
"Baby dimana Ayah Angel?" pertanyaan Axel berhasil membuat Baby bungkam. "Tidak mau beri tahu..?" setelah makan Axel membawa Baby untuk bicara berdua.
"Mengapa kau ingin tau apa yang bukan urusanmu tuan?" Axel bisa melihat raut Baby berubah merah, dan Axel yakin itu karna Baby sedang marah, terlihat dari kedua tangan Baby yang terkepal. "Dan bukankah apa yang ada padaku bisa kau ketahui dengan mudah? buktinya kau tau tentang ibuku juga hutangku"
"Kau salah Baby, sesuatu yang sudah menjadi milikku tentu saja aku harus tau dengan jelas apapun dan apa saja yang ada padamu" Axel menjeda lalu melanjutkan "Dan mengenai ibumu tentu saja itu mudah karna aku bisa mencari tahu di mana ibumu dirawat, dan rentenir yang datang ke rumahmu, tapi untuk masa lalu mu aku tak bisa tau, karna aku tak punya mesin waktu dan mengirim mata mataku ke masa lalu"
"Apa dia sudah meninggal..?" lanjut Axel, saat Baby tak juga bicara.
"Jika itu terjadi maka aku akan sangat berterimakasih"
"Apa maksudmu?"
"Aku ingin bertanya padamu tuan"
Axel mendengus, "Kau bahkan belum menjawab pertanyaanku"
"Jawabanmu menentukan apa aku harus jawab atau tidak"
"Apa?"
"Maukah kamu menghancurkan orang itu tuan? jika itu kamu pasti bisa bukan?, aku tak punya kekuatan apapun, bahkan hanya untuk melihatnya" tatapan Baby menerawang jauh, sejak dulu Baby sudah mencari tau pria itu, pria yang sudah merenggut kesuciannya, namun melihat dia pria kaya, Baby enggan untuk berurusan, maka Baby memutuskan untuk mengubur semuanya.
"Baiklah.. apa yang harus aku lakukan? membunuhnya?"
Baby menggeleng itu terlalu kejam, meski Baby ingin semua orang yang sudah menyakitinya mati tak bersisa "Aku mau dia merasakan sakitnya seperti aku saat hidup sendiri dengan Angel tanpa uang dan makan" Baby menyadari ini bukan sepenuhnya kesalahan pria itu, namun jika saja pria itu berbaik hati melepaskannya dan tidak melecehkannya mungkin Baby tak akan mengandung, tidak Angel,bukan kesalahan tapi orang orang itu yang bersalah, meski Angel lahir disaat yang tak tepat bahkan saat harusnya Baby menata kehidupan remajanya namun malah terperangkap dan mengurus bayi mungil tanpa persiapan jiwa seorang ibu.
Baby membuka lemari pakaiannya dan mencari sesuatu di sebuah kotak, Baby mengambil sebuah kartu nama lalu memberikannya pada Axel.
Axel mengeryit saat melihat sebuah kartu nama "Dia.."
"Ya dia ayah Angel,aku di jual ayahku pada seorang germo dan orang itu membeliku, dan membayarku untuk keperawanan ku" sebelum Baby pergi malam itu Baby mengambil kartu nama pria yang sudah menodainya dari sebuah dompet, yang tergeletak di lantai, tadinya dia ingin melaporkan kepada polisi bahwa dirinya sudah di lecehkan namun kesehatan ibunya menyita perhatiannya, belum lagi untuk membuat laporan kejahatan membutuhkan uang, dan Baby.. jangankan uang untuk laporan polisi untuk makan dirinya dan ibunya pun ia masih kurang, apalagi setelah tau pria itu cukup kaya Baby pasti kalah.
"Bagaimana mungkin, saat itu usia kamu.." Baby masih dibawah umur saat itu,membayangkan itu Axel merasa geram bukan main.
"Ya usiaku bahkan belum cukup umur, tapi para lelaki memang kejam bukan"Axel menatap tajam pada Baby seolah memprotes dia tidak begitu "Tidak tuan kamu sama saja,pria seperti apa yang selingkuh dari istrinya dengan seorang pela cur sepertiku"
"Setidaknya aku bukan pedofil.." Baby mendengus, tapi tetap saja kejam,memanfaatkan kelemahan orang lain untuk keinginannya.
"Lalu apa yang akan kau lakukan?"
Axel menyeringai ia dan Baby punya musuh yang sama tentu saja sekali tepuk dua tangan.
__ADS_1
"Apa kau mengenalnya tuan?"
"Dia kakak iparku.."
"APA?"
.
.
.
Axel meremas kartu nama ditangannya
JONATHAN MICHAEL.
Kakak dari Camila Michael, yang biasa di sebut Ami dan tidak lain adalah istrinya, keluarga Michael ini semuanya memang brengsek "Sialan" Axel geram sendiri membayangkan Baby remaja di lecehkan oleh Jonathan, Axel mengusap wajahnya kasar pasti Baby ketakutan kala itu, beruntung Baby tak punya trauma tentang kejadian itu, jika Baby trauma entah apa yang terjadi sedangkan Baby harus bekerja sebagai wanita malam untuk mencari uang.. dan berurusan dengan para pria hidung belang seperti Jonathan.
Membayangkan Baby menangis dan menjerit membuat hati Axel serasa di remas kuat "Kau tau tuan, mereka sungguh kejam meski aku sudah memohon bahkan berlutut tapi mereka tak melepaskanku" Baby menceritakan semuanya tapi dengan raut sedih yang tersembunyi, Baby selalu menunjukan bahwa dirinya tegar dan Axel tau sekarang jika Baby hanya bersembunyi dari kesakitannya.
"Aku bersumpah kalian akan membayar semuanya" tangan Axel terkepal seiring dengan semangat pembalasannya.
.
.
.
Axel tiba di kantor nya dan langsung memberondong Dion dengan pertanyaan "Bagaimana proyek kita dengan Mich corp?"
"Berjalan sesuai rencana tuan, begitu skandal nyonya mencuat kita akan menarik seluruh investasi kita" Dion memberikan laporan di tangannya yang harus Axel tanda tangani.
"Tahan skandal itu, dan naikan investasi kita bila perlu raih kepercayaan Jonathan untuk melepas semua saham miliknya, aku ingin mereka kehabisan tanpa sisa, bila perlu aku sendiri yang kesana dan meyakinkan Jonathan, lagi pula aku sudah lama tak berkunjung kerumah mertuaku" seringaian tercetak di bibir Axel.
"Ah, hari ini istri tercinta ku pulang kau jemputlah, setelah itu kita akan pergi kerumah Michael" Rencana besar memenuhi kepala Axel sekarang.
"Maaf tuan, bukankah kita harus segera melakukannya jika tidak Nyonya akan segera hamil dan anda akan terseret apalagi nyonya besar begitu menginginkan cicit?"
"Tidak masalah Dion, aku akan masuk kedalam drama nya dulu sebelum ku tendang mereka semua"
"Dan akan aku pastikan skandal itu akan meledak dan menghancurkan mereka, jika mereka tak punya uang untuk meredamnya"
__ADS_1
Ingatan Axel menerawang saat ia masih duduk di bangku sekolah menengah, mendengar orang tuanya setiap hari bertengkar karna kesalah pahaman yang di ciptakan oleh Jhorgi Michael, awalnya Axel tak tau tentang skandal ayahnya dengan seorang wanita yang ternyata di bayar Jhorgi untuk menghancurkan rumah tangga Ayah dan Ibunya.
Ketika orang tuanya kecelakaan Axel mengira itu hanya kecelakaan biasa saja namun, Axel dewasa menemukan semua kejanggalan dari buku harian yang ditulis Ibunya, ibunya menuliskan bahwa ia kecewa akan perselingkuhan suaminya, dan suaminya justru menuduhnya berselingkuh dengan Jhorgi Michael sahabat Brian sendiri dan sejak saat itu Axel mulai mendekati keluarga Michael untuk tau apa yang terjadi pada orang tuanya.
Axel memikat Ami hanya untuk mencari tau semuanya dan keberuntungan pun menghampirinya saat Axel tanpa sengaja mendengar Jhorgi berbicara dengan seorang wanita dan ternyata wanita itu yang Jhorgi bayar untuk merayu ayahnya.
"Bukankah dia anak dari Brian Alonzo?"
"Ya, dia sedang dekat dengan putriku"
"Kau salah dia putri kita" Sang wanita pun mendudukan dirinya di pangkuan Jhorgi.
"Ya, dia putri kita" Jhorgi memeluk wanita yang ternyata ibu dari Ami yang setau Axel Ibu Ami sudah meninggal, apa ini semacam hubungan gelap?
"Lalu apa yang terjadi padanya saat orang tuanya mati kecelakaan?"
"Dia tinggal bersama neneknya hingga sekarang,. bukan kah takdir ini lucu, kita merusak rumah tangga orang tuanya dan sekarang anaknya mendekati Ami" di balik pintu Axel menegang.
"Sayang sekali mereka mati sebelum kita bisa memiliki kekayaannya, aku bahkan merayu dengan panas tapi tetap saja Brian tak tergoda,jika saja aku bisa menikahi Brian bukankah aku bisa menguras hartanya"
"Hm, yang aku tau mereka bertengkar sebelum kecelakaan itu terjadi, tapi jika Ami bisa menikah dengan Axel bukan kah kita akan semakin kaya, bahkan jika Axel bisa memberikan semuanya suka rela bukankah itu menguntungkan, kita masih bisa menguasai harta mereka" Axel semakin geram ternyata begitu, baiklah Axel akan bermain.
Sejak saat itu Axel berencana membalikkan posisi orang tuanya dan semakin mendekati Ami hingga menikahinya, bagaimana jika itu terjadi pada putri mereka, sesuatu yang akan menghancurkan hidup putrinya, namun tanpa melakukan apapun ternyata Ami menjatuhkan dirinya sendiri,ternyata Ami juga seorang ja lang seperti ibunya yang mau saja ditiduri semua laki laki.
Axel berencana membuat skandal Ami yang berselingkuh hingga hamil anak pria lain, namun kini Axel punya rencana yang lebih kejam bagaimana jika ia menumbangkan seluruh keluarga Michael sekarang termasuk putra lelaki Jhorgi Michael yaitu Jonathan Michael yang sudah menghancurkan masa muda Baby bahkan kehidupan Baby.
"Sekarang aku tau apa yang ingin aku lakukan padamu Baby"
.
.
.
Like..
komen..
vote..
maafken Typo🙏
__ADS_1