatmu, rupanya kau pelukis?" Angel mengangguk.


"Aku teringat tentang kemarin malam, aku sungguh meminta maaf tentang kesalahan pengelola hotel kami, dan aku mengundangmu makan malam untuk permintaan maaf"


"Tidak perlu Tuan, lagipula aku baik baik saja.. maaf aku harus segera masuk..." Angel akan pergi saat melihat notifikasi di ponselnya, langkahnya terhenti lalu berbalik menatap Leon "Baiklah Tuan, aku akan datang!" katanya berubah fikiran, Angel tersenyum lalu mengangguk dan melanjutkan langkahnya, Leon mengerjapkan matanya melihat Angel yang tersenyum dan pergi darinya apa dia mimpi? bukankah dia baru saja ditolak, lalu kenapa belum ada lima detik Angel berubah fikiran dan menerima ajakannya.


Sedangkan Angel mencengkram ponselnya yang berisikan tentang data diri siapa saja yang di temui Jonathan di klub malam kemarin, dan salah satunya adalah Leon.


-Leonard McKanzie


31tahun.. mereka baru saja meresmikan kerja sama mereka yang baru terjalin...-


Dan seterusnya berisikan data diri Leon beserta foto wajah Leon, karena itu Angel bersedia menerima ajakan Leon dia berharap bisa mencari informasi dari Leon tentang bisnis Jonathan..


.


.


..


Like..


Komen..

__ADS_1


Vote..


__ADS_2