Wanita Malam

Wanita Malam
Sama sama jahat


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Ami datang dan akan mencoba membujuk Axel, untuk menolong Jhordi dan Jonathan, entah naif atau tak tau malu wanita di depannya ini, setelah apa yang dilakukan Axel pada keluarganya dia fikir dia begitu berharga hingga Axel akan menolong Ayah dan Kakaknya.


Axel tau Jhordi dan Jonathan sedang kalap sekarang, bukan hanya perusahaan mereka saja yang lenyap, tapi beberapa aset mereka termasuk rumah dan mobil semuanya disita.


Runtuhnya perusahaan, runtuh pula kekuatan mereka, kasus kasus yang tertutup rapi kini muncul ke permukaan, kasus pencucian uang perusahaan yang selama bertahun tahun berhasil di tutupi kini terbongkar, selama ini Jhordi menikmati kekayaan yang berasal dari uang orang lain yang ia ambil secara diam diam tak ubahnya seorang pencuri, ada juga beberapa pembunuhan yang Jhordi lalukan karna persaingan bisnis,dan kini semua telah terkuak, termasuk Jonathan sang perusak para gadis, ia merenggut keperawanan baik secara paksa maupun suka rela, dan akan dipastikan mereka dihukum berat.


Pemberitaan tentang keluarga Michael menjadi berita paling trending hingga hujatan dan makian mereka dapatkan.


Para netizen dibuat geram apalagi tentang kenyataan kelakuan Jonathan yang bejat.


Satu persatu para korban Jonathan muncul kepermukaan dan berhasil menyeret semua pihak termasuk para germo yang memperjual belikan mereka.


Maka sudah di pastikan baik Jonathan atau pun Jhordi akan menetap di penjara.


"Sayang mengapa kamu lakukan ini pada ayahku dan kakak ku bukankah mereka keluargamu juga.. tolonglah..!"


Ami memelas, ia menekan rasa takutnya sejak ia masuk keruangan Axel, Axel nampak dingin padanya, tatapan tajam dan menusuk bahkan Axel layangkan, namun Ami hanya bisa mengenggam tangannya kuat demi menghilangkan ketakutan di dirinya.


"Axel..?"


"Aku kira kau berbeda Ami, ternyata kau sama saja.. kalian memang keluarga brengsek" Ami mundur saat melihat Axel menggebrak meja kerjanya keras.


"Apa maksudmu?"


Axel melempar foto-foto yang membuat Ami membelalak tak percaya,itu fotonya tengah telan jang dengan pria berbeda di setiap fotonya, "Berapa pria yang sudah tidur denganmu.." Axel menghampiri Ami, yang justru berjalan mundur, Ami merasa semakin ketakutan, tatapan tajam dan menusuk dari Axel membuatnya merinding.


"Dan aku sudah tau rencana busuk keluarga kalian, mencoba menjebak ku agar menguasai harta keluargaku.."


"A..pa mak sudmu Ax, aku ti.. tidak seperti itu.." Ami berkata tergagap seperti maling yang ketahuan dan hampir tertangkap.


"Cih.. pergilah dan aku akan segera mengurus perceraian kita.."

__ADS_1


"Apa!! tidak Axel jangan lakukan itu, aku mohon"


Ami semakin terjatuh ia tak tau apa lagi yang harus ia lakukan semuanya sudah berakhir Ayahnya, kakaknya dan kini dirinya, mereka sudah kembali miskin sesuatu yang tak ingin ia hadapi di dunia ini..


Jika Axel menceraikannya maka ia tak bisa menopang kehidupannya sendiri dia sudah tak memiliki apapun sekarang.


"Axel maafkan aku, aku bersalah, tapi jangan ceraikan aku, aku mencintaimu.."


"Benarkah..?" Axel terkekeh "Kau fikir aku bodoh, kalian sudah merencanakan niat busuk kalian bahkan sejak kita belum menikah, aku tau semuanya Ami, itulah kenapa aku tak mau punya anak dengan mu.." Ami berfikir keras apa maksud Axel? apa dia sudah tau dan menjebak mereka.


"Ja..jadi kamu sengaja menjebak kami.."


"Menjebak? jika semua bisa disebut menjebak mungkin hanya aku yang jahat, lalu bagaimana dengan kalian? menghallalkan segala cara untuk mendapatkan kekayaan? kita sama sama jahat Ami.. bedanya aku punya kekuatan dan kalian kini kehilangan kekuatan kalian.. jadi enyahlah dari hadapanku, selagi aku masih berbaik hati"


"Kau keterlaluan Axel.." Ami keluar ruangan Axel dengan berlari, Ami sudah berderai air mata, sejak awal Axel sudah tau rencananya dan Ayahnya, dan merencanakan ini semua,pantas semua rencana mereka tak pernah berhasil,dan sekarang Axel malah menjatuhkan seluruh keluarganya hingga ayah dan kakaknya kini berada di penjara, dia benar benar kejam.. apa mungkin keputusannya menjerat Axel itu sudah salah sejak awal?


Kini semuanya berakhir mereka hancur akibat keserakahan mereka sendiri..


Ami belum menyerah dan tidak melihat ke hari kemarin, kini Ami berniat menjatuhkan dirinya lebih dalam tanpa tau akibat dari perbuatannya nanti.


.


.


.


Baby melihat Angel dan Alfredo bermain di depan rumah, rumah yang sudah beberapa hari ini di huni Baby, ini rumah Alfredo, mereka ada di pinggiran kota yang tenang, jauh dari hiruk pikuk kota yang sibuk,dan ramai sebenarnya Baby hanya sementara saja disini ia harus memulai lagi kehidupannya yang baru dengan Angel di tempat yang baru.


Baby masih mengingat kata kata Axel yang akan menjemputnya, benarkah Axel akan membawanya kembali?


Baby menggigit bibirnya mengapa ia berharap hari itu datang, meski Axel tak mencintainya, Baby ingin hidup bersama Axel meski hanya di jadikan simpanan bahkan pemuas nafsu Axel semata, benarkah ia bisa hidup seperti itu selamanya?

__ADS_1


Pertanyaan- pertanyaan itu terus mengalir di otaknya, andai tak ada Angel yang butuh status mungkin tak masalah,ia terus hidup di lingkaran hitam itu, tapi ia mempunyai Angel, bagaimana bisa ia terus seperti itu, jika semakin hari Angel semakin tumbuh, bahkan sifatnya lebih dewasa dari anak kecil pada umumnya, ia akan tau dan pekerjaan buruk ibunya selama ini, dan Baby akan merasa malu jika itu terjadi.


"Apa yang kau fikirkan?" Alfredo menghampirinya dan duduk di sebelahnya, melihat ke arah Angel yang masih bermain.


"Aku butuh pekerjaan.." Alfredo menyipitkan matanya "Tidak Al, bukan seperti pekerjaanku yang dulu, tapi pekerjaan yang baik untuk ku dan tak membuat Angel malu kelak, tentang pekerjaan ibunya"


Alfredo mendesah lega.. ia tak ingin Baby terus menjadi wanita malam di seluruh hidupnya "Aku akan coba bertanya pada pelanggan club nanti, mungkin mereka punya lowongan pekerjaan.." Alfredo menangani beberapa club milik Mery yang masih beroperasi awalnya Baby bingung mengapa Mery mempercayakan semua clubnya pada Alfredo, namun Alfredo mejelaskan semuanya sebenarnya selama ini mereka menjalin hubungan namun di sembunyikan, terlebih waktu itu mereka masih suka berjalan masing masing Alfredo yang masih suka tidur dengan perempuan lain, begitupun Mery.


Maka mereka sepakat untuk tidak menganggap serius hubungan mereka, namun saat Mery terpuruk dengan kasus pembunuhan yang ia rencanakan dengan Pedro untuk membunuh Axel kala itu, Alfredo selalu ada untuknya dan itu menyadarkan keduanya bahwa mereka saling peduli dan memiliki satu sama lain, mereka bahkan berencana untuk menikah jika Mery bebas nanti, meski entah kapan, karna itu Alfredo masih berusaha untuk membebaskan Mery.


Awalnya Baby terkejut dengan apa yang Alfredo katakan terlebih usia Mery berada di atas Alfredo, namun melihat Alfredo begitu tulus Baby pun mendukungnya "Kau berhasil mengelabuiku selama ini, selama ini ku fikir kau berniat hidup sendiri selamanya" begitu saja yang dikatakan Baby, dan memberikan dukungan "Apa pun itu asalkan kau bahagia Al.."


.


.


"Jika bisa aku ingin bekerja ditempat yang jauh, aku ingin memulai hidup baru dengan Angel saja..


Hanya berdua"


.


.


Like


Komen


vote..


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2